Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Struktur Histopatologis Lambung Tikus Wistar yang Diberi Ekstrak Daun Singkong (Manihot utillisima Pohl.) secara Kronik

Life Science · Vol. 10 No. 2 (2021) · pp. 182–190

DOI
10.15294/lifesci.v10i2.54459
ISSN
2528-5009, 2252-6277
Published
2021-11-30
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Cassava leaves contain sodium (Na), potassium (K), and iron (Fe) which can increase the body's blood pressure. In addition, the chemical content of cassava leaves can also act as an anti-hypertension agent. However, cassava leaves also contain hydrogen cyanide (HCN) which at certain doses can cause toxic effects. This study aims to determine the safety of long-term consumption by observing the damage to gastric organ cells in Wistar rats after administration of cassava leaf extract (Manihot uttilisima Pohl.) for 90 days. Cassava leaf extract was made by maceration method using distilled water as a solvent. This research is an experimental laboratory research with a posttest only control group research design. This study used 36 Wistar rats which were randomly divided into 4 groups consisting of group I (control) given 10 ml/w of distilled water, group II (treatment group) given cassava leaf extract 80 mg/bb, group III (treatment group) given cassava leaf extract 400 mg/bb, group IV (treatment group) was given cassava leaf extract 2000 mg/bb. Organ sampling was carried out after 90 days of treatment, all rats were killed by cervical dislocation, then their stomach organs were taken. To determine the histopathological structure between the control group and the treatment group, the data from the gastric histopathological test of Wistar rats were analyzed using descriptive analysis. did not affect the histopathological structure of the stomach of Wistar rats. Daun singkong mengandung natrium (Na), kalium (K), dan besi (Fe) yang mampu meningkatkan tekanan darah tubuh.Selain itu, kandungan kimia dari daun singkong juga dapat berperan sebagai agen anti hipotensi. Akan tetapi, pada daun singkong juga mengandung hidrogen sianida (HCN) yang pada dosis tertentu dapat menyebabkan efek toksik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamananan konsumsi jangka panjang dengan melihat kerusakan sel organ lambung pada tikus Wistar setelah pemberian ekstrak daun singkong (Manihot uttilisima Pohl.) selama 90 hari. Ekstrak daun singkong dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut akuades. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian postest only control group. Penelitian ini menggunakan 36 ekor tikus Wistar yang secara acak dibagi menjadi 4 kelompok terdiri dari kelompok I (kontrol) diberi akuades 10 ml/bb, kelompok II (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong 80 mg/bb, kelompok III (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong 400 mg/bb, kelompok IV (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong 2000 mg/bb. Pengambilan sampel organ dilakukan setelah 90 hari perlakuan, semua tikus dimatikan denggan cara dislokasi cervicalis, kemudian organ lambungnya diambil. Untuk mengetahui struktur histopatologi antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan data hasil uji histopatologi lambung tikus Wistar dianalisis menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukan pemberian ekstrak daun singkong secara oral selama 90 hari pada dosis 80mg/bb,400 mg/ bb, dan 2000 mg/ bb tidak memberikan pengaruh pada gambaran struktur histopatologi lambung tikus Wistar.

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Politeknik Agraria STPN
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aditya MariantiAffiliation unknown7
Wulan ChristijantiAffiliation unknown5
Ari YuniastutiState University of Semarang4
Parmin -Affiliation unknown2
LisdianaAffiliation unknown2
R. SusantiAffiliation unknown2
Izzatun NufusAffiliation unknown2
Lailatun Nisa' Nisa'Affiliation unknown2
Nirmala Al FatiahAffiliation unknown2
Saiful RidloState University of Semarang1
Sri NgabektiState University of Semarang1
R. MartantoPoliteknik Agraria STPN1
Eling PurwantoyoState University of Semarang1
Ngurah Made Dharna PutraAffiliation unknown1
Eny Hartadiyati WHAffiliation unknown1
Liya Aliyah NurainiAffiliation unknown1
Khilya Mufrida AmalaAffiliation unknown1
Fitria ShalsabilaAffiliation unknown1
Revinta Nur Aulia RochlyAffiliation unknown1
Bagus Hammam FalahAffiliation unknown1
Slamet Vicy HidayatAffiliation unknown1
Nanang SetyawanAffiliation unknown1
Nana Kariada Tri MartutiAffiliation unknown1
SITI QOMARIAHAffiliation unknown1
Istikhomah IstikhomahAffiliation unknown1
Ita Dwi RafitaAffiliation unknown1
Risma Romaulina SimarmataAffiliation unknown1
Isti FadahAffiliation unknown1
Eka SetiadiAffiliation unknown1
R. Susanti R. SusantiAffiliation unknown1
Mira Putri AgustinAffiliation unknown1
Sausan Inas AfaninAffiliation unknown1
Yudi PriyantoAffiliation unknown1
Eny SusantiAffiliation unknown1
Mutiara Diah NisaAffiliation unknown1
Khoerina SalwaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Struktur Histopatologis Lambung Tikus Wistar yang Diberi Ekstrak Daun Singkong (Manihot utillisima Pohl.) secara Kronik</dc:title>
	<dc:creator>WH, Nugrahaningsih</dc:creator>
	<dc:creator>Luthfiani, Addina Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Lisdiana, Lisdiana</dc:creator>
	<dc:creator>Peniati, Endah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Cassava leaves contain sodium (Na), potassium (K), and iron (Fe) which can increase the body's blood pressure. In addition, the chemical content of cassava leaves can also act as an anti-hypertension agent. However, cassava leaves also contain hydrogen cyanide (HCN) which at certain doses can cause toxic effects. This study aims to determine the safety of long-term consumption by observing the damage to gastric organ cells in Wistar rats after administration of cassava leaf extract (Manihot uttilisima Pohl.) for 90 days. Cassava leaf extract was made by maceration method using distilled water as a solvent. This research is an experimental laboratory research with a posttest only control group research design. This study used 36 Wistar rats which were randomly divided into 4 groups consisting of group I (control) given 10 ml/w of distilled water, group II (treatment group) given cassava leaf extract 80 mg/bb, group III (treatment group) given cassava leaf extract 400 mg/bb, group IV (treatment group) was given cassava leaf extract 2000 mg/bb. Organ sampling was carried out after 90 days of treatment, all rats were killed by cervical dislocation, then their stomach organs were taken. To determine the histopathological structure between the control group and the treatment group, the data from the gastric histopathological test of Wistar rats were analyzed using descriptive analysis. did not affect the histopathological structure of the stomach of Wistar rats.
&amp;nbsp;
Daun singkong mengandung natrium (Na), kalium (K), dan besi (Fe) yang mampu meningkatkan tekanan darah tubuh.Selain itu, kandungan kimia dari daun singkong juga dapat berperan sebagai agen anti hipotensi. Akan tetapi, pada daun singkong juga mengandung hidrogen sianida (HCN) yang pada dosis tertentu dapat menyebabkan efek toksik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamananan konsumsi jangka panjang dengan melihat kerusakan sel organ lambung pada tikus Wistar setelah pemberian ekstrak daun singkong (Manihot uttilisima Pohl.)&amp;nbsp; selama 90 hari. Ekstrak daun singkong dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut akuades. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian postest only control group. Penelitian ini menggunakan 36 ekor tikus Wistar yang secara acak dibagi menjadi 4 kelompok terdiri dari kelompok I (kontrol) diberi akuades 10 ml/bb, kelompok II (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong 80 mg/bb, kelompok III (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong 400 mg/bb, kelompok IV (kelompok perlakuan) diberi ekstrak daun singkong&amp;nbsp; 2000 mg/bb. Pengambilan sampel organ dilakukan setelah 90 hari perlakuan, semua tikus dimatikan denggan cara dislokasi cervicalis, kemudian organ lambungnya diambil. Untuk mengetahui struktur histopatologi antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan data hasil uji histopatologi lambung tikus Wistar dianalisis menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukan pemberian ekstrak daun singkong secara oral selama 90 hari pada dosis 80mg/bb,400 mg/ bb, dan 2000 mg/ bb tidak memberikan pengaruh pada gambaran struktur histopatologi lambung tikus Wistar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/54459</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/lifesci.v10i2.54459</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 10 No 2 (2021): November 2021; 182-190</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:source>10.15294/lifesci.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/54459/21002</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Life Science</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci</dc:rights>
</oai_dc:dc>