Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kandungan Timbal, Debu di Udara dan Daun Tanaman Peneduh di Kota Semarang

Life Science · Vol. 7 No. 2 (2018) · hlm. 47–55

ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2018-11-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kota Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber utama timbal yang mencemari udara. Beberapa jalan protokol di Kota Semarang ditanami tanaman peneduh yang berfungsi untuk menjerap polutan yang ada di udara. Akumulasi timbal pada daun tanaman lebih banyak terdapat pada tanaman yang tumbuh di pinggir jalan besar yang padat kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan timbal, debu dan mengetahui struktur mikroanatomi stomata daun tanaman peneduh di Kota Semarang. Pengambilan sampel debu dan penentuan kandungan debu di udara dilakukan berdasarkan SNI 19-7119.3-2005 sedangkan penentuan kandungan timbal di udara dilakukan berdasarkan SNI 6989.8:2009. Sampel daun diambil pada bagian yang sudah tua, menghadap ke jalan raya dan terdapat pada ketinggian 2-5 meter dari permukaan jalan dengan metode random sampling. Menganalisis kandungan timbal di daun dengan menggunakan metode SNI 19-2896-1992. Analisa kandungan debu di daun menggunakan metode pengurangan berat. Penetapan kadar timbal pada tanah dilakukan berdasarkan SNI 06-6992.3-2004. Hasil penelitian menunjukkan hasil, pencemaran udara mempunyai hubungan terhadap akumulasi zat pencemar dalam daun tanaman peneduh. Semakin tinggi kandungan zat pencemar di udara, semakin banyak pula akumulasinya pada daun tanaman peneduh. Semarang city is the capital of Central Java province. Motor vehicle exhaust is a major source of lead that pollute the air. Some of the main streets in the city of Semarang planted shade plant that serves to adsorb the pollutants in the air. Accumulation of lead in plant leaves is more prevalent in plants that grow in large roadside dense motor vehicle. This study aimed to analyze the content of lead, dust and to know the structure of the leaf stomata mikroanatomi shade plant in Semarang. Sampling of dust and determination of dust content in the air is done by SNI 19-7119.3-2005 whereas the determination of the lead content in conducted by ISO 6989.8: 2009. Leaf samples were taken at the old, facing the highway and are at a height of 2-5 meters from the road surface by the method of random sampling. Analyze the lead content in the leaves by using methods SNI 19-2896-1992. Analysis of the dust content in the leaves using the method of weight reduction. Determination of lead content in the soil is done by SNI 06-6992.3-2004. The results showed the result, air pollution has been associated with the accumulation of contaminants in plant leaves shade. The higher the content of pollutants in the air, the more accumulation on plant leaves shade.

Jaringan kolaborasi para penulis

33 penulis · 82 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Omdurman Islamic University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Bambang PriyonoState University of Semarang3
Tyas Agung PribadiAfiliasi tidak diketahui2
Nur Rahayu UtamiAfiliasi tidak diketahui2
Nisa ArkiantiAfiliasi tidak diketahui2
Lutfia Nur HadiyantiState University of Semarang2
Solichin SolichinAfiliasi tidak diketahui2
Novita WindasariAfiliasi tidak diketahui1
Herlina OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Pramesti DewiAfiliasi tidak diketahui1
Elfrida Theresia SiburianAfiliasi tidak diketahui1
Destia Ayu Kusuma WardaniAfiliasi tidak diketahui1
Septima Raras budiatiAfiliasi tidak diketahui1
Ansa Ikrar TrisdiharAfiliasi tidak diketahui1
Umi Salmah Al HasyimiaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Itsna RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Sri NgabektiState University of Semarang1
Rahmadyan TefaraniAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Mahendra Noor FebriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Endang Tris HaryantiAfiliasi tidak diketahui1
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Khoirunisa AlfirdaniAfiliasi tidak diketahui1
Alfira ArzaAfiliasi tidak diketahui1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Amar Sharaf Eldin KhairOmdurman Islamic University1
Andin IrsadiState University of Semarang1
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Dhita Pracisca MutiatariAfiliasi tidak diketahui1
Dadang SomantriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kandungan Timbal, Debu di Udara dan Daun Tanaman Peneduh di Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Lilianto, Gandhung Herdha</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Nur Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Tri Martuti, Nana Kariada</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kota Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber utama timbal yang mencemari udara. Beberapa jalan protokol di Kota Semarang ditanami tanaman peneduh yang berfungsi untuk menjerap polutan yang ada di udara. Akumulasi timbal pada daun tanaman lebih banyak terdapat pada tanaman yang tumbuh di pinggir jalan besar yang padat kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan timbal, debu dan mengetahui struktur mikroanatomi stomata daun tanaman peneduh di Kota Semarang. Pengambilan sampel debu dan penentuan kandungan debu di udara dilakukan berdasarkan SNI 19-7119.3-2005 sedangkan penentuan kandungan timbal di udara dilakukan berdasarkan SNI 6989.8:2009. Sampel daun diambil pada bagian yang sudah tua, menghadap ke jalan raya dan terdapat pada ketinggian 2-5 meter dari permukaan jalan dengan metode random sampling. Menganalisis kandungan timbal di daun dengan menggunakan metode SNI 19-2896-1992. Analisa kandungan debu di daun menggunakan metode pengurangan berat. Penetapan kadar timbal pada tanah dilakukan berdasarkan SNI 06-6992.3-2004. Hasil penelitian menunjukkan hasil, pencemaran udara mempunyai hubungan terhadap akumulasi zat pencemar dalam daun tanaman peneduh. Semakin tinggi kandungan zat pencemar di udara, semakin banyak pula akumulasinya pada daun tanaman peneduh. 
&amp;nbsp;
Semarang city is the capital of Central Java province. Motor vehicle exhaust is a major source of lead that pollute the air. Some of the main streets in the city of Semarang planted shade plant that serves to adsorb the pollutants in the air. Accumulation of lead in plant leaves is more prevalent in plants that grow in large roadside dense motor vehicle. This study aimed to analyze the content of lead, dust and to know the structure of the leaf stomata mikroanatomi shade plant in Semarang. Sampling of dust and determination of dust content in the air is done by SNI 19-7119.3-2005 whereas the determination of the lead content in conducted by ISO 6989.8: 2009. Leaf samples were taken at the old, facing the highway and are at a height of 2-5 meters from the road surface by the method of random sampling. Analyze the lead content in the leaves by using methods SNI 19-2896-1992. Analysis of the dust content in the leaves using the method of weight reduction. Determination of lead content in the soil is done by SNI 06-6992.3-2004. The results showed the result, air pollution has been associated with the accumulation of contaminants in plant leaves shade. The higher the content of pollutants in the air, the more accumulation on plant leaves shade.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/26965</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 7 No 2 (2018): November 2018; 47-55</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/26965/11813</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Life Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>