Jurnal
Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Endofit Daun Kelor (Moringa oleifera)
Life Science · Vol. 10 No. 2 (2021) · hlm. 109–119
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2021-11-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Endophytic bacteria are beneficial microorganisms that interact with host plants without causing any interference or damage to plants. Moringa oleifera is a medicinal plant that contains secondary metabolites and has antibacterial properties. The aim of this research is to isolate and characterize endophytic bacteria from Moringa oleifera leaves, and to test the antibacterial activity against pathogenic bacteria (Escherichia coli and Bacillus subtilus). The results of the isolation of Moringa leaf endophytic bacteria (Moringa oleifera) obtained amounted to one isolate. Based on the results of the catalase test, gram staining and spore observation, moringa oleifera leaf endophytic bacteria included in the genus Bacillus. The antibacterial test begins with the production of secondary metabolites of Moringa oleifera leaf endophytic bacteria, measures the rate of bacterial growth and tests the antibacterial activity using the Kirby Bauer method with paper disks. Observational data were analyzed statistically using ANOVA and further tests with Duncan (sig <0.05). Antibacterial activity test results showed that the incubation time of endophytic bacteria affected the growth of Escherichia coli and Bacillus subtilus bacteria. The incubation time of 10 hours showed the highest inhibition zone diameter of Escherichia coli and Bacillus subtilus bacteria respectively of 7.5 mm and 1.8 mm. The formation of inhibitory zones indicates the presence of secondary metabolite compounds from Moringa leaf endophytic bacteria which have an antibacterial effect. Bakteri endofit merupakan mikroorganisme menguntungkan yang berinteraksi dengan tanaman inang tanpa menyebabkan gangguan atau kerusakan pada tanaman. Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman obat yang mengandung metabolit sekunder dan berkhasiat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri endofit dari daun kelor, serta menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri patogen (Escherichia coli dan Bacillus subtilus). Hasil isolasi bakteri endofit daun kelor (Moringa oleifera) yang diperoleh berjumlah satu isolat. Berdasarkan hasil uji katalase, pewarnaan gram dan pengamatan spora, bakteri endofit daun kelor termasuk ke dalam genus Bacillus. Uji antibakteri dimulai dengan produksi metabolit sekunder bakteri endofit daun kelor, pengukuran laju pertumbuhan bakteri dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby bauer dengan paper disk. Data hasil pengamatan dianalisis statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjut dengan Duncan (sig < 0.05). Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa waktu inkubasi bakteri endofit berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilus. Waktu inkubasi selama 10 jam menunjukan diameter zona hambat tertinggi terhadap bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilus berturut-turut sebesar 7.5 mm dan 1.8 mm. Terbentuknya zona hambat mengindikasikan adanya senyawa metabolit sekunder dari bakteri endofit daun kelor yang memiliki efek antibakteri.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 145 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Dewi Mustikaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 24 |
| Ibnul Mubarok | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| R Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Retno Sri Iswari | State University of Semarang | 3 |
| Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti | State University of Semarang | 3 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 3 |
| Amin Retnoningsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Christina Litaay | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Ngabekti | State University of Semarang | 2 |
| Siti Alimah | State University of Semarang | 2 |
| Sri Sukaesih | State University of Semarang | 2 |
| Dwi Puji Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mutiara Bintang Ramadani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Astrid Farmayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ghani Walandipa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Lusi Maswahyu Andriyani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sunyoto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 2 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Maria Ayu Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nunung Eni Elawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ernallah Yati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aura Tirsa Melinda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahimma Artantia Ananda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Rini Indriyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nadya Wulan Ramadhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasyim Abdurrasyid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fira Putri Nur Awwalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elfrida Theresia Siburian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Stella Florensia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitria Ayu Tirtaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.