Jurnal
Design of Lumpia Semarang Introduction Comic for Generation Z
Arty: Jurnal Seni Rupa · Vol. 12 No. 2 (2023) · hlm. 121–128
- ISSN
- 2721-8961, 2252-7516
- Terbit
- 2023-07-01
- Penerbit
- Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kota Semarang memiliki beberapa jenis wisata yang menarik perhatian wisatawan terutamawisata kuliner. Terdapat ragam makanan khas yang memiliki nilai sejarah dan budaya, seperti Lumpia Semarang yang paling sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan. Lumpia Semarangmemiliki kisah sejarah awal mula yang romantis dan sederhana, dikenalkan secara luas melalui beragam media baik itu media digital maupun media cetak, salah satunya adalah media komik, dimana komik merupakan media yang efektif sebagai media promosi dan edukasi yang bisa di akses baik secara offline, maupun online agar bisa menjangkau anak muda, terutama Generasi Z yangakrab dengan internet. Lamanya penggunaan internet mempengaruhi durasi waktu dalam melihatlayar gadget. Penggunaan komik cetak diharapkan dapat mengurangi durasi waktu dalampenggunaan gadget sekaligus dapat memperkenalkan Lumpia Semarang baik dari awal mulahingga nilai sejarahnya. Proses perancangan komik meliputi pencarian referensi, membuat desain karakter, plot cerita, sketsa, lineart, pemberian efek dan teks, lalu tone dan pewarnaan hinggamenjadi sebuah komik yang terdiri dari epilog, dua chapter, lalu epilog dengan total 36 halaman yang menceritakan sekelompok mahasiswa yang sedang mencaritahu asal mula LumpiaSemarang.
Jaringan kolaborasi para penulis
21 penulis · 50 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Lesa Paranti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ani Nur Auliyatun Latifah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Maria Krisnawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| joko wiyoso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Dziaa’ul Haq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Angeline Sekar Antiqa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zainab Hannah Hamidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wandah Wibawanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahman Athian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maharani Intan Andalas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Nasirul Umam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pratama Bayu Widagdo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Karina Hanum Luthfia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sang Woo Ha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanafi bin Hussin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rimasari Pramesti Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Jazuli | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alif Farkhatunnisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulan Suci Nur Romayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.