Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Program Percontohan Pencegahan Stunting Anak Usia Dini Melalui Kolaborasi Mitra

Journal of Community Empowerment · Vol. 3 No. 1 (2023) · hlm. 44–49

DOI
10.15294/jce.v3i1.73692
ISSN
2798-5997, 2807-1115
Terbit
2023-08-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Jumlah kasus stunting di Semarang mengalami peningkatan pada masa pandemic. Di wilayah mitra, di Kecamatan Gajah Mungkur, jumlah kasus stunting sebanyak 89 anak, dengan masalah mendasar terdapat pada pola asuh gizi keluarga yang dipengaruhi oleh factor kurangnya pengetahuan. Intervensi melalui pencegahan stunting anak usia dini dengan memperhatikan kolaborasi mitra dan memperbaiki pola asuh gizi keluarga yang didukung penilaian status gizi secara berkala merupakan solusi masalah dalam kegiatan ini. Tujuan kegiatan ini untuk memperbaiki pengetahuan terkait pola asuh gizi keluarga, khususnya untuk pencegahan stunting anak usia dini. Metode kegiatan terdiri dari penilaian status gizi, edukasi, diskusi, Pemberian Makanan Tambahan (PMT)penyuluhan, pendampingan dan konseling, monitoring evaluasi. Kolaborasi mitra dalam kegiatan ini dengan institusi sekolah, orang tua siswadan Institusi Perguruan Tinggi (PT) bidang kesehatan masyarakat. Instrumen pengabdian ini adalah kuisioner pengetahuan dan pola asuh gizi orang tua dalam upaya pencegahan stunting dan formular monitoring dan evaluasi, serta booklet. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil kegiatan menemukan: 1) adanya peningkatan pengetahuan orang tua tentang pola asuh gizi, 2) adanya kemitraan sekolah, guru, orangtua dan PT melalui peran masing-masing yang dapat merupakan potensi untuk keberlanjutan kegiatan dan pengendalian stunting di masyarakat, 3) PT terutama pada program studi yang terkait dengan bidang kesehatan merupakan mitra yang sangat potensial untuk pemecahan masalah-masalah kesehatan di masyarakat termasuk masalah stunting. The number of stunting cases in Semarang has increased during the pandemic. In partner areas, in Gajah Mungkur District, the number of stunting cases was 89 children, with the basic problem being the family's nutritional care pattern, influenced by the factor of lack of knowledge. Intervention through the prevention of early childhood stunting by paying attention to partner collaboration and improving family nutritional care patterns supported by periodic nutritional status assessments is a solution to the problem in this activity. The main objective of this activity is to improve knowledge related to family nutrition parenting, especially for early childhood. The method of activity consists of assessing nutritional status, education, discussion, providing supplementary food (PMT) counseling, mentoring and counseling, and monitoring evaluation. Partner collaboration in this activity with school institutions, parents of students, and Higher Education Institutions in the field of public health. The instruments for this service are a questionnaire on knowledge and parenting of parents' nutrition to prevent stunting and a monitoring and evaluation formula, as well as a booklet. Data analysis using t-test. The results of the activity found: 1) there was an increase in parents' knowledge about parenting nutrition, 2) there was a partnership between schools, teachers, parents, and PT through their respective roles which could be a potential for continuation of activities and stunting control in the community, 3) PT especially in Study programs related to the health sector are very potential partners for solving health problems in society, including the problem of stunting.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 139 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui6
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui5
Sofwan IndarjoState University of Semarang5
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui4
Dina Nur Anggraini NingrumAfiliasi tidak diketahui4
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui4
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui4
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Bambang Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui3
Puput EdiyarsariAfiliasi tidak diketahui3
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui3
Vilda Ana Veria SetyawatiAfiliasi tidak diketahui3
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui3
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui2
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui2
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui2
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Janu PurwonoAfiliasi tidak diketahui2
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Intan ZainafreeAfiliasi tidak diketahui2
Ida Leida MariaAfiliasi tidak diketahui1
Sri Achadi NugraheniAfiliasi tidak diketahui1
Oktia Woro Kasmini HAfiliasi tidak diketahui1
Saniya Ilma ArifaAfiliasi tidak diketahui1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Farissa UlfaAfiliasi tidak diketahui1
Shefi UmiasihAfiliasi tidak diketahui1
Igadhini VitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Ginka VigarethaAfiliasi tidak diketahui1
Komala Dewi SetiowatiAfiliasi tidak diketahui1
Trisna Hani FauziahAfiliasi tidak diketahui1
Audiva Cahya AsriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Program  Percontohan Pencegahan Stunting Anak Usia Dini Melalui Kolaborasi Mitra</dc:title>
	<dc:creator>Handayani, Oktia Woro Kasmini</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyati, Widya Harry</dc:creator>
	<dc:creator>Budiono, Irwan</dc:creator>
	<dc:creator>Hermawati, Bertakalswa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jumlah kasus stunting di Semarang mengalami peningkatan pada masa pandemic. Di wilayah mitra, di Kecamatan Gajah Mungkur, jumlah kasus stunting sebanyak 89 anak, dengan masalah mendasar terdapat pada pola asuh gizi keluarga yang dipengaruhi oleh factor kurangnya pengetahuan. Intervensi melalui pencegahan stunting anak usia dini dengan memperhatikan kolaborasi mitra dan memperbaiki pola asuh gizi keluarga yang didukung penilaian status gizi secara berkala merupakan solusi masalah dalam kegiatan ini. Tujuan kegiatan ini untuk memperbaiki pengetahuan terkait pola asuh gizi keluarga, khususnya untuk pencegahan stunting anak usia dini. Metode kegiatan terdiri dari penilaian status gizi, edukasi, diskusi, Pemberian Makanan Tambahan (PMT)penyuluhan, pendampingan dan konseling, monitoring evaluasi. Kolaborasi mitra dalam kegiatan ini dengan institusi sekolah, orang tua siswadan Institusi Perguruan Tinggi (PT) &amp;nbsp;bidang
kesehatan masyarakat. Instrumen pengabdian ini adalah kuisioner pengetahuan dan pola asuh gizi orang tua dalam upaya pencegahan stunting dan formular monitoring dan evaluasi, serta booklet. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil kegiatan menemukan: 1) adanya&amp;nbsp; peningkatan pengetahuan orang tua tentang pola asuh gizi, 2) adanya kemitraan sekolah, guru, orangtua dan PT melalui peran masing-masing yang dapat merupakan potensi untuk keberlanjutan kegiatan dan pengendalian stunting di masyarakat, 3) PT terutama pada program studi yang terkait dengan bidang kesehatan merupakan mitra yang sangat potensial untuk pemecahan masalah-masalah kesehatan di masyarakat termasuk masalah stunting.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
The number of stunting cases in Semarang has increased during the pandemic. In partner areas, in Gajah Mungkur District, the number of stunting cases was 89 children, with the basic problem being the family's nutritional care pattern, influenced by the factor of lack of knowledge. Intervention through the prevention of early childhood stunting by paying attention to partner collaboration and improving family nutritional care patterns supported by periodic nutritional status assessments is a solution to the problem in this activity. The main objective of this activity is to improve knowledge related to family nutrition parenting, especially for early childhood. The method of activity consists of assessing nutritional status, education, discussion, providing supplementary food (PMT) counseling, mentoring and counseling, and monitoring evaluation. Partner collaboration in this activity with school institutions, parents of students, and Higher Education Institutions in the field of public health. The instruments for this service are a questionnaire on knowledge and parenting of parents' nutrition to prevent stunting and a monitoring and evaluation formula, as well as a booklet. Data analysis using t-test. The results of the activity found: 1) there was an increase in parents' knowledge about parenting nutrition, 2) there was a partnership between schools, teachers, parents, and PT through their respective roles which could be a potential for continuation of activities and stunting control in the community, 3) PT especially in Study programs related to the health sector are very potential partners for solving health problems in society, including the problem of stunting.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/73692</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jce.v3i1.73692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Community Empowerment; Vol 3 No 1 (2023): Journal of Community Empowerment; 44-49</dc:source>
	<dc:source>2798-5997</dc:source>
	<dc:source>2807-1115</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jce.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/73692/25590</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Community Empowerment</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE</dc:rights>
</oai_dc:dc>