Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGGUNAAN INTERNET CERDAS SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA HATE SPEECH PADA REMAJA (DIDASARKAN SURAT EDARAN KAPOLRI NO. SE/6/X/2015 TENTANG PENANGANAN UJARAN KEBENCIAN)

Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI · Vol. 1 No. 1 (2018) · hlm. 41–52

DOI
10.15294/jphi.v1i01.27278
ISSN
2654-8313, 2654-8305
Terbit
2018-11-21
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penyampaian hate speech atau ujaran kebencian dalam pengabdian ini secara khusus berfokus pada media sosial yang saat ini secara luas digunakan oleh masyarakat. Diketahui bahwa saat ini penggunaan media sosial tidak memiliki ruang batas, pengguna dapat secara bebas memanfaatkan apa yang ada didalamnya. Segala fungsi tersedia di ruang yang dikenal dengan istilah dunia maya ini. Bisa digunakan untuk bisnis online, entertaint, informasi, komunikasi di dunia maya yang dapat menghubungkan seluruh pengguna internet di dunia sehingga jarak tidak lagi terasa. Pada pengguna media internet di Indonesia sendiri hate speech atau ujaran kebencian biasanya dilakukan pada aplikasi media sosial yang familiar di masyarakat seperti Facebook, twitter, instagram, dsb. Serta ada juga media dengan konten video seperti youtube. Ujaran kebencian yang menyebar didunia maya semakin mengkhawatirkan, tidak terbatasnya ruang bagi pengguna internet membuat perbuatan tersebut bisa menyasar siapapun menjadi korban maupun pelakunya. Tujuan pengabdian ini adalah membekali pemahaman terhadap masyarakat pengguna internet terutama anak remaja mengenai dampak buruk dan hukuman yang mengancam dari perbuatan ujaran kebencian atau hate speech di media sosial. Masyarakat pengguna internet saat ini berpikir bahwa media sosial masih berfungsi pada area-area yang bersifat kesenangan dan cenderung lebih personal sedangkan fungsi lain yang produktif tidak banyak dimanfaatkan. Pengabdian ini menggunakan sosialisasi, games, dan training motivasi sebagai suatu strategi yang efektif untuk menanamkan kesadaran pada khalayak sasaran akan bahaya dampak dari tindak pidana ujaran kebencian atau hate speech serta kejahatan mayantara lainnya oleh pengguna media sosial, sehingga pada akhir pengabdian dapat dicapai khalayak sasaran yang dapat menggunakan media internet dengan lebih cerdas, produktif, bermanfaat baik bagi masyarakat dan dapat dipertanggung-jawabkan.

Jaringan kolaborasi para penulis

38 penulis · 98 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Batari LaskarwatiAfiliasi tidak diketahui2
Bayangsari WedhatamiAfiliasi tidak diketahui2
Ubaidillah KamalAfiliasi tidak diketahui2
Syukron SalamAfiliasi tidak diketahui2
Aprila NiravitaAfiliasi tidak diketahui2
Iqbal SyariefudinAfiliasi tidak diketahui2
Indah Sri UtariAfiliasi tidak diketahui2
Silvia FerginaAfiliasi tidak diketahui1
Siti NurmalaAfiliasi tidak diketahui1
Tiara Syifa NandaAfiliasi tidak diketahui1
Nadya Nur OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Miftakhul IhwanAfiliasi tidak diketahui1
Cahya FadillahAfiliasi tidak diketahui1
Saktiani Nurul HidayahAfiliasi tidak diketahui1
Diana Marlisye HeryantoAfiliasi tidak diketahui1
Dona FebianiAfiliasi tidak diketahui1
Ery Agus PriyonoAfiliasi tidak diketahui1
Ali Umar HarahapAfiliasi tidak diketahui1
Achmad BusroAfiliasi tidak diketahui1
Zico Junius FernandoAfiliasi tidak diketahui1
Aris HardinantoAfiliasi tidak diketahui1
Nahdiya SabrinaAfiliasi tidak diketahui1
Eka Nugraha PutraAfiliasi tidak diketahui1
Cahya WulandariState University of Semarang1
Pujiyono PujiyonoAfiliasi tidak diketahui1
Irma CahyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azil MaskurAfiliasi tidak diketahui1
Diandra Preludio RamadaAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Aprilia WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Wildan Azkal FikriAfiliasi tidak diketahui1
Bagus Hendradi KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Didik PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Novita Saraswati Cinta MelatiAfiliasi tidak diketahui1
Kezia VinitaAfiliasi tidak diketahui1
Waspiah WaspiahAfiliasi tidak diketahui1
Henry ChevalierAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGGUNAAN INTERNET CERDAS SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA HATE SPEECH PADA REMAJA (DIDASARKAN SURAT EDARAN KAPOLRI NO. SE/6/X/2015 TENTANG PENANGANAN UJARAN KEBENCIAN)</dc:title>
	<dc:creator>Sumardiana, Benny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyampaian hate speech atau ujaran kebencian dalam pengabdian ini secara khusus berfokus pada media sosial yang saat ini secara luas digunakan oleh masyarakat. Diketahui bahwa saat ini penggunaan media sosial tidak memiliki ruang batas, pengguna dapat secara bebas memanfaatkan apa yang ada didalamnya. Segala fungsi tersedia di ruang yang dikenal dengan istilah dunia maya ini. Bisa digunakan untuk bisnis online, entertaint, informasi, komunikasi di dunia maya yang dapat menghubungkan seluruh pengguna internet di dunia sehingga jarak tidak lagi terasa.
Pada pengguna media internet di Indonesia sendiri hate speech atau ujaran kebencian biasanya dilakukan pada aplikasi media sosial yang familiar di masyarakat seperti Facebook, twitter, instagram, dsb. Serta ada juga media dengan konten video seperti youtube. Ujaran kebencian yang menyebar didunia maya semakin mengkhawatirkan, tidak terbatasnya ruang bagi pengguna internet membuat perbuatan tersebut bisa menyasar siapapun menjadi korban maupun pelakunya.
Tujuan pengabdian ini adalah membekali pemahaman terhadap masyarakat pengguna internet terutama anak remaja mengenai dampak buruk dan hukuman yang mengancam dari perbuatan ujaran kebencian atau hate speech di media sosial. Masyarakat pengguna internet saat ini berpikir bahwa media sosial masih berfungsi pada area-area yang bersifat kesenangan dan cenderung lebih personal sedangkan fungsi lain yang produktif tidak banyak dimanfaatkan.
Pengabdian ini menggunakan sosialisasi, games, dan training motivasi sebagai suatu strategi yang efektif untuk menanamkan kesadaran pada khalayak sasaran akan bahaya dampak dari tindak pidana ujaran kebencian atau hate speech serta kejahatan mayantara lainnya oleh pengguna media sosial, sehingga pada akhir pengabdian dapat dicapai khalayak sasaran yang dapat menggunakan media internet dengan lebih cerdas, produktif, bermanfaat baik bagi masyarakat dan dapat dipertanggung-jawabkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/27278</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jphi.v1i01.27278</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement); Vol 1 No 1 (2018); 41-52</dc:source>
	<dc:source>2654-8313</dc:source>
	<dc:source>2654-8305</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jphi.v1i01</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/27278/11935</dc:relation>
</oai_dc:dc>