Jurnal
PERLINDUNGAN BODY BUS LEGACY SR2 DENGAN PENGECATAN GUNA MENGHINDARI TERJADINYA KOROSI
Automotive Science and Education Journal · Vol. 13 No. 1 (2024) · hlm. 35–40
- ISSN
- 2829-5080
- Terbit
- 2024-10-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
Abstrak
Bus Legacy SR-2 memiliki struktur bodi yang kuat dan safety yang baik. Namun memiliki kekurangan terhadap korosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek pengecatan terhadap ketahanan korosi pada Bus Legacy SR-2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental design jenis one shot case study. Pengujian korosi dalam penelitian ini menggunakan SST (Salt Spray Test) dengan standar ISO 9227/ASTM B11. Hasil penelitian menunjukkan spesimen yang dilapisi primer coat dibandingkan tanpa lapisan cat mengalami peningkatan yaitu 23,61%, antara primer dan base coat dengan tanpa lapisan cat mengalami peningkatan yaitu 38,69%, Kemudian antara cat lengkap (primer coat, base coat, dan clear coat) dengan spesimen tanpa dilakukan pelapisan cat terdapat peningkatan sebesar 69,61%. Dengan demikian pengecatan memiliki peranan penting terhadap ketahanan korosi pada bodi Bus Legacy SR-2.
Jaringan kolaborasi para penulis
26 penulis · 55 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Rizqi Fitri Naryanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sonika Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muchammad Ma'ruf Arsyam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Afif Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ranu Iskandar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lelu Dina Apristia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendrik Purnama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Nur Jatsiah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akhmad Wiranto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Adi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Burhan Rubai Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Angga Septiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| muhammad riyadi muhammad riyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Husni Amron | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugroho Fajar Susanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Mujaki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdurrahman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M. Burhan Rubai Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fa’iq Taufiqul Hakim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hadromi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Rizal Agus Adriansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gilang Supanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Febrian Arif Budiman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arga Fernando | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.