Jurnal
Pendidikan Budaya Agraris dan Strategi Pengenalannya di Madrasah Aliyah Binnur di Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang
Journal of Indonesian Social Studies Education · Vol. 3 No. 1 (2025) · hlm. 1–11
- Terbit
- 2025-03-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis generasi muda yang terjun dalam bidang pertanian. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut ialah dengan regenerasi petani muda melalui pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Model pendidikan budaya agraris di Madrasah Aliyah Binnur ialah pendidikan integralistik 2) Strategi pengenalan budaya agararis di Madrasah Aliyah Binnur yaitu keteladanan dari Nabi Muhammad SAW, pengubahan pola pikir peserta didik tentang profesi petani, santri ndalem sebagai umpan untuk menarik minat peserta didik lain, dan wacana pembagian insentif & bagi hasil. Implementasi pendidikan budaya agraris melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 3) Dampak positif pendidikan budaya agraris terhadap Madrasah Aliyah Binnur yaitu tidak sengaja terbentuknya brand image sebagai sekolah “SantriTani” dan dampak negatifnya yaitu ekstrakurikuler lain yang terdapat di Madrasah Aliyah Binnur kurang ditonjolkan. Sedangkan dampak positif pendidikan budaya agraris terhadap peserta didik yaitu peserta didik menjadi pribadi yang lebih bersyukur dan memotivasi peserta didik untuk bekerja keras dan pantang menyerah. Sedangkan dampak negatifnya yaitu peserta didik tidak mandiri.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 125 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Fadly Husain | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Atika Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Wahyuni Kurniawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Antari Ayuning Arsi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yoga Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riya Fajar Wati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ragil Sujiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuni Sholeh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nizamuddin Alias | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Malik Ridwan Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gunawan Gunawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hartati Sulistyo Rini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wildan Khunaefi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aji Prasetya Wahyu Utama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asyif Awaludin Romadhoni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Didi Pramono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ninuk Solikhah Akhiroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Khuzaimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nekha Dewi Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zidane Atala Naufal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ghisya Sauqina Rosyada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kuncoro Bayu Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Baiq Farhatul Wahidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asma Lutfi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fathimatuzzahro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunisa Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Musharofah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sulasmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Oknarida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ela Nur Aini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amalia Fitri Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fahriza Ragil Ramadanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Selamet Riyadli | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Handika Mukti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| kuntaswati Kuntaswati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Childa Suci Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yudha Radistyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.