Jurnal
MIKRO ANOTOMI INSANG IKAN SEBAGAI INDIKATOR PENCEMARAN LOGAM BERAT DI PERAIRAN KALIGARANG SEMARANG
Life Science · Vol. 2 No. 1 (2013)
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2013-05-17
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
PerairanKaligarangmerupakanperairanyangsangatpentingbagikehidupanpendudukdiKotaSemaranSelain masyarakat, ndutri-industri di sepanjang perairan tersebut juga menggunakan air PerairanKaligarang untuk keperluan proses produksi, sekaligus sebagai tempat pembuangan limbah padaakhir proses produksinya.Ikan sebagai salah satu biota air sering dijadikan sebagai salah satuindikator tingkat pencemaran yang terjadi di dalam perairan.Penelitian ini menggunakan rancanganeksplorasi karena melihat dari tingkatan pencemaran logam berat dengan menggunakan ikansebagai indikator. Pengambilan sampel diambil setiap 2-3 minggu sekali dalam jangka waktu selama1 bulan pada bulan November-Desember 2012. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatifberupa tingkat kerusakan mikroantomi insang ikan yang terindikasi logam berat kemudiandihubungkan dengan faktor lingkungan meliputi Suhu, pH, BOD, COD.Berdasarkan pengamatanmikroanatomi insang ikan yang terindikasi logam berat terjadi kerusakan mikroanatomi sampai ketingkat nekrosis. Berdasarkan kriteria tingkat pencemaran menunjukkan bahwa Perairan Kaligarangberada dalam kondisi tercemar sedang sampai dengan cukup berat.Kaligarang river is the river which is very important to the life of residents in the city of Semarang. In additionto the community, industry was-industry along the river is also used Kaligarang River water for the productionprocess, as well as the disposal of waste at the end of the production process. Fish as one of the aquatic biota isoften used as an indicator of the level of contamination that occurred in the waters. This study used exploratorydesign as seen from the level of heavy metal pollution using fish as indicators. Sampling was taken every 2-3weeks for a period of one month in November-December 2012. The data in this study was qualitative data in theform of the damage fish gills mikroantomi indicated heavy metals were then linked to environmental factorsinclude temperature, pH, BOD, COD.Based on observations of fish gills mikroanatomi indicate mikroanatomidamage to the level of necrosis. Based on these criteria indicated that the level of pollution in a state Kaligarangriver polluted with moderate to heavy.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 98 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Politeknik Agraria STPN
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Lisdiana Lisdiana | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Eling Purwantoyo | State University of Semarang | 3 |
| Parmin - | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 1 |
| Sri Ngabekti | State University of Semarang | 1 |
| R. Martanto | Politeknik Agraria STPN | 1 |
| Slamet Vicy Hidayat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Izzatun Nufus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Setiadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R. Susanti R. Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugrahaningsih WH | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Addina Nur Luthfiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulan Christijanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lailatun Nisa' Nisa' | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Axioma Salsabila Aniq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Salsa Bila Nurajijah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyanto . | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anggitalina Pramilia Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ema Aprilia Handini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Widarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dihan Prasetiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tuti Widianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hani Pramudiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Retno Sri Iswari | State University of Semarang | 1 |
| Virginia Ainin Kautsar Adiatmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sinta Ayuningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sofiah Sofiah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Temuningsih Temuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatimah Dini Pamungkas Siwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zumala Nilasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elen Dining Riani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supriyanto Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.