Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Tanggung Jawab DP3A terhadap Kebijakan Penyelenggaraan Program Kota Layak Anak di Kota Semarang

Annual Review of Legal Studies · Vol. 2 No. 1 (2025) · hlm. 61–90

DOI
10.15294/arls.vol2i2.29573
ISSN
3047-7875, 3047-7581
Terbit
2025-01-31
Penerbit
Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstrak

Program Kota Layak Anak merupakan kebijakan publik yang bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak melalui pembangunan yang terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan di tingkat daerah. Di Kota Semarang, pelaksanaan program Kota Layak Anak melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sebagai instansi yang memiliki peran strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab DP3A terhadap kebijakan penyelenggaraan Program Kota Layak Anak di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang bersumber pada data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan, serta literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP3A memiliki tanggung jawab dalam perumusan kebijakan, koordinasi lintas sektor, fasilitasi pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi pemenuhan hak anak. Namun, pelaksanaan tanggung jawab tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, koordinasi antarinstansi, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan serta optimalisasi implementasi kebijakan guna mewujudkan Kota Semarang sebagai Kota Layak Anak.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

36 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Tokyo Metropolitan University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Muhammad Azil MaskurAfiliasi tidak diketahui3
Winarsih WinarsihUniversitas Gadjah Mada2
Mutmainah Nur QoiriAfiliasi tidak diketahui2
Rini FidiyaniAfiliasi tidak diketahui2
Destika Santi Putri SarfitriAfiliasi tidak diketahui2
Jamaluddin Jamal MuhsenAfiliasi tidak diketahui2
Indah Sri UtariAfiliasi tidak diketahui2
Diandra Preludio RamadaAfiliasi tidak diketahui2
Rodiyah RodiyahAfiliasi tidak diketahui2
Putri Balqis Nuril HakimAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad Gelora MahardikaAfiliasi tidak diketahui2
Ali MasyharAfiliasi tidak diketahui2
Fitriani AbdiAfiliasi tidak diketahui2
Martitah MartitahAfiliasi tidak diketahui1
Bayangsari WedhatamiAfiliasi tidak diketahui1
Eko MukmintoAfiliasi tidak diketahui1
Danu IbrahimAfiliasi tidak diketahui1
Aqila Acyuta EndrosavaAfiliasi tidak diketahui1
Ubaidillah KamalAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Dani MuhtadaAfiliasi tidak diketahui1
Feiruz Rachmita AlamsyahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azil MasykurAfiliasi tidak diketahui1
Ali Masyhar MursyidAfiliasi tidak diketahui1
Quinny Azalia PutriAfiliasi tidak diketahui1
Aurelia Dinda SasikiranaAfiliasi tidak diketahui1
Marshanda Aulia PutriAfiliasi tidak diketahui1
Salsabila Putri TsarwahAfiliasi tidak diketahui1
Rayi Kharisma RajibAfiliasi tidak diketahui1
Nazla Arliva RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Subhra SanyalAfiliasi tidak diketahui1
Salman AlfarisiTokyo Metropolitan University1
Umar MubdiAfiliasi tidak diketahui1
Rahmat Dwi PutrantoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/arls/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Tanggung Jawab DP3A terhadap Kebijakan Penyelenggaraan Program Kota Layak Anak di Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pasaribu, Julinar Tyara Maharani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Damayanti, Ratih</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">DP3A</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kota Layak Anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kebijakan Publik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Program Kota Layak Anak merupakan kebijakan publik yang bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak melalui pembangunan yang terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan di tingkat daerah. Di Kota Semarang, pelaksanaan program Kota Layak Anak melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sebagai instansi yang memiliki peran strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab DP3A terhadap kebijakan penyelenggaraan Program Kota Layak Anak di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang bersumber pada data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan, serta literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP3A memiliki tanggung jawab dalam perumusan kebijakan, koordinasi lintas sektor, fasilitasi pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi pemenuhan hak anak. Namun, pelaksanaan tanggung jawab tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, koordinasi antarinstansi, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan serta optimalisasi implementasi kebijakan guna mewujudkan Kota Semarang sebagai Kota Layak Anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/arls/article/view/29573</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/arls.vol2i2.29573</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Annual Review of Legal Studies; Vol. 2 No. 1 (2025): January, 2025; 61-90</dc:source>
	<dc:source>3047-7875</dc:source>
	<dc:source>3047-7581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/arls.vol1i2.%a</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/arls/article/view/29573/8865</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Julinar Tyara Maharani Pasaribu, Ratih Damayanti (Author)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>