Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kesesuaian Habitat Rusa Timor di PT. Taman Satwa Semarang

Life Science · Vol. 9 No. 1 (2020) · hlm. 52–61

DOI
10.15294/lifesci.v9i1.47141
ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2020-04-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Timor deer (Cervus timorensis) is one of the endemic animals in Indonesia, whose natural distribution is found in Java, Sulawesi, Maluku and Nusa Tenggara. Timor deer has decreased in population due to habitat loss, habitat degradation, and hunting which causes its status to be vulnerable. Timor deer are conserved ex-situ at the PT. Taman Satwa Semarang. This study aims to assess the suitability of the habitat and welfare level management of Timor deer at PT. Taman Satwa Semarang. This research uses the method of observation and interview methods. Data analysis was carried out descriptively using evaluative comparison method with indicators of habitat suitability and level of animal welfare according to deer breeding requirements, predecessor research and Regulation of the Director General of PHKA Number: P. 6 / IV-SET / 2011. Results of the research on the suitability of the timor deer habitat were seen from the habitat conditions, reproduction and the level of animal welfare. The low birth rate of Timor deer at PT. Taman Satwa Semarang is thought to be due to a lack of feed, sex ratio and absence of marriage management. Animal welfare level at PT. Semarang Animal Park can be categorized as adequate, because there are still animal welfare components that need to be improved by the manager, especially the components that are free from thirst and hunger and free from fear and depression. Rusa timor (Cervus timorensis) merupakan salah satu satwa endemik di Indonesia yang persebaran alaminya terdapat di Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Rusa timor mengalami penurunan populasi akibat hilangnya habitat, degradasi habitat, dan perburuan yang menyebabkan statusnya rentan (vulnerable). Rusa timor dikonservasi secara ex-situ di Lembaga Konservasi PT. Taman Satwa Semarang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kesesuaian habitat dan manajemen tingkat kesejahteraan rusa timor di PT. Taman Satwa Semarang. Penelitian menggunakan metode observasi dan metode wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan metode perbandingan evaluatif dengan indikator kesesuaian habitat dan tingkat kesejahteraan satwa menurut syarat penangkaran rusa, penelitian pendahulu dan Peraturan Dirjen PHKA Nomor: P. 6/IV-SET/2011. Hasil penelitian kesesuaian habitat rusa timor dilihat dari kondisi habitat, reproduksi dan tingkat kesejahteraan satwa. Rendahnya angka kelahiran rusa timor di PT. Taman Satwa Semarang diduga akibat kurangnya jumlah pakan, sex-ratio dan tidak adanya manajemen perkawinan. Tingkat kesejahteraan satwa di PT. Taman Satwa Semarang dikategorikan cukup baik, dikarenakan masih terdapat komponen kesejahteraan satwa yang perlu diperbaiki pengelola khususnya komponen bebas dari rasa haus dan lapar serta bebas dari rasa takut dan tertekan

Jaringan kolaborasi para penulis

38 penulis · 82 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • University of Technology Malaysia
  • University of Brawijaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang3
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui3
Sri NgabektiState University of Semarang3
Nana Kariada Tri MartutiAfiliasi tidak diketahui2
R. RahmawatiState University of Semarang1
Muji SlametAfiliasi tidak diketahui1
Fahrul HuyopUniversity of Technology Malaysia1
Novita WindasariAfiliasi tidak diketahui1
Tyas Agung PribadiAfiliasi tidak diketahui1
Tia PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
okvita sariAfiliasi tidak diketahui1
Nur Rahayu UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Khasan FakhriAfiliasi tidak diketahui1
Syarifah Naila HusnaAfiliasi tidak diketahui1
Akhid DarwiAfiliasi tidak diketahui1
Yogo UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Titi FatmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Masitoh .Afiliasi tidak diketahui1
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui1
Indah Budi DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Itsna RizqiyahAfiliasi tidak diketahui1
Evi SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Mahendra Noor FebriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Lia Rahmi AdrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini PutriAfiliasi tidak diketahui1
Shovina PradonaAfiliasi tidak diketahui1
Dela PraditaAfiliasi tidak diketahui1
Nuryana MahsunahAfiliasi tidak diketahui1
Rosichon UbadillahAfiliasi tidak diketahui1
Nur DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Rosichon UbaidillahAfiliasi tidak diketahui1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1
Andin IrsadiState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kesesuaian Habitat Rusa Timor di PT. Taman Satwa Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Nurhayati, Irma</dc:creator>
	<dc:creator>Partaya, Partaya</dc:creator>
	<dc:creator>Priyono, Bambang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Timor deer (Cervus timorensis) is one of the endemic animals in Indonesia, whose natural distribution is found in Java, Sulawesi, Maluku and Nusa Tenggara. Timor deer has decreased in population due to habitat loss, habitat degradation, and hunting which causes its status to be vulnerable. Timor deer are conserved ex-situ at the PT. Taman Satwa Semarang. This study aims to assess the suitability of the habitat and welfare level management of Timor deer at PT. Taman Satwa Semarang. This research uses the method of observation and interview methods. Data analysis was carried out descriptively using evaluative comparison method with indicators of habitat suitability and level of animal welfare according to deer breeding requirements, predecessor research and Regulation of the Director General of PHKA Number: P. 6 / IV-SET / 2011. Results of the research on the suitability of the timor deer habitat were seen from the habitat conditions, reproduction and the level of animal welfare. The low birth rate of Timor deer at PT. Taman Satwa Semarang is thought to be due to a lack of feed, sex ratio and absence of marriage management. Animal welfare level at PT. Semarang Animal Park can be categorized as adequate, because there are still animal welfare components that need to be improved by the manager, especially the components that are free from thirst and hunger and free from fear and depression.
&amp;nbsp;
Rusa timor (Cervus timorensis) merupakan salah satu satwa endemik di Indonesia yang persebaran alaminya terdapat di Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Rusa timor mengalami penurunan populasi akibat hilangnya habitat, degradasi habitat, dan perburuan yang menyebabkan statusnya rentan (vulnerable). Rusa timor dikonservasi secara ex-situ di Lembaga Konservasi PT. Taman Satwa Semarang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kesesuaian habitat dan manajemen tingkat kesejahteraan rusa timor di PT. Taman Satwa Semarang. Penelitian menggunakan metode observasi dan metode wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan&amp;nbsp; metode perbandingan evaluatif dengan indikator kesesuaian habitat dan tingkat kesejahteraan satwa menurut syarat penangkaran rusa,&amp;nbsp; penelitian pendahulu dan Peraturan Dirjen PHKA Nomor: P. 6/IV-SET/2011. Hasil penelitian kesesuaian habitat rusa timor dilihat dari kondisi&amp;nbsp; habitat, reproduksi dan tingkat kesejahteraan satwa. Rendahnya angka kelahiran rusa timor di PT.&amp;nbsp; Taman Satwa Semarang diduga akibat kurangnya jumlah pakan, sex-ratio dan tidak adanya manajemen perkawinan. Tingkat kesejahteraan&amp;nbsp; satwa di PT. Taman Satwa Semarang dikategorikan cukup baik, dikarenakan masih terdapat komponen kesejahteraan satwa yang perlu diperbaiki pengelola khususnya komponen bebas dari rasa haus dan lapar serta bebas dari rasa takut dan tertekan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/47141</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/lifesci.v9i1.47141</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 9 No 1 (2020): April 2020; 52-61</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:source>10.15294/lifesci.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/47141/19061</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Life Science</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujls</dc:rights>
</oai_dc:dc>