Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Urgensi Edukasi Program Vaksinasi Covid-19 Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021

Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI · Vol. 4 No. 1 (2021) · hlm. 99–111

DOI
10.15294/jphi.v4i1.49863
ISSN
2654-8313, 2654-8305
Terbit
2021-10-29
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Vaksinasi adalah proses pemberian imunisasi suntikan ketangan ataupun bisa melalui diteteskan ke dalam mulut yang nantinya akan berfungsi untuk meningkatkan produksi antibodi pada tubuh yang berguna untuk menangkal penyakit tertentu. Selain itu juga memiliki tujuan tertentu terhadap suatu penyakit sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka antibodi yang ada pada tubuh kita menangkal atau mengurangi risiko sakit. Saat ini Indonesia sendiri menjadikan program vaksinasi Covid-19 ini sebagai bagian dari upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Dimana hal ini sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemerintah sendiri melakukan upaya vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari terinfeksinya SARS-CoV-2 yang memiliki dampak pada tubuh kita menyebabkan sakit dan bisa hingga kematian. Masyarakat yang ditinggal di Desa Doplang Rt04 Rw05 Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Saat ini masyarakat Desa Doplang sendiri masih kurang memahami tentang vaksinasi tersebut, sehingga warga masyarakat masih sangat ragu-ragu dalam mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Maka dari itu dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh Tim KKN Desa Doplang dengan sasaran warga setempat berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi program vaksinasi Covid-19.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 98 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Direktorat Jenderal Imigrasi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Pujiono PujionoAfiliasi tidak diketahui9
Yuli Prasetyo AdhiAfiliasi tidak diketahui9
Martitah MartitahAfiliasi tidak diketahui9
Rini FidiyaniAfiliasi tidak diketahui4
MUHAMMAD SHIDQON PRABOWOAfiliasi tidak diketahui3
Yuli Prasetyo AdhiAfiliasi tidak diketahui3
Mohammad Reza FachruddinAfiliasi tidak diketahui3
Andry SetiawanAfiliasi tidak diketahui2
Ivan Bhakti YudistiraAfiliasi tidak diketahui2
LAGA SUGIARTOAfiliasi tidak diketahui2
Jafar SidikAfiliasi tidak diketahui2
Asep RozaliAfiliasi tidak diketahui2
Rodiyah RodiyahAfiliasi tidak diketahui2
Abraham AbrahamAfiliasi tidak diketahui2
Windi AgustinAfiliasi tidak diketahui2
Masyitha Aulia ArifaAfiliasi tidak diketahui2
Saru ArifinAfiliasi tidak diketahui2
Rahmawati Mohd. YusoffAfiliasi tidak diketahui2
Dani MuhtadaAfiliasi tidak diketahui2
I Made Widia Wirya PutraAfiliasi tidak diketahui2
Rahmawati Mohd YusoffAfiliasi tidak diketahui2
Gianefi SafitriDirektorat Jenderal Imigrasi1
SIGIT EKA PRAMONOAfiliasi tidak diketahui1
NURROHMAH NURROHMAHAfiliasi tidak diketahui1
RATNA WIDYANINGSIHAfiliasi tidak diketahui1
Delia PangestiAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad Syahrul ApriliyantoAfiliasi tidak diketahui1
Khasanah S. L.Afiliasi tidak diketahui1
Harry NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Arif HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Hayyu SasviaAfiliasi tidak diketahui1
Indrayana Chandra KarunaAfiliasi tidak diketahui1
R. SuhartoAfiliasi tidak diketahui1
Slamet SumartoAfiliasi tidak diketahui1
Deni HaspadaAfiliasi tidak diketahui1
Edi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Sang Ayu Putu RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Altares Ainun QadisahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Urgensi Edukasi Program Vaksinasi Covid-19 Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021</dc:title>
	<dc:creator>Larasati, Pradita Adila</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistianingsih, Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Vaksinasi adalah proses pemberian imunisasi suntikan ketangan ataupun bisa melalui diteteskan ke dalam mulut yang nantinya akan berfungsi untuk meningkatkan produksi antibodi pada tubuh yang berguna untuk menangkal penyakit tertentu. Selain itu juga memiliki tujuan tertentu terhadap suatu penyakit sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka antibodi yang ada pada tubuh kita menangkal atau mengurangi risiko sakit. Saat ini Indonesia sendiri menjadikan program vaksinasi Covid-19 ini sebagai bagian dari upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Dimana hal ini sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemerintah sendiri melakukan upaya vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari terinfeksinya SARS-CoV-2 yang memiliki dampak pada tubuh kita menyebabkan sakit dan bisa hingga kematian. Masyarakat yang ditinggal di Desa Doplang Rt04 Rw05 Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Saat ini masyarakat Desa Doplang sendiri masih kurang memahami tentang vaksinasi tersebut, sehingga warga masyarakat masih sangat ragu-ragu dalam mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Maka dari itu dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh Tim KKN Desa Doplang dengan sasaran warga setempat berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi program vaksinasi Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/49863</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jphi.v4i1.49863</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement); Vol 4 No 1 (2021): .; 99-111</dc:source>
	<dc:source>2654-8313</dc:source>
	<dc:source>2654-8305</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jphi.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/49863/20129</dc:relation>
</oai_dc:dc>