Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kelayakan Hairpiece Berbahan Dasar Serat Daun Nanas

Beauty and Beauty Health Education · Vol. 14 No. 1 (2025) · hlm. 13–22

DOI
10.15294/bbhe.v14i1.21691
ISSN
2540-8046, 2252-7087
Terbit
2025-04-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tanaman nanas banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan, menghasilkan limbah daun yang kurang dimanfaatkan dan menjadi masalah lingkungan. Serat daun nanas memiliki potensi sebagai bahan baku alami yang ramah lingkungan dengan kekuatan tarik tinggi dan tekstur halus. Pemanfaatannya mencakup produk tekstil, hingga inovasi baru seperti hairpiece, yang selama ini berbahan rambut asli atau sintetis. Serat daun nanas menawarkan solusi ekonomis dan berkelanjutan, mendukung pengurangan limbah pertanian sekaligus pengembangan industri fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas atau uji kelayakan serat daun nanas sebagai bahan pembuatan hairpiece serta mengetahui serat daun nanas disukai dan dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan hairpiece. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan angket. Validitas produk dilakukan oleh 3 panelis ahli dan uji kesukaan dilakukan oleh 15 panelis ahli yang terdiri dari 6 hairstylist dan 9 pemilik salon. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil uji validitas produk menyatakan bahwa hairpiece dari serat daun nanas valid dengan rata-rata 94,4% dengan kriteria sangat layak sehingga layak digunakan oleh masyarakat. Hasil uji kesukaan dari 15 responden menyatakan bahwa produk hairpiece dari serat daun nanas sangat suka dengan ratarata 96,7%.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 111 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anik MaghfirohAfiliasi tidak diketahui6
Clarita AprilianiAfiliasi tidak diketahui4
Septian Eko PrasetyoAfiliasi tidak diketahui2
Musdalifah MusdalifahAfiliasi tidak diketahui2
Milda RuliyantiAfiliasi tidak diketahui2
Eny Widhia AgustinAfiliasi tidak diketahui2
Sri Endah WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Maria KrisnawatiAfiliasi tidak diketahui2
Anan NugrohoState University of Semarang1
Mulil KhairaAfiliasi tidak diketahui1
Ade Novi Nurul IhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Alfian ArdhiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Ajeng Rahma SudarniAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu LestariAfiliasi tidak diketahui1
Ikfina Kamal IdaAfiliasi tidak diketahui1
Lutfiah KhoirunnisaAfiliasi tidak diketahui1
Ikfina Khamal IdaAfiliasi tidak diketahui1
Gabriella Tara DivaAfiliasi tidak diketahui1
Nelly Setyowati AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Mutiara Ning RamadhantiAfiliasi tidak diketahui1
Erna SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Salwa Salsa BillaAfiliasi tidak diketahui1
Anadia Krsna PutriAfiliasi tidak diketahui1
Feti Fatikhatul UzaAfiliasi tidak diketahui1
Lina NisrinaAfiliasi tidak diketahui1
Sofia DaniatiAfiliasi tidak diketahui1
Marwiyah MarwiyahAfiliasi tidak diketahui1
Reska Ayu NovitasariAfiliasi tidak diketahui1
Sukma Ade AuliaAfiliasi tidak diketahui1
Nikhla Ma'rifatul HannaAfiliasi tidak diketahui1
Amalia Mallika SariAfiliasi tidak diketahui1
Diah Kusuma DevyAfiliasi tidak diketahui1
Nurul A'isyahAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Aulia UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Anggit OvianaAfiliasi tidak diketahui1
Arifah Nur FadilahAfiliasi tidak diketahui1
khafidhotul azizahAfiliasi tidak diketahui1
Devi Eka Kartika SariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kelayakan Hairpiece Berbahan Dasar Serat Daun Nanas</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijayanti, Ririn</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widowati, Trisnani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Uji Kelayakan. </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hairpiece</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Serat Daun Nanas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tanaman nanas banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan, menghasilkan limbah daun yang kurang dimanfaatkan dan menjadi masalah lingkungan. Serat daun nanas memiliki potensi sebagai bahan baku alami yang ramah lingkungan dengan kekuatan tarik tinggi dan tekstur halus. Pemanfaatannya mencakup produk tekstil, hingga inovasi baru seperti hairpiece, yang selama ini berbahan rambut asli atau sintetis. Serat daun nanas menawarkan solusi ekonomis dan berkelanjutan, mendukung pengurangan limbah pertanian sekaligus pengembangan industri fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas atau uji kelayakan serat daun nanas sebagai bahan pembuatan hairpiece serta mengetahui serat daun nanas disukai dan dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan hairpiece. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan angket. Validitas produk dilakukan oleh 3 panelis ahli dan uji kesukaan dilakukan oleh 15 panelis ahli yang terdiri dari 6 hairstylist dan 9 pemilik salon. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan deskriptif persentase. Hasil uji validitas produk menyatakan bahwa hairpiece dari serat daun nanas valid dengan rata-rata 94,4% dengan kriteria sangat layak sehingga layak digunakan oleh masyarakat. Hasil uji kesukaan dari 15 responden menyatakan bahwa produk hairpiece dari serat daun nanas sangat suka dengan ratarata 96,7%. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/21691</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/bbhe.v14i1.21691</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Beauty and Beauty Health Education; Vol. 14 No. 1 (2025); 13-22</dc:source>
	<dc:source>2540-8046</dc:source>
	<dc:source>2252-7087</dc:source>
	<dc:source>10.15294/bbhe.v14i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/21691/6117</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Beauty and Beauty Health Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>