Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Variasi Aliran Udara dan Bahan Bakar Terhadap Kinerja Double Burner Dengan Bahan Bakar Oli Bekas

Automotive Science and Education Journal · Vol. 14 No. 2 (2025) · hlm. 47–53

ISSN
2829-5080
Terbit
2025-12-24
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan aliran udara dan debit bahan bakar terhadap kinerja sistem pembakar ganda (double burner) yang menggunakan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif. Latar belakang penelitian ini diangkat dari permasalahan rendahnya efisiensi pembakaran oli bekas akibat karakteristiknya yang sulit terbakar tanpa bantuan tambahan udara. Pengujian di lakukan dengan memvariasikan kecepatan udara dan kecepatan aliran bahan bakar. Parameter utama yang diamati mencakup suhu pembakaran, laju konsumsi bahan bakar, dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu 120℃. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model time series design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan informasi yang terkumpul akan dicatat dalam tabel kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Dari penelitian yang sudah di lakukan, didapatkan hasil sebagai berikut Variasi kecepatan aliran udara dan bahan bakar memberikan pengaruh terhadap kinerja double burner. Kecepatan aliran udara dan Kecepatan bahan bakar yang lebih besar menghasilkan nyala api yang lebih besar dan suhu pembakaran yang lebih tinggi. Pada kecepatan aliran udara 11 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 4,00 × 10-3 m/s memberikan performa terbaik, dibandingkan dengan kecepatan aliran udara 10 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 3,10 × 10-3 m/s, dan kecepatan aliran urada 9 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 2,06 × 10-3 m/s. kombinasi yang paling efisien diperoleh saat kecepatan aliran udara disetel pada 11 m/s dengan kecepatan aliran bahan bakar 4,00×10-3, dengan waktu yang di butuhkan adalah 84 menit.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

31 penulis · 65 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Masugino -Afiliasi tidak diketahui2
Pramesti DewiAfiliasi tidak diketahui1
Dewi MustikaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Siti Harnina BintariAfiliasi tidak diketahui1
Lusi Maswahyu AndriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Setiawan HendartoAfiliasi tidak diketahui1
Widya AryadiAfiliasi tidak diketahui1
Pramono -Afiliasi tidak diketahui1
Sudita -Afiliasi tidak diketahui1
Muhammad ManshurAfiliasi tidak diketahui1
Sudarman -Afiliasi tidak diketahui1
Ade NurdyansyahAfiliasi tidak diketahui1
Anton Ary WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Achmad SholehAfiliasi tidak diketahui1
Dony Hidayat Al-JananAfiliasi tidak diketahui1
Soesanto -Afiliasi tidak diketahui1
Idris UmarAfiliasi tidak diketahui1
Ari Agung NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
M.Khumaedi -Afiliasi tidak diketahui1
Dwi Ardiyanto - EffendyAfiliasi tidak diketahui1
Wirawan SumbodoAfiliasi tidak diketahui1
Rizki SetiadiAfiliasi tidak diketahui1
Arif RahmadhiAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Hadi MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Syahid Tri Kusuma Wijaya Al MuhyiAfiliasi tidak diketahui1
Andri SetiyawanAfiliasi tidak diketahui1
Febrian Arif BudimanAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad AnwarAfiliasi tidak diketahui1
SudiyonoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/asej/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Variasi Aliran Udara dan Bahan Bakar Terhadap Kinerja Double Burner Dengan Bahan Bakar Oli Bekas</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pangestu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sunyoto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Double burner; oli bekas; aliran udara; debit bahan bakar; efisiensi pembakaran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan aliran udara dan debit bahan bakar terhadap kinerja sistem pembakar ganda (double burner) yang menggunakan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif. Latar belakang penelitian ini diangkat dari permasalahan rendahnya efisiensi pembakaran oli bekas akibat karakteristiknya yang sulit terbakar tanpa bantuan tambahan udara. Pengujian di lakukan dengan memvariasikan kecepatan udara dan kecepatan aliran bahan bakar. Parameter utama yang diamati mencakup suhu pembakaran, laju konsumsi bahan bakar, dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu 120℃. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan model time series design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan informasi yang terkumpul akan dicatat dalam tabel kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Dari penelitian yang  sudah di lakukan, didapatkan hasil sebagai berikut Variasi kecepatan aliran udara dan bahan bakar memberikan pengaruh terhadap kinerja double burner. Kecepatan aliran udara dan Kecepatan bahan bakar yang lebih besar menghasilkan nyala api yang lebih besar dan suhu pembakaran yang lebih tinggi. Pada kecepatan aliran udara 11 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 4,00 × 10-3  m/s memberikan performa terbaik, dibandingkan dengan kecepatan aliran udara 10 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 3,10 × 10-3 m/s,  dan kecepatan aliran urada 9 m/s dan kecepatan aliran bahan bakar 2,06 × 10-3 m/s.  kombinasi yang paling efisien diperoleh saat kecepatan aliran udara disetel pada 11 m/s dengan kecepatan aliran bahan bakar 4,00×10-3, dengan waktu yang di butuhkan adalah 84 menit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/asej/article/view/32304</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Automotive Science and Education Journal; Vol. 14 No. 2 (2025): Automotive Science and Education Journal; 47-53</dc:source>
	<dc:source>2829-5080</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/asej/article/view/32304/7765</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Automotive Science and Education Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>