Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Sosialisasi Makanan Bergizi Sebagai Upaya Pemantauan Status Gizi Anak Usia Sekolah Dasar

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 3 (2022) · hlm. 278–286

DOI
10.15294/ijphn.v2i3.56127
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2022-11-30
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar Belakang: Persentase status gizi Provinsi Jawa Barat terdiri dari 1,4% status gizi sangat kurus dan 6,1% status gizi kurus, maka diperlukan intervensi kepada anak-anak usia sekolah untuk mencegah status gizi buruk di wilayah Desa Kadumangu Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria sampel yaitu laki-laki dan perempuan usia 6-12 tahun. Tahap pertama pengambilan data adalah pengambilan data tinggi badan, berat badan, dan FFQ. Tahap kedua adalah pengambilan data tinggi badan dan berat badan setelah sosialisasi. Hasil: Persentase perubahan berat badan setelah sosialisasi yaitu 83% berat badan naik, 13% tetap, dan 4% turun. Frekuensi makan anak-anak kurang dari 3 kali dalam sehari. Kebiasaan makan anak-anak adalah mengonsumsi beras (karbohidrat), daging ayam (lauk hewani), tempe serta tahu (lauk nabati), bayam (sayur), dan apel (buah). Jajan yang paling sering dikonsumsi adalah minuman instan dan serbuk serta makanan manis dan gurih. Hasil uji paired sample test menyatakan sig.(2 tailed) sebesar 0,06. Kesimpulan: Secara deskriptif ada perbedaan rata-rata nilai berat badan sebelum dan sesudah sosialisasi. Namun berdasarkan paired sample test, sig.(2 tailed) p > 0,05, sehingga sosialisasi tidak berpengaruh terhadap status gizi anak.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 107 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Intan ZainafreeAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui2
Araniya Hadiza BuanAfiliasi tidak diketahui1
Devita Meksi Liana SariAfiliasi tidak diketahui1
Adelia FatmaAfiliasi tidak diketahui1
Aprilia Nurul MulyanaAfiliasi tidak diketahui1
Kesya DesmartaAfiliasi tidak diketahui1
Syahrina Maulida MajidAfiliasi tidak diketahui1
Ika Parsi Saputri SaputriAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Zulfa AyuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Kartika Dian PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Elya WirdatiAfiliasi tidak diketahui1
Cong Yoke MingAfiliasi tidak diketahui1
Ayu MelindaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Atik UmamiAfiliasi tidak diketahui1
Intan Rohmah NadiyahAfiliasi tidak diketahui1
Laela MulyanaAfiliasi tidak diketahui1
Ainun SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Nurma Astrid UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Aulia ShabrinaAfiliasi tidak diketahui1
Ade Nurul Sulis SetianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Munifa MajdiyyahAfiliasi tidak diketahui1
Padilla Nur UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Andrea Siti ZhafiraAfiliasi tidak diketahui1
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Aufiena Nur Ayu MerzistyaAfiliasi tidak diketahui1
Habibah Yulia RestiAfiliasi tidak diketahui1
Erli WidiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Salsabila Kinaya PraninditaAfiliasi tidak diketahui1
Zuyyinatun MuflikhahAfiliasi tidak diketahui1
Chatila MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Elsa MutiaraAfiliasi tidak diketahui1
Ari YuniastutiState University of Semarang1
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Anita Dyah ListyariniAfiliasi tidak diketahui1
Elisa ElisaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sosialisasi Makanan Bergizi Sebagai Upaya Pemantauan Status Gizi Anak Usia Sekolah Dasar</dc:title>
	<dc:creator>Nurmallasari, Anggita</dc:creator>
	<dc:creator>Farida, Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Persentase status gizi Provinsi Jawa Barat terdiri dari 1,4% status gizi sangat kurus dan 6,1% status gizi kurus, maka diperlukan intervensi kepada anak-anak usia sekolah untuk mencegah status gizi buruk di wilayah Desa Kadumangu Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria sampel yaitu laki-laki dan perempuan usia 6-12 tahun. Tahap pertama pengambilan data adalah pengambilan data tinggi badan, berat badan, dan FFQ. Tahap kedua adalah pengambilan data tinggi badan dan berat badan setelah sosialisasi. Hasil: Persentase perubahan berat badan setelah sosialisasi yaitu 83% berat badan naik, 13% tetap, dan 4% turun. Frekuensi makan anak-anak kurang dari 3 kali dalam sehari. Kebiasaan makan anak-anak adalah mengonsumsi beras (karbohidrat), daging ayam (lauk hewani), tempe serta tahu (lauk nabati), bayam (sayur), dan apel (buah). Jajan yang paling sering dikonsumsi adalah minuman instan dan serbuk serta makanan manis dan gurih. Hasil uji paired sample test menyatakan sig.(2 tailed) sebesar 0,06. Kesimpulan: Secara deskriptif ada perbedaan rata-rata nilai berat badan sebelum dan sesudah sosialisasi. Namun berdasarkan paired sample test, sig.(2 tailed) p &amp;gt; 0,05, sehingga sosialisasi tidak berpengaruh terhadap status gizi anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/56127</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i3.56127</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 3 (2022): Special Issue; 278-286</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/56127/23319</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>