Jurnal
Potensi Ekstrak Buah Jambu Tangkalak (Bellucia pentamera Naudin) sebagai Penghambat Pertumbuhan Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus
Life Science · Vol. 12 No. 1 (2023) · hlm. 86–96
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2023-06-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Escherichia coli dan Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit gangguan saluran pencernaan dan infeksi. Salah satu tumbuhan obat yang dapat digunakan sebagai antibakteri adalah buah jambu tangkalak (Bellucia pentamera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah jambu tangkalak dan konsentrasi yang dapat menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus serta golongan senyawa metabolit sekunder. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan beberapa perlakuan konsentrasi yaitu 200; 400; 600; dan 800 mg/mL serta kontrol positif antibiotik kloramfenikol 0,03 mg/mL. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak buah B. pentamera mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri. Ekstrak buah jambu tangkalak berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus. Konsentrasi 200 mg/mL ekstrak buah jambu tangkalak sudah mampu menghambat dengan zona hambat 3,82 mm (24 jam) untuk bakteri E. coli sedangkan untuk bakteri S. aureus menghasilkan zona hambat 7,12 mm (24 jam) dan 8,37 mm (48 jam). Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa semua perlakuan konsentrasi ekstrak mampu menghambat pertumbuhan bakteri berpotensi sebagai bakteriostatik dengan kategori lemah. kata kunci: Antibakteri; Bellucia pentamera; Ekstrak; Escherichia coli; Staphylococcus aureus
Jaringan kolaborasi para penulis
24 penulis · 48 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of Indonesia
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| . Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Mukarlina | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Desy Herawati Herawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Larasati Ningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lala Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Via Anggita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fiza Ikramullah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andini Widyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syarifah Risna Khairunisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Sunariya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ngaisatul Lutfiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Fajar | University of Indonesia | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mukarlina Mukarlina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shella Mida Juniarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Masnur Turnip | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wardatul Jannah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitri Nurlaela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendra Jayusman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Martina Kaisriani Rupa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.