Jurnal
Pelatihan dan Sosialisasi Tonis Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kabupaten Semarang
Journal of Community Empowerment · Vol. 2 No. 1 (2022) · pp. 32–38
- ISSN
- 2798-5997, 2807-1115
- Published
- 2022-04-21
- Publisher
- Universitas Negeri Semarang
- Language
- eng
Abstract
Pengembangan olahraga Indonesia menuju prestasi dunia harus dimulai dari hal yang selama ini dianggap sebelah mata oleh pemangku kebijakan olahraga yaitu pengembangan olahraga berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal merupakan salah satu kekayaan yang ada di satu wilayah. Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang mencoba mengungkap bahwa kearifan lokal yaitu permainan tradisional merupakan sesuatu yang sangat mendukung untuk pemassalan olahraga menuju prestasi dunia. Tonnis sebagai potensi yang sangat luar biasa yang dimiliki oleh salah satu universitas di Indonesia yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES). Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya akan kearagaman budaya (kearifan lokal) yang sudah diakui oleh masyarakat Internasional, salah satu potensi Indonesia yang berkaitan pemasalan olahraga adalah Permainan tradisional dan salah satunya adalah olahraga tonnis. Permainan tonnis di Indonesia pada umumnya berkaitan dengan unsur olahraga yang sangat sesuai dengan gerakan “sports for All”. Pemassalan olahraga harus memperhatikan budaya lokal, agar program ini dapat diterima oleh setiap warga yang tinggal di wilayah tersebut. Kearifan lokal juga bisa dipakai acuan untuk penentuan cabang unggulan yang bisa dikembangakan di suatu wilayah. Pemangku kebijakan olahraga harus mempunyai strategi pengembangan yang sesuai dengan kearifan lokal yang berlaku atau berkembang disetiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia agar program pemassalan olahraga menuju prestasi dunia tidak hanya sebatas wacana. Pasca Sarjana melalui program studi S3 pendidikan olah raga telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang mengadakan pelatihan TONIS bagi guru PJOK SMP se Kabupaten Semarang, jumlah peserta 43 SMP
Collaboration network of the authors
28 authors · 112 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sugiharto Sugiharto | Affiliation unknown | 2 |
| Gunawan Gunawan | Affiliation unknown | 1 |
| Ariyatun Ariyatun | Affiliation unknown | 1 |
| Sri Sumartiningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Maria Ayu Puspita | Affiliation unknown | 1 |
| Anies Setiowati | Affiliation unknown | 1 |
| Anggit Risdiyanto | Affiliation unknown | 1 |
| Rakha Abbiyu | Affiliation unknown | 1 |
| Irfan Fauzi | Affiliation unknown | 1 |
| Safeb Achman Irfai Anas | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyu Restu Syahputri | Affiliation unknown | 1 |
| Hendri Irawan | Affiliation unknown | 1 |
| Tutik Wijayanti | Affiliation unknown | 1 |
| Masrukhi Masrukhi | Affiliation unknown | 1 |
| Listyaningsih Listyaningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Iris Mae C. Mendoza | Affiliation unknown | 1 |
| Gustiana Mega Anggita | Affiliation unknown | 1 |
| Mohammad Arif Ali | Affiliation unknown | 1 |
| Muchamad Sadhali | Affiliation unknown | 1 |
| Dewi Marfu'ah Kurniawati | Affiliation unknown | 1 |
| Ani Mazlina Dewi Mohamed | Affiliation unknown | 1 |
| Hari Setijono | Affiliation unknown | 1 |
| Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.