Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Eyelash Extension (Studi Kasus Pada Salon di Gunung Pati Semarang)

Beauty and Beauty Health Education · Vol. 14 No. 2 (2026)

DOI
10.15294/bbhe.v14i2.38555
ISSN
2540-8046, 2252-7087
Terbit
2026-05-25
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Persaingan ketat dalam industri kecantikan mendorong penyedia jasa eyelash extension di Gunungpati, Semarang, untuk menjadikan kualitas produk sebagai faktor penentu keputusan konsumen. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk terhadap keputusan penggunaan jasa eyelash extension. Variabel kualitas produk diukur berdasarkan indikator bentuk, daya tahan, keamanan, estetika, dan serviceability. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan jasa. Koefisien regresi sebesar 0,605 menandakan bahwa peningkatan kualitas produk akan meningkatkan keputusan penggunaan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,436 mengindikasikan bahwa 43,6% variasi dalam keputusan penggunaan dijelaskan oleh kualitas produk, dengan sisanya dipengaruhi variabel lain. Indikator kualitas produk yang paling diapresiasi oleh responden adalah bentuk (21,21%). Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa kualitas produk merupakan determinan yang krusial; semakin baik kualitas produk yang dirasakan, semakin tinggi minat konsumen untuk menggunakan jasa. Salon disarankan untuk memprioritaskan peningkatan kualitas, terutama pada aspek bentuk, estetika, dan keamanan, serta meningkatkan aspek serviceability.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

38 penulis · 83 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Wulansari PrasetyaningtyasAfiliasi tidak diketahui2
Kurnia Rizkya Sang Saka MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Devina Permatatika PrabowoAfiliasi tidak diketahui1
Adhi KusumastutiAfiliasi tidak diketahui1
Zidny NafilaAfiliasi tidak diketahui1
Alvin FadholiAfiliasi tidak diketahui1
Himmatul UlyaAfiliasi tidak diketahui1
Musdalifah MusdalifahAfiliasi tidak diketahui1
Sicilia SawitriAfiliasi tidak diketahui1
RORO HASINA AHMADAfiliasi tidak diketahui1
Siska NovitasariAfiliasi tidak diketahui1
KHOIROTUN NURIYAHAfiliasi tidak diketahui1
Amelia SetiawatiAfiliasi tidak diketahui1
Kayla Wulansari WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Rhivo Essay Rama YuhermanAfiliasi tidak diketahui1
Retno Sri IswariState University of Semarang1
Siti FathonahAfiliasi tidak diketahui1
Rosidah RosidahAfiliasi tidak diketahui1
Bela Siska KristantiAfiliasi tidak diketahui1
Intan nur AiniAfiliasi tidak diketahui1
Diva Maharani PutriAfiliasi tidak diketahui1
Vidia Dwi AnjaniAfiliasi tidak diketahui1
Anggita Astiyanti PutriAfiliasi tidak diketahui1
Kathrina Rizky AnandaAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Nugroho SusantoAfiliasi tidak diketahui1
Sita NurmasitahAfiliasi tidak diketahui1
Anugrah Sabila PratiwiAfiliasi tidak diketahui1
Sania Dwi AndiniAfiliasi tidak diketahui1
Diana PangestututiAfiliasi tidak diketahui1
Nabila HusnannisaAfiliasi tidak diketahui1
Nanik YulianisAfiliasi tidak diketahui1
Fajar SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Ifa NurhayatiAfiliasi tidak diketahui1
Godham Eko SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Riska Widiya NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Frisca PriscilliaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Eyelash Extension (Studi Kasus Pada Salon di Gunung Pati Semarang)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Oktavika, Citra </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rina Rachmawati</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">kualitas produk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">keputusan beli</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">eyelash extension</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Persaingan ketat dalam industri kecantikan mendorong penyedia jasa eyelash extension di Gunungpati, Semarang, untuk menjadikan kualitas produk sebagai faktor penentu keputusan konsumen. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk terhadap keputusan penggunaan jasa eyelash extension. Variabel kualitas produk diukur berdasarkan indikator bentuk, daya tahan, keamanan, estetika, dan serviceability. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan jasa. Koefisien regresi sebesar 0,605 menandakan bahwa peningkatan kualitas produk akan meningkatkan keputusan penggunaan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,436 mengindikasikan bahwa 43,6% variasi dalam keputusan penggunaan dijelaskan oleh kualitas produk, dengan sisanya dipengaruhi variabel lain. Indikator kualitas produk yang paling diapresiasi oleh responden adalah bentuk (21,21%). Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa kualitas produk merupakan determinan yang krusial; semakin baik kualitas produk yang dirasakan, semakin tinggi minat konsumen untuk menggunakan jasa. Salon disarankan untuk memprioritaskan peningkatan kualitas, terutama pada aspek bentuk, estetika, dan keamanan, serta meningkatkan aspek serviceability.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2026-05-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/38555</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/bbhe.v14i2.38555</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Beauty and Beauty Health Education; Vol. 14 No. 2 (2025)</dc:source>
	<dc:source>2540-8046</dc:source>
	<dc:source>2252-7087</dc:source>
	<dc:source>10.15294/bbhe.v14i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/38555/9880</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Beauty and Beauty Health Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>