Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Potensi Ekstrak Akuades Biji Pepaya sebagai Penghambat Pertumbuhan Khamir Penyebab Busuk Buah Tomat dan Stroberi

Life Science · Vol. 11 No. 1 (2022) · hlm. 13–29

DOI
10.15294/lifesci.v11i1.59788
ISSN
2528-5009, 2252-6277
Terbit
2022-04-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Papaya seeds are known to contain secondary metabolite compounds. These chemical compounds can be used by passing the extraction method with aquadest solvent where aquadest is an easily obtained material that facilitates its application in the community. This research aims to extend the shelf life of the fruit with in vitro testing and its application to the fruit directly (in vivo). The research designs used were complete randomized designs for in vitro and group randomized designs for in vivo tests. The medium used is YPMEA which is a specific medium for yeast growth. Papaya seeds used in the form of California papaya seeds that have been cooked are then extracted with aquadest solvent. The parameters used for in vitro testing are in the form of extract-inhibiting zone diameter around the paper disc while the parameters for in vivo tests are in the form of fruit storage, texture, aroma, and microbial sustainability in addition to isolates. The data were analyzed with a one-way Anava for in vitro testing and descriptive analysis for in vivo testing. Anava results showed that papaya seed aquadest extract has a significant effect on inhibition of germicidal ripening that causes rotten tomatoes and strawberries. The increase in the shelf life of the fruit in tomatoes increases by 2 days and strawberries by 3 days. Based on the results of the study, the use of papaya seed aquades extract concentration is 100% effective to increase the shelf life of the fruit. Biji pepaya diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder. Senyawa kimia tersebut dapat digunakan dengan melewati metode ekstraksi dengan pelarut akuades dimana akuades merupakan bahan yang mudah didapatkan sehingga memudahkan penerapannya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperpanjang daya simpan buah dengan uji secara in vitro dan penerapannya pada buah secara langsung (in vivo). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap untuk in vitro dan Rancangan Acak Kelompok untuk uji in vivo. Medium yang digunakan yaitu medium YPMEA yang merupakan medium spesifik untuk pertumbuhan khamir. Biji papaya yang digunakan berupa biji papaya California yang telah masak kemudian diekstrak dengan pelarut akuades. Parameter yang digunakan untuk uji in vitro berupa diameter zona hambat ekstrak disekitar paper disc, sedangkan parameter untuk uji in vivo berupa daya simpan buah, tekstur, aroma, dan keberadaan mikroba selain isolat. Data dianalisis dengan Anava satu arah untuk uji in vitro dan analisis deskriptif untuk uji in vivo. Hasil Anava menunjukkan, ekstrak akuades biji papaya berpengaruh signifikan terhadap penghambatan pertumbuhan khamir penyebab busuk buah tomat dan stroberi. Pertambahan daya simpan buah pada buah tomat bertambah 2 hari dan buah stroberi 3 hari. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan ekstrak akuades biji papaya konsentrasi 100% efektif untuk menambah daya simpan buah Keywords: Aquadest extract; papaya seed; yeast ekstrak akuades; biji papaya; khamir

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 133 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dewi MustikaningtyasAfiliasi tidak diketahui21
Talitha WidiatningrumAfiliasi tidak diketahui5
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang3
Priyantini WidiyaningrumAfiliasi tidak diketahui2
Maria Ayu PuspitaAfiliasi tidak diketahui2
Nunung Eni ElawatiAfiliasi tidak diketahui2
R. SusantiAfiliasi tidak diketahui2
Hasyim AbdurrasyidAfiliasi tidak diketahui2
Mutiara Bintang RamadaniAfiliasi tidak diketahui2
Astrid FarmayatiAfiliasi tidak diketahui2
Lusi Maswahyu AndriyaniAfiliasi tidak diketahui2
SunyotoAfiliasi tidak diketahui2
Ernallah YatiAfiliasi tidak diketahui1
Aura Tirsa MelindaAfiliasi tidak diketahui1
Rahimma Artantia AnandaAfiliasi tidak diketahui1
Orchida Puspa JelitaAfiliasi tidak diketahui1
Delia Alifia FarrezaAfiliasi tidak diketahui1
Niken SubektiState University of Semarang1
Ning SetiatiAfiliasi tidak diketahui1
Ely RudyatmiAfiliasi tidak diketahui1
Sriyadi SriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Rusyida AuliyaAfiliasi tidak diketahui1
Naeli Tamin QonitaAfiliasi tidak diketahui1
Previanda ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Nadya Wulan RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Ghani WalandipaAfiliasi tidak diketahui1
Nana Kariada Tri MartutiAfiliasi tidak diketahui1
Elfrida Theresia SiburianAfiliasi tidak diketahui1
Nur Rahayu UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Stella FlorensiaAfiliasi tidak diketahui1
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang1
Fitria Ayu TirtaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Lidya Ayu NataliaAfiliasi tidak diketahui1
Ruri WinantiAfiliasi tidak diketahui1
Fahmi RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Anis MaftuhahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/UnnesJLifeSci/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Potensi Ekstrak Akuades Biji Pepaya sebagai Penghambat Pertumbuhan Khamir Penyebab Busuk Buah Tomat dan Stroberi</dc:title>
	<dc:creator>Zulfatunna’im, Lulu Dar</dc:creator>
	<dc:creator>Bintari, Siti Harnina</dc:creator>
	<dc:creator>Mubarok, Ibnul</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Pramesti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Papaya seeds are known to contain secondary metabolite compounds. These chemical compounds can be used by passing the extraction method with aquadest solvent where aquadest is an easily obtained material that facilitates its application in the community. This research aims to extend the shelf life of the fruit with in vitro testing and its application to the fruit directly (in vivo). The research designs used were complete randomized designs for in vitro and group randomized designs for in vivo tests. The medium used is YPMEA which is a specific medium for yeast growth. Papaya seeds used in the form of California papaya seeds that have been cooked are then extracted with aquadest solvent. The parameters used for in vitro testing are in the form of extract-inhibiting zone diameter around the paper disc while the parameters for in vivo tests are in the form of fruit storage, texture, aroma, and microbial sustainability in addition to isolates. The data were analyzed with a one-way Anava for in vitro testing and descriptive analysis for in vivo testing. Anava results showed that papaya seed aquadest extract has a significant effect on inhibition of germicidal ripening that causes rotten tomatoes and strawberries. The increase in the shelf life of the fruit in tomatoes increases by 2 days and strawberries by 3 days. Based on the results of the study, the use of papaya seed aquades extract concentration is 100% effective to increase the shelf life of the fruit.
&amp;nbsp;
Biji pepaya diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder. Senyawa kimia tersebut dapat digunakan dengan melewati metode ekstraksi dengan pelarut akuades dimana akuades merupakan bahan yang mudah didapatkan sehingga memudahkan penerapannya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperpanjang daya simpan buah dengan uji secara in vitro dan penerapannya pada buah secara langsung (in vivo). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap untuk in vitro dan Rancangan Acak Kelompok untuk uji in vivo. Medium yang digunakan yaitu medium YPMEA yang merupakan medium spesifik untuk pertumbuhan khamir. Biji papaya yang digunakan berupa biji papaya California yang telah masak kemudian diekstrak dengan pelarut akuades. Parameter yang digunakan untuk uji in vitro berupa diameter zona hambat ekstrak disekitar paper disc, sedangkan parameter untuk uji in vivo berupa daya simpan buah, tekstur, aroma, dan keberadaan mikroba selain isolat. Data dianalisis dengan Anava satu arah untuk uji in vitro dan analisis deskriptif untuk uji in vivo. Hasil Anava menunjukkan, ekstrak akuades biji papaya berpengaruh signifikan terhadap penghambatan pertumbuhan khamir penyebab busuk buah tomat dan stroberi. Pertambahan daya simpan buah pada buah tomat bertambah 2 hari dan buah stroberi 3 hari. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan ekstrak akuades biji papaya konsentrasi 100% efektif untuk menambah daya simpan buah
Keywords:
Aquadest extract; papaya seed; yeast
ekstrak akuades; biji papaya; khamir</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/59788</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/lifesci.v11i1.59788</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Life Science; Vol 11 No 1 (2022): April 2022; 13-29</dc:source>
	<dc:source>2528-5009</dc:source>
	<dc:source>2252-6277</dc:source>
	<dc:source>10.15294/lifesci.v11i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/UnnesJLifeSci/article/view/59788/22320</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Life Science</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujls</dc:rights>
</oai_dc:dc>