Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perlindungan Hak Anak Usia Dini Terhadap Kekerasan Seksual

Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI · Vol. 3 No. 1 (2021) · hlm. 56–66

DOI
10.15294/jphi.v3i1.41983
ISSN
2654-8313, 2654-8305
Terbit
2021-01-05
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Belum dilakukan pengesahan terhadap Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual menjadi salah satu faktor yang menyebabkan marak terjadi perbuatan kekerasan seksual terutama terhadap anak di bawah umur. Ini dikarenakan belum ada ketentuan yang memberikan efek jera terhadap pelaku apalagi jika korban berstatus anak dibawah umur. Anak di bawah umur belum bisa mengetahui batasan hak yang dia miliki dalam hal ini adalah hak terhadap bagian tubuh yang dilarang disentuh orang termasuk keluarga dekat. Keterbatasan pemahaman hak ini diakibatkan karena anak masih berada dibawah usia kedewasaan. Siswa Taman Kanak Kanak merupakan siswa dibawah umur yang menjadi salah satu kalangan paling rentan terhadap kekerasan seksual. Pendidikan hak anak usia dini yang dilindungi terhadap kekerasan seksual harus dilakukan dengan metode yang tepat dan mengena. Model edukasi tersebut berupa metode visulisasi dengan penanyangan video animasi dan gerak tarian sentuhan yang dilarang, yang mana isi video dibuat oleh tim dengan yang bisa ditirukan oleh siswa TK sehingga gampang diingat sebagai wujud pendidikan anak usia dini yang mudah dan menyenangkan.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 134 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • STKIP Taman Siswa Bima
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
R Benny RiyantoAfiliasi tidak diketahui9
Tegar Islami PutraAfiliasi tidak diketahui9
Ridwan ArifinAfiliasi tidak diketahui7
Karsinah KarsinahAfiliasi tidak diketahui5
Niken Diah ParamitaAfiliasi tidak diketahui4
Duhita Driyah SupraptiAfiliasi tidak diketahui3
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo2
Adinda Zeranica Putri FakhisAfiliasi tidak diketahui2
Mohammad Raziq FakhrullahAfiliasi tidak diketahui2
Anggun Meinanda MaharaniAfiliasi tidak diketahui2
Chatila MaharaniAfiliasi tidak diketahui2
Maylia Pramono SariAfiliasi tidak diketahui2
Anisa Okta VianaAfiliasi tidak diketahui2
Rizky Andeza PrasetyaAfiliasi tidak diketahui2
Septhian Eka AdiyatmaAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Iqbal BaiquniAfiliasi tidak diketahui2
Atha Difa SaputriAfiliasi tidak diketahui2
Riki JuliantoAfiliasi tidak diketahui2
Wahyudin WahyudinSTKIP Taman Siswa Bima1
Dina Silvia PuteriAfiliasi tidak diketahui1
Anindya ArdiansariAfiliasi tidak diketahui1
Isnani IsnaniAfiliasi tidak diketahui1
Windiahsari WindiahsariAfiliasi tidak diketahui1
Alamul Fikri Al FarouqAfiliasi tidak diketahui1
Dian Farah SyarifahAfiliasi tidak diketahui1
Sunu HerawanAfiliasi tidak diketahui1
Edgina BelvaAfiliasi tidak diketahui1
Asa Faradiba HilmiAfiliasi tidak diketahui1
Ermiyani SagalaAfiliasi tidak diketahui1
Fiki Elfanda YusufAfiliasi tidak diketahui1
Dede IndraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Bintang Rafli AnantaAfiliasi tidak diketahui1
Zainurohmah ZainurohmahAfiliasi tidak diketahui1
Galih Niken Anggoto SulaksmiAfiliasi tidak diketahui1
Rahayu Fery AnitasariAfiliasi tidak diketahui1
TRI ANDARI DAHLANAfiliasi tidak diketahui1
Souad Ahmed EzzeroualiAfiliasi tidak diketahui1
Adnan Ibrahim SarhanAfiliasi tidak diketahui1
Hidayat Muhammad SugihartoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perlindungan Hak Anak Usia Dini Terhadap Kekerasan Seksual</dc:title>
	<dc:creator>fibrianti, nurul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Belum dilakukan pengesahan terhadap Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual menjadi salah satu faktor yang menyebabkan marak terjadi perbuatan kekerasan seksual terutama terhadap anak di bawah umur. Ini dikarenakan belum ada ketentuan yang memberikan efek jera terhadap pelaku apalagi jika korban berstatus anak dibawah umur. Anak di bawah umur belum bisa mengetahui batasan hak yang dia miliki dalam hal ini adalah hak terhadap bagian tubuh yang dilarang disentuh orang termasuk keluarga dekat. Keterbatasan pemahaman hak ini diakibatkan karena anak masih berada dibawah usia kedewasaan. Siswa Taman Kanak Kanak merupakan siswa dibawah umur yang menjadi salah satu kalangan paling rentan terhadap kekerasan seksual. Pendidikan hak anak usia dini yang dilindungi terhadap kekerasan seksual harus dilakukan dengan metode yang tepat dan mengena. Model edukasi tersebut berupa metode visulisasi dengan penanyangan video animasi dan gerak tarian sentuhan yang dilarang, yang mana isi video dibuat oleh tim dengan yang bisa ditirukan oleh siswa TK sehingga gampang diingat sebagai wujud pendidikan anak usia dini yang mudah dan menyenangkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-01-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/41983</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jphi.v3i1.41983</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement); Vol 3 No 1 (2020); 56-66</dc:source>
	<dc:source>2654-8313</dc:source>
	<dc:source>2654-8305</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jphi.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/41983/17849</dc:relation>
</oai_dc:dc>