Jurnal
Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Guna Mendukung Zero Waste
Journal of Community Empowerment · Vol. 3 No. 2 (2023) · hlm. 80–87
- ISSN
- 2798-5997, 2807-1115
- Terbit
- 2023-09-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak. Penggunaan minyak goreng masyarakat desa Pertaharjo Kelurahan Tambakharjo terus meningkat. Namun pada saat ini harga minyak goreng melambung tinggi dan mengakibatkan adanya keinginan untuk menggunakan minyak goreng bekas (minyak jelantah) secara terus menurus. Padahal penggunaan minyak jelantah kurang baik bagi kesehatan. Sedangkan pembuangan minyak jelantah menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu diperlukan penanganan limbah minyak jelantah dengan baik. Salah satunya mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tinggi untuk mendukung zero waste. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pemahaman dan pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tinggi guna mendukung zero waste di Dapur Pertaharjo Kelurahan Tambakharjo. Sasaran dari kegiatan ini adalah 30 ibu-ibu kelompok UMKM. Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode diskusi, pelatihan dan pendampingan langsung (praktik). Diharapkan pelatihan-pelatihan dalam pengolahan limbah rumah tangga terutama minyak jelantah dapat menambah pengetahuan, wawasan, kreativitas dan menambah kesadaran akan kebersihan serta dapat mengetahui bahaya penggunaan minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, menunjukkan mayoritas peserta memberikan respons yang baik dan berpartisipasi secara langsung dalam pembuatan lilin aroma terapi, lilin, cetakan lilin dari semen putih, pupuk organik dan sabun padat, serta menghasilkan produk yang dapat bernilai ekonomi dan bernilai jual tinggi. Abstract. The use of cooking oil in Pertaharjo village, Tambakharjo Village, continues to increase. However, at this time the price of cooking oil soared and resulted in the desire to use used cooking oil (used cooking oil) continuously decreased. Though the use of used cooking oil is not good for health. While the disposal of used cooking oil causes environmental pollution. Therefore, it is necessary to handle used cooking oil waste properly. One of them is processing used cooking oil waste into high-value products to support zero waste. The purpose of this community service activity is to provide understanding and training on processing used cooking oil waste into high-value products to support zero waste in Dapur Pertaharjo, Tambakharjo Village. The target of this activity is 30 mothers of MSME groups. The community service activities use discussion, training and direct mentoring methods (practice). It is hoped that trainings in household waste treatment, especially used cooking oil, can increase knowledge, insight, creativity and increase awareness of cleanliness and can find out the dangers of using used cooking oil for health and the environment. Based on the results of the service activities that have been carried out, it shows that the majority of participants gave a good response and participated directly in making aroma therapy candles, candles, wax molds from white cement, organic fertilizer and solid soap, as well as producing products that can be of economic value and high selling value.
Jaringan kolaborasi para penulis
29 penulis · 81 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universiti Teknikal Malaysia Melaka
- Yogyakarta State University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ari Endang Jayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Derman Derman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nunung Eni Elawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bimastyaji Surya Ramadan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nik Syahrim Nik Anwar | Universiti Teknikal Malaysia Melaka | 1 |
| Mudjiastuti Handajani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rohadi Rohadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sinta Pramucitra Pramucitra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rustam Asnawi | Yogyakarta State University | 1 |
| Slamet Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurhening Yuniarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Otik Kurniawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margaretha Maria Shinta Pratiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Syamsiyah Lestari Sjafiie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Nur Cahyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Desika Nur Jannah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faisal Yusuf | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisa Berliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Destia Fitriani Salsabila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moh Hanafi bin Mohd Yasin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putra Anas Ashari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erwin Erlangga | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yani Aji Susilo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ukie Tukinah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yovita Mumpuni Hartarini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.