Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Awal Populasi dan Distribusi Macaca fascicularis Ulolanang Raffles di Cagar Alam

Life Science · Vol. 1 No. 2 (2013)

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Published
2013-02-20
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Pembukaan ladang di sekitar Cagar Alam (CA) Uloalanang Kecubung telah mempengaruhi populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles, 1821) yang hidup di dalamnya. Monyet ekor panjang dianggap sebagai hama karena sering menyerang ladang, hal tersebut meningkatkan aktivitas perburuan monyet ekor panjang yang dikhawatirkan menyebabkan menurunnya populasi monyet ekor panjang di CA Ulolanang Kecubung di masa mendatang. Tujuan penelitian ini mengetahui ukuran populasi dan distribusi monyet ekor panjang di CA Ulolanang Kecubung sebagai langkah awal upaya pelestarian monyet ekor panjang di CA Ulolanang kecubung. Penelitian ini menggunakan metode garis transek. Penentuan garis transek mengikuti jalur yang ada yaitu jalur sekat bakar. Lebar areal pengamatan 50 meter ke kanan dan 25 meter ke kiri menyesuaikan kondisi lapangan serta panjang 3 km. Hasil pengamatan diperoleh populasi monyet ekor panjang berisar antara 30 sampai 36 ekor dengan kerapatan populasi 0,47 ekor/ha (0 sampai 1 ekor/ha) dan mengelompok di daerah pal 31 dan 51 karena berdekatan dengan sungai (riparian) dan sumber makanan (ladang).The opening of the fields around the Uloalanang Kecubung Nature Reserve has affected populations of long-tailed macaque (Macaca fascicularis Raffles, 1821) live in it. Long-tailed monkeys are seen as pests as they often attack the field, so that hunting activity increases the fear causes decreased long-tailed macaque population in Uloalanang Kecubung Nature Reserve in the future. The purpose of this study was the determination of the population size and distribution of long-tailed macaque in Uloalanang Kecubung Nature Reserve conservation as a first step in the long-tailed macaque Uloalanang Kecubung Nature Reserve. This study used the transect line. Determination of the transect line to follow the path that is the path firebreaks. The width of the observation area of ​​50 meters to 25 meters to the right and left to adjust the condition of the field, and a length of 3 km. Observations obtained berisar long-tailed monkey population between 30 to 36 tail with a population density of 0.47 fish / ha (0 to 1 fish / ha) and clustered in the pal 31 and 51 because adjacent to the river (riparian) and food sources (fields).

Collaboration network of the authors

40 authors · 80 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Technology Malaysia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sri NgabektiState University of Semarang4
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang3
Nana Kariada Tri MartutiAffiliation unknown3
Widowati WidowatiAffiliation unknown2
Widya Hary CahyatiAffiliation unknown2
S MartonoAffiliation unknown2
R. RahmawatiState University of Semarang1
Muji SlametAffiliation unknown1
Fahrul HuyopUniversity of Technology Malaysia1
Christine Nadya SAffiliation unknown1
Moch. Samsul ArifinAffiliation unknown1
Novita WindasariAffiliation unknown1
Tyas Agung PribadiAffiliation unknown1
Tia PrasetyaningtyasAffiliation unknown1
okvita sariAffiliation unknown1
Nur Rahayu UtamiAffiliation unknown1
Syarifah Naila HusnaAffiliation unknown1
Akhid DarwiAffiliation unknown1
Yogo UtomoAffiliation unknown1
Yuliana RachmawatiAffiliation unknown1
Nugroho Edi KAffiliation unknown1
PartayaAffiliation unknown1
Teguh Heny SulistyaniAffiliation unknown1
Titi FatmawatiAffiliation unknown1
R. SusantiAffiliation unknown1
Denny Herbianto BahtiarAffiliation unknown1
Jammalludin DahlanAffiliation unknown1
Masitoh .Affiliation unknown1
Ning SetiatiAffiliation unknown1
Indah Budi DamayantiAffiliation unknown1
Nur Kusuma DewiAffiliation unknown1
Nur Itsna RizqiyahAffiliation unknown1
Evi SetyowatiAffiliation unknown1
Ela Puji AprilliyaniAffiliation unknown1
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Mahendra Noor FebriyantoAffiliation unknown1
Irma NurhayatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Awal Populasi dan Distribusi Macaca fascicularis Ulolanang Raffles di Cagar Alam</dc:title>
	<dc:creator>Fakhri, Khasan</dc:creator>
	<dc:creator>Priyono, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayuningsih, Margareta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembukaan ladang di sekitar Cagar Alam (CA) Uloalanang Kecubung telah mempengaruhi populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles, 1821) yang hidup di dalamnya. Monyet ekor panjang dianggap sebagai hama karena sering menyerang ladang,  hal tersebut meningkatkan aktivitas perburuan monyet ekor panjang yang dikhawatirkan menyebabkan menurunnya populasi monyet ekor panjang di CA Ulolanang Kecubung di masa mendatang. Tujuan penelitian ini mengetahui ukuran populasi dan distribusi monyet ekor panjang di CA Ulolanang Kecubung sebagai langkah awal upaya pelestarian monyet ekor panjang di CA Ulolanang kecubung. Penelitian ini menggunakan metode garis transek. Penentuan garis transek mengikuti jalur yang ada yaitu jalur sekat bakar. Lebar areal pengamatan 50 meter ke kanan dan 25 meter ke kiri menyesuaikan kondisi lapangan serta panjang 3 km.  Hasil pengamatan diperoleh populasi monyet ekor panjang berisar antara 30 sampai 36 ekor dengan kerapatan populasi 0,47 ekor/ha (0 sampai 1 ekor/ha) dan mengelompok di daerah  pal 31 dan 51 karena berdekatan dengan sungai (riparian) dan sumber makanan (ladang).The opening of the fields around the Uloalanang Kecubung Nature Reserve has affected populations of long-tailed macaque (Macaca fascicularis Raffles, 1821) live in it. Long-tailed monkeys are seen as pests as they often attack the field, so that hunting activity increases the fear causes decreased long-tailed macaque population in Uloalanang Kecubung Nature Reserve in the future. The purpose of this study was the determination of the population size and distribution of long-tailed macaque in Uloalanang Kecubung Nature Reserve conservation as a first step in the long-tailed macaque Uloalanang Kecubung Nature Reserve. This study used the transect line. Determination of the transect line to follow the path that is the path firebreaks. The width of the observation area of ​​50 meters to 25 meters to the right and left to adjust the condition of the field, and a length of 3 km. Observations obtained berisar long-tailed monkey population between 30 to 36 tail with a population density of 0.47 fish / ha (0 to 1 fish / ha) and clustered in the pal 31 and 51 because adjacent to the river (riparian) and food sources (fields).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/909</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 1 No 2 (2012)</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/909/934</dc:relation>
</oai_dc:dc>