Jurnal
Profil Antioksidan Minuman Sari Tempe Berbahan Dasar Tepung Tempe Original dan Tepung Tempe Kelor
Life Science · Vol. 12 No. 1 (2023) · hlm. 62–76
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2023-06-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tepung tempe dapat dijadikan sebagai substitusi makanan atau suplemen antara lain minuman sari tempe. Namun, minuman sari tempe saat ini belum banyak diproduksi. Padahal minuman sari tempe memiliki efek fungsional untuk menjaga kesehatan tubuh. Perlu adanya pengujian terhadap kualitas minuman sari tempe meliputi nilai aktivitas antioksidan, kadar protein, dan tingkat kesukaan terhadap produk minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dan tepung tempe kelor dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 1%, 2%, dan 3%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai aktivitas antioksidan dan kadar protein minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dan tepung tempe kelor dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3%, dan mengetahui minuman sari tempe yang paling disukai konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan berupa minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 1%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 2%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original konsentrasi 3%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 1%, minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 2%, dan minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor konsentrasi 3%. Masing-masing perlakuan dilakukan dua kali ulangan. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, pengujian kadar protein menggunakan metode Kjeldhal, dan pengujian tingkat kesukaan menggunakan metode hedonik. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan uji Anova dua arah dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan minuman sari tempe yang mempunyai nilai aktivitas antioksidan sangat kuat adalah minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor dengan konsentrasi 1% yang ditunjukkan dengan nilai (IC₅₀ < 50), minuman sari tempe dengan kadar protein tertinggi ada pada minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe kelor dengan konsentrasi 3%, dan minuman sari tempe yang paling disukai oleh konsumen adalah minuman sari tempe berbahan dasar tepung tempe original dengan konsentrasi 1%.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 152 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ibnul Mubarok | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| R Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Ari Yuniastuti | State University of Semarang | 4 |
| Retno Sri Iswari | State University of Semarang | 3 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 3 |
| Sri Sukaesih | State University of Semarang | 3 |
| Mutiara Bintang Ramadani | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Astrid Farmayati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Lusi Maswahyu Andriyani | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sunyoto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 2 |
| Fidia Fibriana | State University of Semarang | 2 |
| Siti Alimah | State University of Semarang | 2 |
| Dwi Puji Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hasyim Abdurrasyid | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ghani Walandipa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 2 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 2 |
| Maria Ayu Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nunung Eni Elawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ernallah Yati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aura Tirsa Melinda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahimma Artantia Ananda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Rini Indriyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nadya Wulan Ramadhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elfrida Theresia Siburian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Stella Florensia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Harnina Bintari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nilam Syifa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 1 |
| Fitria Ayu Tirtaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.