Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn.) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsk.) SEGAR

Life Science · Vol. 2 No. 2 (2013)

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2013-11-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi ekstrak bawang putih yang paling efektif sebagai antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari ikan bandeng serta lama simpan maksimal ikan bandeng dengan perlakuan pemberian ekstrak bawang putih. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dua arah, menggunakan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan konsentrasi ekstrak bawang putih: 5%,10%,15% dan waktu penyimpanan setelah perendaman selama 6 jam, 12 jam, 24 jam, 48 jam. Data jumlah koloni bakteri dianalisis dengan Anava dan uji lanjut dengan BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bawang putih efektif menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari daging ikan bandeng. Hasil Anava menunjukkan konsentrasi 10% dan 15% signifikan dalam penghambatan jumlah koloni bakteri serta waktu penyimpanan selama 24 jam merupakan lama waktu maksimal setelah diberi perlakuan dibandingkan dengan kontrol. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan pemberian ekstrak bawang putih efektif menghambat pertumbuhan bakteri dengan konsentrasi paling efektif 10% serta waktu penyimpanan maksimal adalah 24 jam.This study aims to determine the most effective concentration of garlic extract as an antibacterial in inhibiting the growth of bacteria isolated from milkfish and long shelf maximum milkfish treated with garlic extract. This study was an experimental study using a completely two-way randomized design, used a control group and a treatment group of garlic extract concentrations: 5%, 10%, 15% and storage times after soaking for 6 hours, 12 hours, 24 hours, 48 hours. Data on the number of bacterial colonies were analyzed by ANOVA and further tests with BNT (Least Significant Difference). The results showed garlic extracts effectively inhibited the growth of bacteria isolated from milk fish meat. ANOVA results showed concentrations of 10% and 15% significant inhibition of the number of bacterial colonies as well as the storage time for 24 hours is the maximum length of time after treatment were compared with controls. Based on this, it can be concluded garlic extract is effective in inhibiting the growth of bacteria with the most effective concentration of 10% and maximum storage time is given 24 hours.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · 5 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Diponegoro University
  • University of Szeged
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Siti Harnina BintariAfiliasi tidak diketahui11
Pramesti DewiAfiliasi tidak diketahui10
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Andhina Putri HeriyantiDiponegoro University2
Ibnul MubarokAfiliasi tidak diketahui2
Arif WidiyatmokoState University of Semarang2
Fidia FibrianaState University of Semarang2
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Kusmuriyanto KusmuriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Mochamad Nur SholikhinAfiliasi tidak diketahui1
Nishfa MufatihahAfiliasi tidak diketahui1
Hasyim AbdurrasyidAfiliasi tidak diketahui1
Mutiara Bintang RamadaniAfiliasi tidak diketahui1
Astrid FarmayatiAfiliasi tidak diketahui1
Ghani WalandipaAfiliasi tidak diketahui1
Lusi Maswahyu AndriyaniAfiliasi tidak diketahui1
SunyotoAfiliasi tidak diketahui1
Erna WidayantiAfiliasi tidak diketahui1
Darwani -Afiliasi tidak diketahui1
Lidya Ayu NataliaAfiliasi tidak diketahui1
Ruri WinantiAfiliasi tidak diketahui1
Anis MaftuhahAfiliasi tidak diketahui1
Anisa Ratna NugrainiAfiliasi tidak diketahui1
Nihayatul MilahAfiliasi tidak diketahui1
Nikmatul HidayahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Ayu ElissaAfiliasi tidak diketahui1
Tristiana Hidayatul WahidahAfiliasi tidak diketahui1
Siti SulaihaAfiliasi tidak diketahui1
Isnaeni Karunia AnnisaAfiliasi tidak diketahui1
Fitri AndiniyatiAfiliasi tidak diketahui1
Fatimah AzzahraAfiliasi tidak diketahui1
Taofan Ali AchmadiAfiliasi tidak diketahui1
Wulansari PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Muh Fakhrihun NaamAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Delva FitriyahAfiliasi tidak diketahui1
Prasetyo ListiajiUniversity of Szeged1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn.) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsk.) SEGAR</dc:title>
	<dc:creator>Syifa, Nilam</dc:creator>
	<dc:creator>Harnina Bintari, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Mustikaningtyas, Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi ekstrak bawang putih yang paling efektif sebagai antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari ikan bandeng serta lama simpan maksimal ikan bandeng dengan perlakuan pemberian ekstrak bawang putih. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dua arah, menggunakan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan konsentrasi ekstrak bawang putih: 5%,10%,15% dan waktu penyimpanan setelah perendaman selama 6 jam, 12 jam, 24 jam, 48 jam. Data jumlah koloni bakteri dianalisis dengan Anava dan uji lanjut dengan BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bawang putih efektif menghambat pertumbuhan bakteri yang diisolasi dari daging ikan bandeng. Hasil Anava menunjukkan konsentrasi 10% dan 15% signifikan dalam penghambatan jumlah koloni bakteri serta waktu penyimpanan selama 24 jam merupakan lama waktu maksimal setelah diberi perlakuan dibandingkan dengan kontrol. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan pemberian ekstrak bawang putih efektif menghambat pertumbuhan bakteri dengan konsentrasi paling efektif 10% serta waktu penyimpanan maksimal adalah 24 jam.This study aims to determine the most effective concentration of garlic extract as an antibacterial in inhibiting the growth of bacteria isolated from milkfish and long shelf maximum milkfish treated with garlic extract. This study was an experimental study using a completely two-way randomized design, used a control group and a treatment group of garlic extract concentrations: 5%, 10%, 15% and storage times after soaking for 6 hours, 12 hours, 24 hours, 48 hours. Data on the number of bacterial colonies were analyzed by ANOVA and further tests with BNT (Least Significant Difference). The results showed garlic extracts effectively inhibited the growth of bacteria isolated from milk fish meat. ANOVA results showed concentrations of 10% and 15% significant inhibition of the number of bacterial colonies as well as the storage time for 24 hours is the maximum length of time after treatment were compared with controls. Based on this, it can be concluded garlic extract is effective in inhibiting the growth of bacteria with the most effective concentration of 10% and maximum storage time is given 24 hours.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/2908</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 2 No 2 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/2908/2691</dc:relation>
</oai_dc:dc>