Jurnal
Lansia Ceria: Gerakan Cegah Sarkopenia sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia
Journal of Community Empowerment · Vol. 3 No. 1 (2023) · hlm. 61–66
- ISSN
- 2798-5997, 2807-1115
- Terbit
- 2023-08-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak. Peningkatan besarnya jumlah populasi lansia di Indonesia akan menjadi beban apabila banyak diantara mereka yang mengalami masalah kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode skrining dan edukasi kesehatan. Proses skrining dilakukan pada masyarakat pra lansia dan lansia sebagai upaya pencegahan dini sarkopenia dengan bantuan kader kesehatan. Edukasi kesehatan diberikan pada lansia dalam upaya peningkatan pemahaman mengenai sarkopenia. Berdasarkan hasil yang sudah dicapai dalam tahapan persiapan meliputi studi pendahuluan, identifikasi masalah, penyusunan instrumen. Hasil skrining menunjukan bahwa seluruh lansia memiliki massa otot rendah. Sebanyak 93,7% berstatus possible sarcopenia. Edukasi dan diagnosis lanjutan oleh pelayanan kesehatan setempat sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan serta pengendalian kesehatan lansia di Sekolah Lansia Pancasila, Desa Kenteng Bandungan, Kabupaten Semarang. Abstract. The large increase in the elderly population in Indonesia will be a burden if many of them experience health problems. This community service is carried out through screening methods and health education. The screening process is carried out in pre-elderly and elderly communities as an effort to prevent sarcopenia early with the help of health cadres. Health education is provided to the pre-elderly and elderly community in an effort to increase understanding about sarcopenia. Based on the results that have been achieved in the preparation stages including preliminary studies, problem identification, and preparation of instruments. The screening results showed that 30 pre-elderly and elderly (100%) had low muscle mass. Of the 30 pre-elderly and elderly, 93.7% had possible sarcopenia status. Further education and diagnosis by local health services is very necessary as an effort to prevent and control the health of pre-elderly and elderly people at the Pancasila Elderly School, Kenteng Bandungan Village, Semarang Regency.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 149 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Fitri Indrawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Luqman Alwi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Diah Rahmah Permatasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ari Yuniastuti | State University of Semarang | 2 |
| Tegar Islami Putra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nurul Fibrianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Niken Diah Paramita | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Maylia Pramono Sari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anisa Okta Viana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arulita Ika Fibriana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Palgunadi Palgunadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisa Aulia Savitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ikhsan Ramadhan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jacklyn Mahardeka Putri Sherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nasywa Vebhe Pranandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widya Kusuma Wardhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jemima Pradipta Apituley | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuli Yana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dini Eka Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfina Dewi Nugrahany | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devi Triandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Al Asyhar Aahyu Azady | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Yulia Nafsi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Siyam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lukman Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maulina Istighfaroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Retno Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eky Fadhildansyah Azhar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.