Jurnal
Konservasi Buaya Muara di Taman Margasatwa Semarang
Life Science · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 34–40
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2019-04-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Stuary crocodile (Crocodylus porosus) is one of the fauna that is protected by Indonesian law because of its high economic value. Publications regarding the success of estuarine crocodile conservation are still small. Efforts can be made to prevent the extinction of estuarine crocodiles through conservation. Semarang Wildlife Park is an ex-situ conservation institution that has succeeded in breeding estuarine crocodiles. This study aims to examine the methods of estuarine crocodile conservation, factors in conservation methods, and the success rate of estuarine crocodile conservation in Semarang Wildlife Park. The research methods used were observation, interviews, and documentation. The research data were analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed that the method of estuarine crocodile conservation in Semarang Wildlife Park took the form of breeding activities consisting of management of housing, feed, health, and breeding. The factors that influence conservation success are cage, feed, and weather. The level of success of estuarine crocodile conservation in Semarang Wildlife Park seen from the aspect of DTT 55.4% and MR 29% with criteria quite successful. Suggestions that can be conveyed are Need to do further research on measuring the temperature and humidity of the soil used as nest of estuarine crocodile eggs in the aspect of egg hatching that affect the success of conservation and more intensive management of estuarine crocodile breeding activities in Semarang Wildlife Park for successful conservation. Buaya muara (Crocodylus porosus) merupakan salah satu fauna yang dilindungi perundang-undangan Indonesia karena bernilai ekonomi tinggi. Publikasi mengenai keberhasilan konservasi buaya muara masih sedikit. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kepunahan buaya muara adalah melalui konservasi. Taman Margasatwa Semarang merupakan lembaga konservasi secara ex-situ yang telah berhasil mengembangbiakkan buaya muara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode konservasi buaya muara, faktor-faktor dalam metode konservasi, serta tingkat keberhasilan konservasi buaya muara di Taman Margasatwa Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode konservasi buaya muara di Taman Margasatwa Semarang berupa kegiatan penangkaran yang terdiri dari pengelolaan perkandangan, pakan, kesehatan, dan perkembangbiakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan konservasi adalah kandang, pakan, dan cuaca. Tingkat keberhasilan konservasi buaya muara di Taman Margasatwa Semarang dilihat dari aspek DTT 55,4% dan MR 29% dengan kriteria cukup berhasil. Saran yang dapat disampaikan adalah Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengukuran suhu dan kelembapan tanah yang digunakan sebagai sarang telur buaya muara dalam aspek penetasan telur yang mempengaruhi keberhasilan konservasi dan Perlu dilakukan pengelolaan lebih intensif mengenai kegiatan penangkaran buaya muara di Taman Margasatwa Semarang agar keberhasilan konservasinya meningkat.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 80 tautan kepenulisan bersama · 10 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Kasetsart University
- University of Technology Malaysia
- Politeknik Agraria STPN
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 4 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 3 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yogo Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Titi Fatmawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andreas Priyono Budi Prasetyo | State University of Semarang | 1 |
| Risa Dwita Hardianti | State University of Semarang | 1 |
| Jiraporn Teampanpong | Kasetsart University | 1 |
| R. Rahmawati | State University of Semarang | 1 |
| Muji Slamet | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fahrul Huyop | University of Technology Malaysia | 1 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 1 |
| Endah Peniati | State University of Semarang | 1 |
| R. Martanto | Politeknik Agraria STPN | 1 |
| Fenny Widiyanti | State University of Semarang | 1 |
| Andhina Putri Heriyanti | Diponegoro University | 1 |
| Aziz Al Anshori | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amnan Haris | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ira Novianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Samsul Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Windasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tia Prasetyaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suci Iswanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| okvita sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khasan Fakhri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syarifah Naila Husna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akhid Darwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putut Riharista | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahayu Muning Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Frederikus Putut Martin HB | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jamaludin Afif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.