Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Medium Konservasi In Vitro Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz.) dengan Teknik Pertumbuhan Minimal

Life Science · Vol. 5 No. 2 (2016) · hlm. 79–86

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2016-10-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Ubi kayu aksesi 430 dan 507 adalah varietas lokal yang berasal dari pulau Sumatera yang populasinya semakin menurun akibat penanaman varietas unggul saja dan deforestasi lahan sehingga perlu dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ubi kayu dalam media pertumbuhan minimal dengan menggunakan retardan di bank gen BB Biogen. Rancangan penelitian ini adalah acak lengkap dua faktorial. Faktor pertama adalah jenis retardan, yaitu cycocel dan ABA, faktor kedua adalah aksesi ubi kayu 430 dan 507. Medium A adalah medium MS yang disuplementasi dengan 0,01 mg/l NAA, 0,05 mg/l BA, 0,1mg/l GA, 100 mg/l arginin, 100 mg/l glutamin dan 100 mg/l glysin sebagai media dasar. Eksplan yang digunakan adalah tunas pucuk yang terdiri dari 2-3 buku dan ditanam selama 16 minggu. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah pertambahan tinggi tunas, pertambahan jumlah ruas, jumlah daun dan jumlah akar. Data dianalisis dengan Anava dua jalan dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Hasil Anava menunjukkan, retardan berpengaruh signifikan terhadap pertambahan tinggi dan jumlah akar. Pertambahan tinggi dan jumlah akar mampu ditekan pertumbuhannya oleh retardan ABA. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan 0,3 mg/l ABA efektif untuk konservasi jangka menengah ubi kayu aksesi 430 dan 507. Cassava accession 430 and 507 are local varieties from Sumatera which population decrease as effect of superior varieties cultivation and deforestation, so its need to be preserved. The aim of this research is to analyse cassava growth in minimal medium by retardant in gene bank BB Biogen. This research used complete randomized design with two factors. First factor was type of retardants: cycocel and ABA, the second factor was accession of cassava: 430 and 507. Medium A is MS medium which supplemented with 0.01 mg/l NAA, 0.1 mg/l BA, 0.1 mg/l GA, 100 mg/l arginine, 100 mg/l glutamine and 100 mg/l glycine as basal medium. Explants that used in this research were shoot tips which have 2-3 segments which cultured in conservation medium for 16 weeks. Growth parameter measurement were increase of height, number of increase in segments, number of leaves and number of roots. Analysis data used two ways Anova and LSD in 5% level. Anova showed that retardant gave significant effect to increase the height and number of roots. Based on this research, 0.3 mg/l ABA was effective for middle conservation cassava accession 430 and 507.

Jaringan kolaborasi para penulis

39 penulis · 83 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Muria Kudus University
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Noor Aini HabibahAfiliasi tidak diketahui3
Yustinus Ulung AnggraitoAfiliasi tidak diketahui3
Furzani Pa’eeAfiliasi tidak diketahui2
Siti MasfuahMuria Kudus University1
Ani RusilowatiState University of Semarang1
Fina FakhriyahMuria Kudus University1
Mila RoysaMuria Kudus University1
Sri SukaesihState University of Semarang1
Wiyanto WiyantoState University of Semarang1
Parmin ParminState University of Semarang1
E. CahyonoState University of Semarang1
Lina HerlinaDiponegoro University1
Junica FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Siti RosidahAfiliasi tidak diketahui1
Khusniyyatul MunaAfiliasi tidak diketahui1
Nugroho Edi KartijonoState University of Semarang1
Erlangga Dwi AndikaAfiliasi tidak diketahui1
Yermia Dita Kris DAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Nilam CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Koriatun WakidahAfiliasi tidak diketahui1
Mega Rifqi Ainun NajibAfiliasi tidak diketahui1
Siti RochmahAfiliasi tidak diketahui1
Adninta Husnu AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Ely RudyatmiAfiliasi tidak diketahui1
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui1
Reny RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Abdul JabarAfiliasi tidak diketahui1
Sujatha RamasamyAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Huda Am Zen AriefAfiliasi tidak diketahui1
Dinda MelatiAfiliasi tidak diketahui1
Na Dame Maulibulung SinagaAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Amin RetnoningsihAfiliasi tidak diketahui1
Bintang Faisal AkbarAfiliasi tidak diketahui1
Danissa Wirna KarmestiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Medium Konservasi In Vitro Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz.) dengan Teknik Pertumbuhan Minimal</dc:title>
	<dc:creator>Hidayah, Laila Nur Hidayah</dc:creator>
	<dc:creator>Diantina, Surya</dc:creator>
	<dc:creator>Pukan, Krispinus Kedati</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Enni Suwarsi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ubi kayu aksesi 430 dan 507 adalah varietas lokal yang berasal dari pulau Sumatera yang populasinya semakin menurun akibat penanaman varietas unggul saja dan deforestasi lahan sehingga perlu dilestarikan.&amp;nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan ubi kayu dalam media pertumbuhan minimal dengan menggunakan retardan di bank gen BB Biogen. Rancangan penelitian ini adalah acak lengkap dua faktorial. Faktor pertama adalah jenis retardan, yaitu cycocel dan ABA, faktor kedua adalah aksesi ubi kayu 430 dan 507. Medium A adalah medium MS yang disuplementasi dengan 0,01 mg/l NAA, 0,05 mg/l BA, 0,1mg/l&amp;nbsp; GA, 100 mg/l arginin, 100 mg/l glutamin dan 100 mg/l glysin sebagai media dasar. Eksplan yang digunakan adalah tunas pucuk yang terdiri dari 2-3 buku dan ditanam selama 16 minggu. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah pertambahan tinggi tunas, pertambahan jumlah ruas, jumlah daun dan jumlah akar. Data dianalisis dengan Anava dua jalan dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Hasil Anava menunjukkan, retardan berpengaruh signifikan terhadap pertambahan tinggi dan jumlah akar. Pertambahan tinggi dan jumlah akar mampu ditekan pertumbuhannya oleh retardan ABA. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan 0,3 mg/l ABA efektif untuk konservasi jangka menengah ubi kayu aksesi 430 dan 507.
&amp;nbsp;
Cassava accession 430 and 507 are local varieties from Sumatera which population decrease as effect of superior varieties cultivation and deforestation, so its need to be preserved. The aim of this research is to analyse cassava growth in minimal medium by retardant in gene bank BB Biogen. This research used complete randomized design with two factors. First factor was type of retardants: cycocel and ABA, the second factor was accession of cassava: 430 and 507. Medium A is MS medium which supplemented with 0.01 mg/l NAA, 0.1 mg/l BA, 0.1 mg/l GA, 100 mg/l arginine, 100 mg/l glutamine and 100 mg/l glycine as basal medium. Explants that used in this research were shoot tips which have 2-3 segments which cultured in conservation medium for 16 weeks. Growth parameter measurement were increase of height, number of increase in segments, number of leaves and number of roots. Analysis data used two ways Anova and LSD in 5% level. Anova showed that retardant gave significant effect to increase the height and number of roots. Based on this research, 0.3 mg/l ABA was effective for middle conservation cassava accession 430 and 507.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2016-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/25325</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 5 No 2 (2016): October 2016; 79-86</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/25325/11356</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Life Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>