Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

AKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA DAGING KERANG HIJAU (Perna viridis) DI MUARA SUNGAI BANJIR KANAL BARAT SEMARANG

Life Science · Vol. 3 No. 1 (2014)

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2014-02-24
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian bertujuan menganalisis kadar Timbal pada kerang hijau di muara sungai Banjir Kanal Barat Semarang serta mengetahui kelayakan kerang hijau untuk dikonsumsi. Penelitian menggunakan metode Purposive random sampling. Penelitian dilakukan di BBTKL PP Yogyakarta menggunakan metode AAS untuk menganalisisnya. Hasil yang didapat kemudian dibandingkan dengan baku mutu yang berlaku untuk perairan laut dan kadar Timbal pada makanan. Keseluruhan hasil yang diperoleh untuk kadar Timbal pada kerang hijau pada Stasiun 1, 2, 3 dan 4 sebesar 1,18mg/kg, 1,17 mg/kg, 0,89 mg/kg dan 0,89 mg/kg. Hasil yang diperoleh masih di bawah ambang baku mutu yang berlaku yaitu sebesar 1,5 mg/kg. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa, kerang hijau yang terdapat di muara sungai Banjir Kanal Barat Semarang sudah terakumulasi logam Timbal meskipun kadarnya masih di bawah ambang batas seyogyanya tidak dikonsumsi karena sifat Timbal yang akumulatif, sehingga dapat membahayakan kesehatan.The aims research are to analyze the content of Lead on green mussels in estuaries along the West Flood Canal in Semarang and as well as find out the feasibility of green mussels to be consumed. The study used purposive random sampling method. The research testing is done in  BBTKL PP Yogyakarta use a method to analyse it AAS. The results were compared to the applicable standards for marine waters and Lead content in food. Overall the results obtained for Lead levels in mussels at Station 1, 2, 3 and 4 each 1,18 mg/kg, 1,17 mg kg, 0.89 mg/kg and 0.89 mg/kg. The results obtained are still below the applicable standard that is equal to 1.5 mg/kg. Based on the results of the research it can be concluded that, there are the green mussels in estuaries West Flood Canal in Semarang had accumulated metals timbale even still below threshold levels are unfit for comsumption, due to the nature of the lead accumulative so as to endanger the health.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 123 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Omdurman Islamic University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nana Kariada Tri MartutiAfiliasi tidak diketahui4
Supriyanto .Afiliasi tidak diketahui3
Tyas Agung PribadiAfiliasi tidak diketahui3
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang3
Siti AlimahState University of Semarang3
Nanik WijayatiState University of Semarang2
M. Agus PrayitnoAfiliasi tidak diketahui2
Sri NgabektiState University of Semarang2
Enni Suwarsi RahayuState University of Semarang2
Wiwi IsnaeniState University of Semarang2
Aditya MariantiAfiliasi tidak diketahui2
Bambang PriyonoState University of Semarang2
Andin IrsadiState University of Semarang2
okvita sariAfiliasi tidak diketahui1
Herlina OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Pramesti DewiAfiliasi tidak diketahui1
Stella FlorensiaAfiliasi tidak diketahui1
Septima Raras budiatiAfiliasi tidak diketahui1
Ansa Ikrar TrisdiharAfiliasi tidak diketahui1
Umi Salmah Al HasyimiaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Itsna RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Gandhung Herdha LiliantoAfiliasi tidak diketahui1
Nisa ArkiantiAfiliasi tidak diketahui1
Lutfia Nur HadiyantiState University of Semarang1
Solichin SolichinAfiliasi tidak diketahui1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Amar Sharaf Eldin KhairOmdurman Islamic University1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Dhita Pracisca MutiatariAfiliasi tidak diketahui1
Dadang SomantriAfiliasi tidak diketahui1
Endang SusilaningsihState University of Semarang1
Fitria Zahra Rizqie AriniAfiliasi tidak diketahui1
Iffatur RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Novita AsyrofahntiAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang1
Suniah SuniahAfiliasi tidak diketahui1
Lili Astuti IsnaeniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">AKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA DAGING KERANG HIJAU (Perna viridis) DI MUARA SUNGAI BANJIR KANAL BARAT SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Destia Ayu Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Nur Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Nur Rahayu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian bertujuan menganalisis kadar Timbal pada kerang hijau di muara sungai Banjir Kanal Barat Semarang serta mengetahui kelayakan kerang hijau untuk dikonsumsi. Penelitian menggunakan metode Purposive random sampling. Penelitian dilakukan di BBTKL PP Yogyakarta menggunakan metode AAS untuk menganalisisnya. Hasil yang didapat kemudian dibandingkan dengan baku mutu yang berlaku untuk perairan laut dan kadar Timbal pada makanan. Keseluruhan hasil yang diperoleh untuk kadar Timbal pada kerang hijau pada Stasiun 1, 2, 3 dan 4 sebesar 1,18mg/kg, 1,17 mg/kg, 0,89 mg/kg dan 0,89 mg/kg. Hasil yang diperoleh masih di bawah ambang baku mutu yang berlaku yaitu sebesar 1,5 mg/kg. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa, kerang hijau yang terdapat di muara sungai Banjir Kanal Barat Semarang sudah terakumulasi logam Timbal meskipun kadarnya masih di bawah ambang batas seyogyanya tidak dikonsumsi karena sifat Timbal yang akumulatif, sehingga dapat membahayakan kesehatan.The aims research are to analyze the content of Lead on green mussels in estuaries along the West Flood Canal in Semarang and as well as find out the feasibility of green mussels to be consumed. The study used purposive random sampling method. The research testing is done in  BBTKL PP Yogyakarta use a method to analyse it AAS. The results were compared to the applicable standards for marine waters and Lead content in food. Overall the results obtained for Lead levels in mussels at Station 1, 2, 3 and 4 each 1,18 mg/kg, 1,17 mg kg, 0.89 mg/kg and 0.89 mg/kg. The results obtained are still below the applicable standard that is equal to 1.5 mg/kg. Based on the results of the research it can be concluded that, there are the green mussels in estuaries West Flood Canal in Semarang had accumulated metals timbale even still below threshold levels are unfit for comsumption, due to the nature of the lead accumulative so as to endanger the health.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2014-02-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/2976</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 3 No 1 (2014)</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/2976/2757</dc:relation>
</oai_dc:dc>