Jurnal
EKTOPARASIT PADA ORDO ARTIODACTYLA DI TAMAN MARGASATWA SEMARANG
Life Science · Vol. 3 No. 2 (2015)
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2015-01-29
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit yang terdapat pada Ordo Artiodactyla di Taman Margasatwa Semarang. Jenis hewan dari Ordo Artiodactyla yang digunakan ada 5 jenis (Sapi Bali, Nilgae, Kijang, Rusa Tutul dan Rusa Timor). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 September-23 Oktober 2013. Ektoparasit yang ditemukan dari hasil penyapuan dengan sikat dan sweepnet di kandang dan tubuh mamalia Ordo Artiodactyla Taman Margasatwa Semarang terdiri dari dari 2 ordo yaitu Ordo Diptera meliputi spesies Stomoxys sp, Chrysomya megacephala, Haematobia sp, Tabanus sp, Musca domestica dan Ordo Anoplura meliputi spesies Linognathus sp. Pada Sapi Bali di Taman Margasatwa Semarang pada tubuhnya ditemukan luka-luka serta keropeng yang sudah kering dan terdapat luka terbuka berdarah di pundak, bahu, leher, dan punggung. Hal ini dapat mengganggu ketenangan sapi karena iritasi yang ditimbulkannya dan luka tersebut merangsang datangnya lalat seperti Stomoxys sp dan Haematobia sp. Keterdapatan kutu Linognathus sp pada mamalia Ordo Artiodactyla di Taman Margasatwa Semarang relatif sedikit sehingga peranannya sebagai ektoparasit masih belum terlihat besar dampaknya. The aim of this research was identifying the ectoparasites found on the Order of Artiodactyla in Semarang Zoo. There are five types of animals used in this reasearch (Balinese cow, Nilgae, Antelope, Spotted Deer and Elk East ). This study was conducted on 23 September – 23 October 2013. Ectoparasites were acquired by brushing and sweeping using sweepnet tools in the cage and on the body of mammals of the order of Artiodactyla in Semarang Zoo. The ectoparasites obtained are 6 types, consisting of 2 orders, 4 families and 6 species. The results of the study showed that 6 types of ectoparasites are found in two order; the order of diptera that includes species of Stomoxys calcitrans, Chrysomya megacephala, Haematobia irritans, Tabanus sp, Musca domestica and the order of anoplura includes species Linognathus sp. In the case of Balinese Cow in Semarang Zoo, there were dried wounds and scaps found on the body and several opened bleeding sores were frequently discovered on the shoulder, neck and back. Those wounds may disturb the calm of cows because they cause irritation and the bleeding wounds have attracted flies such as Stomoxys calcitrans and Haematobia irritans. The existence of Linognathus sp ticks in the Order of Artiodactyla mammals in Semarang Zoo is relatively small so that its role as ectoparasites is not considered to cause significant impact.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 116 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 9 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Niken Subekti | State University of Semarang | 2 |
| Lisdiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ely Rudyatmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pramesti Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sriyadi Sriyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rusyida Auliya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Naeli Tamin Qonita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Previanda Arditama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R. Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Rofiq Nezar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novy Pujiastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardi Prasetio | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 1 |
| Indah Budi Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siska Dewi Anggraini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 1 |
| Anis Susilo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mateus Krista Pratama Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mutiarani Kartika Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maduri Nur Balhis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ananda Sekar ayuningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| rida nur afifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wibowo Faria Fadillah Nur | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulandari Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nitta Jayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Sunarsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Alimah | State University of Semarang | 1 |
| Moch Dwi Irsyad Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Ngabekti | State University of Semarang | 1 |
| Dian Muhimmatun Ma'rufah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 1 |
| Alfiyana Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.