Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemanfaatan Botol Plastik Bekas sebagai Bahan Pembuatan Taman Gantung

Journal of Community Empowerment · Vol. 1 No. 2 (2021) · hlm. 23–29

DOI
10.15294/jce.v1i2.53454
ISSN
2798-5997, 2807-1115
Terbit
2021-12-17
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak. Berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sudah dilakukan, yakni dengan menggunakan metode 3R atau Recycle, Reuse, dan Reduce. Namun faktanya pengetahuan masyarakat terhadap upaya mengurangi penggunaan plastik masih kurang. Upaya untuk memahamkan ibu rumah tangga akan bahaya plastik merupakan salah satu solusi mengurangi penggunaan plastik. oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan pembuatan taman gantung sebagai salah satu solusi terhadap permasalahan di atas. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Dasa Wisma Di RT 03 RW 11 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang tentang pentingnya pemanfaatan barang bekas (plastik) sebagai bahan pembuatan taman gantung melalui metode pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan disampaikan dengan cara menerapkan metode ekspositori dan diskusi yang menerapkan daring melalui link zoom. Penyampaian materi dilengkapi dengan metode tutorial dengan pemberian umpan balik. Pada saat pembuatan taman gantung digunakan metode praktik yaitu ibu-ibu di ajak ke taman untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dengan menerapkan protokol Kesehatan. Pengetahuan Ibu-ibu dasawisma peserta pelatihan dan pendampingan pembuatan taman gantung di RT 03 RW 11 di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang mengalami peningkatan setelah diberikan pelatihan (metode ekspositori dan pendampingan) yaitu yang semula cenderung cukup dan baik menjadi sangat baik. Keterampilan Ibu-ibu dasawisma peserta pelatihan dan pendampingan pembuatan taman gantung di RT 03 RW 11 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang setelah mendapatkan pendampingan praktik 30% dalam kategori sangat baik, sedangkan sisanya yaitu 70% dalam kategori baik. Abstract. Various efforts have been made to reduce the use of plastic, namely by using the 3R method or Recycle, Reuse, and Reduce. But the fact is that public knowledge about efforts to reduce the use of plastic is still lacking. Efforts to understand housewives about the dangers of plastic are one solution to reduce the use of plastic. Therefore, it is necessary to conduct training in making hanging gardens as a solution to the problems above. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of Dasa Wisma housewives in RT 03 RW 11, Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City about the importance of using used goods (plastic) as material for making hanging gardens through training and assistance methods. The training materials were delivered by applying the expository method and online discussions via the zoom link. The delivery of training materials was complemented by a tutorial method with feedback. At the time of making the hanging garden, a practical method was used, by inviting housewives to the park to be given training and assistance by implementing Health protocols. The knowledge of the Dasa Wisma housewives who participated in the training and assistance in making hanging gardens at RT 03 RW 11 in Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City experienced an increase after being given training (expository and assistance methods) which initially tended to be quite and good to very good. The skills of the Dasawisma housewives who participated in the training and assistance in making hanging gardens at RT 03 RW 11, Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City after receiving practical assistance, 30% were in the very good category, while the remaining 70% was in the good category.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 135 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Eko SupraptonoAfiliasi tidak diketahui7
Sri Endah WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui5
Samsudin AnisAfiliasi tidak diketahui5
Ade Novi Nurul IhsaniAfiliasi tidak diketahui4
Eling PurwantoyoState University of Semarang3
Dwi WidjanarkoAfiliasi tidak diketahui3
Rini KusumawardaniAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad KhumaediAfiliasi tidak diketahui3
Nur QudusAfiliasi tidak diketahui3
Saiful RidloState University of Semarang3
Sri Mulyani Endang SusilowatiAfiliasi tidak diketahui3
Adhi KusumastutiAfiliasi tidak diketahui2
Noor HudallahAfiliasi tidak diketahui2
Basyirun BasyirunAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Nur FuadAfiliasi tidak diketahui2
Shohihatur RohmanAfiliasi tidak diketahui2
Denny Firman SetiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Pramaditya Putra Komala DewaAfiliasi tidak diketahui2
Pedro AndhikaAfiliasi tidak diketahui2
Niken SubektiState University of Semarang1
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang1
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui1
Pramesti DewiAfiliasi tidak diketahui1
Sriyadi SriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Rusyida AuliyaAfiliasi tidak diketahui1
Naeli Tamin QonitaAfiliasi tidak diketahui1
Previanda ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Retno MarlangenAfiliasi tidak diketahui1
Dewi MasrurohAfiliasi tidak diketahui1
Bambang Sugeng SuryatnaAfiliasi tidak diketahui1
Restanti SolikhahAfiliasi tidak diketahui1
Enni Suwarsi RahayuState University of Semarang1
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui1
Reny RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Galang Wahid KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Muhammmad KhumaediAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemanfaatan Botol Plastik Bekas sebagai Bahan Pembuatan Taman Gantung</dc:title>
	<dc:creator>Sutopo, Yeri</dc:creator>
	<dc:creator>Rudyatmi, Ely</dc:creator>
	<dc:creator>Tinov, Naufal</dc:creator>
	<dc:creator>Yuliana, Vita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak. Berbagai upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sudah dilakukan, yakni dengan menggunakan metode 3R atau Recycle, Reuse, dan Reduce. Namun faktanya pengetahuan masyarakat terhadap upaya mengurangi penggunaan plastik masih kurang. Upaya untuk memahamkan ibu rumah tangga akan bahaya plastik merupakan salah satu solusi mengurangi penggunaan plastik. oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan pembuatan taman gantung sebagai salah satu solusi terhadap permasalahan di atas. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Dasa Wisma Di RT 03 RW 11 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang tentang pentingnya pemanfaatan barang bekas (plastik) sebagai bahan pembuatan taman gantung melalui metode pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan disampaikan dengan cara menerapkan metode ekspositori dan diskusi yang menerapkan daring melalui link zoom. Penyampaian materi dilengkapi dengan metode tutorial dengan pemberian umpan balik. Pada saat pembuatan taman gantung digunakan metode praktik yaitu ibu-ibu di ajak ke taman untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dengan menerapkan protokol Kesehatan. Pengetahuan Ibu-ibu dasawisma peserta pelatihan dan pendampingan pembuatan taman gantung di RT 03 RW 11 di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang mengalami peningkatan setelah diberikan pelatihan (metode ekspositori dan pendampingan) yaitu yang semula cenderung cukup dan baik menjadi sangat baik. Keterampilan&amp;nbsp; Ibu-ibu dasawisma peserta pelatihan dan pendampingan pembuatan taman gantung di RT 03 RW 11 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang setelah mendapatkan pendampingan praktik 30% dalam kategori sangat baik, sedangkan sisanya yaitu 70% dalam kategori baik.
Abstract. Various efforts have been made to reduce the use of plastic, namely by using the 3R method or Recycle, Reuse, and Reduce. But the fact is that public knowledge about efforts to reduce the use of plastic is still lacking. Efforts to understand housewives about the dangers of plastic are one solution to reduce the use of plastic. Therefore, it is necessary to conduct training in making hanging gardens as a solution to the problems above. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of Dasa Wisma housewives in RT 03 RW 11, Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City about the importance of using used goods (plastic) as material for making hanging gardens through training and assistance methods. The training materials were delivered by applying the expository method and online discussions via the zoom link. The delivery of training materials was complemented by a tutorial method with feedback. At the time of making the hanging garden, a practical method was used, by inviting housewives to the park to be given training and assistance by implementing Health protocols. The knowledge of the Dasa Wisma housewives who participated in the training and assistance in making hanging gardens at RT 03 RW 11 in Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City experienced an increase after being given training (expository and assistance methods) which initially tended to be quite and good to very good. The skills of the Dasawisma housewives who participated in the training and assistance in making hanging gardens at RT 03 RW 11, Sukorejo Village, Gunungpati District, Semarang City after receiving practical assistance, 30% were in the very good category, while the remaining 70% was in the good category.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/53454</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jce.v1i2.53454</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Community Empowerment; Vol 1 No 2 (2021): Journal of Community Empowerment; 23-29</dc:source>
	<dc:source>2798-5997</dc:source>
	<dc:source>2807-1115</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jce.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/53454/20793</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Community Empowerment</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE</dc:rights>
</oai_dc:dc>