Akses terbuka Jurnal
Evaluasi Program Theurapetic Feeding Center dalam Upaya Penanganan Kasus Gizi Buruk pada Balita di Kabupaten Tegal (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Bumijawa, Tegal Tahun 2021)
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 1 (2022) · hlm. 67–74
- ISSN
- 2776-9968, 2798-4265
- Terbit
- 2022-03-31
- Penerbit
- Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
- Bahasa
- eng
Abstrak
ABSTRAK Latar belakang: Kasus gizi buruk di Jawa Tengah mengalami peningkatan sejak empat tahun terakhir. Pada tahun 2019 prevalensi gizi buruk di Kabupaten Tegal menempati urutan kedua tertinggi yaitu 10,4%. Puskesmas Bumijawa merupakan salah satu puskesmas dengan kasus gizi buruk tertinggi dan merupakan satu-satunya Puskesmas di Kabupaten Tegal yang telah berhasil mendirikan Program Theurapetic Feeding Centre (TFC) sebagai upaya dalam mengatasi gizi buruk pada balita. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian dalam mengevaluasi program yang ditinjau dari komponen input, proses dan output. Metode: Jenis penelitian kualitatif yang dilengkapi dengan data-data kuantitatif dengan desain penelitian analisis deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling dan snowball sampling dengan kriteria tertentu yang terdiri dari 4 informan utama dan 4 informan triangulasi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah rekam medis. Data kualitatif dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman sedangkan kuantitatif dengan deskriptif presentase. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa program TFC dapat dikatakan cukup baik. Hal ini terlihat dari komponen input (petugas, dana, bahan dan waktu pelaksanaan sudah baik, namun masih terdapat kendala dalam peralatan yang masih kurang memadai dan masih ada paket makanan yang tidak sesuai dengan sasaran program). Komponen proses (tahap penemuan kasus sudah sesuai dengan panduan, penanganan kasus sesuai dengan kondisi balita, serta pemulihan yang sudah dilakukan orang tua balita di rumah. Namun dalam tahapan pemulihan orang tua balita merasa kesulitan tersendiri dalam menyokong pemulihannya selama di rumah). Kemudian pada komponen output (dalam waktu 3 bulan balita gizi buruk mengalami kenaikan berat badan selama mengikuti program TFC). Kesimpulan: Program TFC Puskesmas Bumijawa sudah berjalan cukup baik dalam mengatasi masalah gizi buruk pada balita, namun masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan yang harus di perbaiki agar pelaksanaan program berjalan maksimal.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 107 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Intan Zainafree | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Irwan Budiono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Araniya Hadiza Buan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devita Meksi Liana Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adelia Fatma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aprilia Nurul Mulyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kesya Desmarta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syahrina Maulida Majid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ika Parsi Saputri Saputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lutfi Muzaqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zulfa Ayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kartika Dian Pertiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ismi Elya Wirdati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Cong Yoke Ming | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Melinda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Intan Rohmah Nadiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laela Mulyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ainun Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurma Astrid Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aulia Shabrina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anggita Nurmallasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Nurul Sulis Setianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Munifa Majdiyyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Padilla Nur Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andrea Siti Zhafira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Ratna Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aufiena Nur Ayu Merzistya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Habibah Yulia Resti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erli Widiastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Salsabila Kinaya Pranindita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zuyyinatun Muflikhah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chatila Maharani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elsa Mutiara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ari Yuniastuti | State University of Semarang | 1 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | State University of Semarang | 1 |
| Anita Dyah Listyarini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elisa Elisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.