Pengaruh Identitas Moral, Religiusitas, dan Tekanan Sosial terhadap Perilaku Etis Mahasiswa dalam Penggunaan AI dengan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Moderasi
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikanmemberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa, namun jugamenimbulkan tantangan etika akademik seperti plagiarisme,ketergantungan teknologi, dan menurunnya kemampuan berpikirkritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh identitas moral,religiusitas, dan tekanan sosial terhadap perilaku etis mahasiswa dalampenggunaan AI dengan kecerdasan emosional sebagai variabelmoderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengananalisis SEM-PLS pada 118 mahasiswa Pendidikan AkuntansiUniversitas Negeri Semarang angkatan 2022 yang dipilih melaluisimple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwaidentitas moral dan religiusitas berpengaruh positif dan signifikanterhadap perilaku etis mahasiswa dalam penggunaan AI, sedangkantekanan sosial tidak berpengaruh signifikan. Kecerdasan emosionaltidak mampu memoderasi pengaruh identitas moral dan religiusitasterhadap perilaku etis, namun mampu memperkuat pengaruh tekanansosial terhadap perilaku etis mahasiswa. Temuan ini menunjukkanbahwa faktor internal berupa identitas moral dan religiusitas menjadideterminan utama perilaku etis mahasiswa dalam penggunaan AI.Implikasinya, perguruan tinggi perlu memperkuat pendidikan karakter,integritas akademik, dan pedoman penggunaan AI yang bertanggungjawab guna mendukung pemanfaatan teknologi secara etis.
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.