Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEANEKARAGAMAN JENIS TIKUS DAN CECURUT DI GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH

Life Science · Vol. 4 No. 1 (2016)

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2016-08-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tikus dan cecurut memiliki peran yang penting dalam ekosistem. Gunung Ungaran sebagai salah satu habitat alami tikus dan cecurut mulai terganggu. Data mengenai tikus dan cecurut di Gunung Ungaran belum ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis tikus dan cecurut yang ada di Kawasan Gunung Ungaran. Lokasi pengambilan berada di hutan primer, kebun teh serta area perbatasan antara hutan primer dan kebun teh. Metode yang digunakan adalah Single Capture Live Trap yang dipasang pada transek. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan lima jenis tikus dan dua jenis cecurut. Keanekaragaman jenis tikus paling tinggi berada di area perbatasan antara kebun teh dan hutan primer, sedangkan keanekaragaman jenis cecuru paling tinggi berada di area kebun teh Rats and shrews have important role in ecosystem. Mount Ungaran as one of natural habitat for rats and shrews is being disturbed. There is no sufficient data about rats and shrews diversity in Mount Ungaran. This research aim to know rats and shrews diversity in Mount Ungaran. This research is conducted in three area, primary forest, tea plantation, and the border between primary forest and tea plantation. Single Capture Live Trap is setted in a transect to collect data. The result show that there are five species of rats and two species of shwrews live in Mount Ungaran. The highest rats diversity is occured in the border between primary forest and tea plantation beside highest shrews diversity is occured in tea plantation

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Priyantini WidiyaningrumAfiliasi tidak diketahui9
Dyah Rini IndriyantiAfiliasi tidak diketahui7
Saiful RidloState University of Semarang3
Bambang PriyonoState University of Semarang2
Tyas Agung PribadiAfiliasi tidak diketahui2
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Siti AlimahState University of Semarang2
Sri Mulyani Endang SusilowatiAfiliasi tidak diketahui2
Sri SukaesihState University of Semarang2
Arini Dewi AntariAfiliasi tidak diketahui1
Baskoro Adi NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Rofiq NezarAfiliasi tidak diketahui1
R SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Nurbaety Puspitasari DwiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Priyantini WidyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Novy PujiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Indah Budi DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Siska Dewi AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang1
Anis SusiloAfiliasi tidak diketahui1
Mateus Krista Pratama PutraAfiliasi tidak diketahui1
Niken SubektiState University of Semarang1
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui1
Mutiarani Kartika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Maduri Nur BalhisAfiliasi tidak diketahui1
Ananda Sekar ayuningtyasAfiliasi tidak diketahui1
rida nur afifahAfiliasi tidak diketahui1
Wibowo Faria Fadillah NurAfiliasi tidak diketahui1
Wulandari WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nitta JayantiAfiliasi tidak diketahui1
Sri SunarsihAfiliasi tidak diketahui1
Moch Dwi Irsyad SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Sri NgabektiState University of Semarang1
Dian Muhimmatun Ma'rufahAfiliasi tidak diketahui1
Maftukhatul KarimAfiliasi tidak diketahui1
Nana Kariada Tri MartutiAfiliasi tidak diketahui1
Laela Noor Fa’izahAfiliasi tidak diketahui1
Dwi SeptianiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEANEKARAGAMAN JENIS TIKUS  DAN CECURUT DI GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Prasetio, Ardi</dc:creator>
	<dc:creator>Setiati, Ning</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tikus dan cecurut memiliki peran yang penting dalam ekosistem. Gunung Ungaran sebagai salah satu habitat alami tikus dan cecurut mulai terganggu. Data mengenai tikus dan cecurut di Gunung Ungaran belum ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis tikus dan cecurut yang ada di Kawasan Gunung Ungaran. Lokasi pengambilan berada di hutan primer, kebun teh serta area perbatasan antara hutan primer dan kebun teh. Metode yang digunakan adalah Single Capture Live Trap yang dipasang pada transek. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan lima jenis tikus dan dua jenis cecurut. Keanekaragaman jenis tikus paling tinggi berada di area perbatasan antara kebun teh dan hutan primer, sedangkan keanekaragaman jenis cecuru paling tinggi berada di area kebun teh Rats and shrews have important role in ecosystem. Mount Ungaran as one of natural habitat for rats and shrews is being disturbed. There is no sufficient data about rats and shrews diversity in Mount Ungaran. This research aim to know rats and shrews diversity in Mount Ungaran. This research is conducted in three area, primary forest, tea plantation, and the border between primary forest and tea plantation. Single Capture Live Trap is setted in a transect to collect data. The result show that there are five species of rats and two species of shwrews live in Mount Ungaran. The highest rats diversity is occured in the border between primary forest and tea plantation beside highest shrews diversity is occured in tea plantation</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2016-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/12277</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 4 No 1 (2015)</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/12277/6844</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Life Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>