Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Tingkat Pengetahuan MUA Community Pati tentang Perawatan Skin Barrier Sebelum dan Sesudah Makeup

Beauty and Beauty Health Education · Vol. 15 No. 1 (2025) · hlm. 20–27

DOI
10.15294/bbhe.v15i1.62910
ISSN
2540-8046, 2252-7087
Terbit
2025-04-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Skin barrier merupakan lapisan pelindung terluar kulit yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hasil riasan wajah. Praktik makeup artist (MUA) yang menggunakan produk kosmetik berformulasi tinggi dalam durasi lama berpotensi mengganggu integritas skin barrier klien apabila tidak diimbangi dengan pengetahuan perawatan yang memadai, baik pada fase sebelum (skin preparation) maupun sesudah makeup (cleansing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan MUA Community Pati mengenai perawatan skin barrier pada kulit wajah klien sebelum dan sesudah makeup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang diperoleh melalui teknik simple random sampling dari populasi terjangkau sebanyak 114 anggota aktif MUA Community Pati, dihitung menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pilihan ganda berskala Guttman sebanyak 20 butir yang telah diuji validitas (r hitung 0,747–0,803 > r tabel 0,361) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,964, kategori sangat tinggi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan MUA Community Pati pada fase sebelum makeup tergolong kurang (45,07%), pada fase sesudah makeup tergolong cukup (57,08%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 51,07% yang termasuk kategori kurang. Kelemahan utama ditemukan pada pengetahuan konseptual-mekanistik seperti definisi skin barrier dan mekanisme double cleansing, sementara pengetahuan praktis-kontekstual berbasis pengalaman kerja relatif lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan edukasi berkelanjutan mengenai konsep dasar skin barrier bagi MUA guna meningkatkan kualitas layanan yang berorientasi pada kesehatan kulit klien.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

18 penulis · 37 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Trisnani WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Musdalifah MusdalifahAfiliasi tidak diketahui1
Milda RuliyantiAfiliasi tidak diketahui1
Ikfina Khamal IdaAfiliasi tidak diketahui1
Gabriella Tara DivaAfiliasi tidak diketahui1
Erna SetyowatiAfiliasi tidak diketahui1
Salwa Salsa BillaAfiliasi tidak diketahui1
AMALIA PUTRI DILLIANAAfiliasi tidak diketahui1
Intan Ayu NuraniAfiliasi tidak diketahui1
Poppy Sagita RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Zeni Tri BudiartiAfiliasi tidak diketahui1
Nur QudusAfiliasi tidak diketahui1
Eko SupraptonoAfiliasi tidak diketahui1
Witdarsih WitdarsihAfiliasi tidak diketahui1
Wara Dyah Pita RenggaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Tingkat Pengetahuan MUA Community Pati tentang Perawatan Skin Barrier Sebelum dan Sesudah Makeup</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yasmine, Nathania Yulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">AGUSTIN, ENY WIDHIA</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">IKHSANI, ADE NOVI NURUL</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">tingkat pengetahuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">makeup artist</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">skin barrier</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">skin preparation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">cleansing</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Skin barrier merupakan lapisan pelindung terluar kulit yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hasil riasan wajah. Praktik makeup artist (MUA) yang menggunakan produk kosmetik berformulasi tinggi dalam durasi lama berpotensi mengganggu integritas skin barrier klien apabila tidak diimbangi dengan pengetahuan perawatan yang memadai, baik pada fase sebelum (skin preparation) maupun sesudah makeup (cleansing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan MUA Community Pati mengenai perawatan skin barrier pada kulit wajah klien sebelum dan sesudah makeup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang diperoleh melalui teknik simple random sampling dari populasi terjangkau sebanyak 114 anggota aktif MUA Community Pati, dihitung menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pilihan ganda berskala Guttman sebanyak 20 butir yang telah diuji validitas (r hitung 0,747–0,803 &amp;gt; r tabel 0,361) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,964, kategori sangat tinggi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan MUA Community Pati pada fase sebelum makeup tergolong kurang (45,07%), pada fase sesudah makeup tergolong cukup (57,08%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 51,07% yang termasuk kategori kurang. Kelemahan utama ditemukan pada pengetahuan konseptual-mekanistik seperti definisi skin barrier dan mekanisme double cleansing, sementara pengetahuan praktis-kontekstual berbasis pengalaman kerja relatif lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan edukasi berkelanjutan mengenai konsep dasar skin barrier bagi MUA guna meningkatkan kualitas layanan yang berorientasi pada kesehatan kulit klien.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/62910</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/bbhe.v15i1.62910</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Beauty and Beauty Health Education; Vol. 15 No. 1 (2026); 20-27</dc:source>
	<dc:source>2540-8046</dc:source>
	<dc:source>2252-7087</dc:source>
	<dc:source>10.15294/bbhe.v15i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/bbhe/article/view/62910/11957</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Beauty and Beauty Health Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>