Jurnal
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DITINJAU DARI JENIS PEKERJAAN AYAH(PETANI DAN KARYAWAN PABRIK) DI DESA BENER, KECAMATAN KEPIL, KABUPATEN WONOSOBO
BELIA Early Childhood Education Papers · Vol. 4 No. 2 (2015)
- ISSN
- 2252-6382
- Terbit
- 2015-09-15
- Penerbit
- Jurusan PGPAUD FIP UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kemandirian merupakan kemampuan dan kemauan seorang individu untuk dapat berpikir dan bertindak sendiri sesuai dengan usia dan harapan sosial yang ada agar dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian anak usia 5-6 tahun ditinjau dari jenis pekerjaan ayah (petani dan karyawan pabrik) di Desa Bener, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemandirian anak usia 5 -6 tahun ditinjau dari jenis pekerjaan ayah (petani dan karyawan pabrik), sedangkan hipotesis nol (Ho) dalam penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan kemandirian anak usia 5-6 tahun ditinjau dari jenis pekerjaan ayah (petani dan karyawan pabrik). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh ayah yang memiliki anak usia 5-6 tahun yang bekerja sebagai petani dan karyawan pabrik dengan jumlah 80 yang terdiri dari 42 ayah yang bekerja sebagai petani dan 38 ayah yang bekerja sebagai karyawan pabrik. Sampel penelitian berjumlah 65 ayah dengan menggunakan Proportianate Stratified Random Sampling. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian anak dari ayah yang bekerja sebagai petani memiliki skor lebih tinggi dibandingkan dengan kemandirian anak dari ayah yang bekerja sebagai karyawan pabrik. Kemandirian anak usia 5-6 tahun pada ayah yang bekerja sebagai petani 70,3% sedangkan kemandirian anak usia 5-6 tahun pada ayah yang bekerja sebagai karyawan pabrik 68,4% dari yang diharapkan. Autonomy is the ability and willingness of an individual to be able to think and act on their own according to their age and social expectations that exist in order to adapt in their environment. Alternative hypothesis (Ha) in this research’s differences autonomy of children aged 5-6 years terms of the type of work father (farmers and factory workers), while the null hypothesis (Ho) in this research’s no differences autonomy of children aged 5-6 years terms of the type of work father (farmers and factory workers). The approach used quantitative research approaches to comparative method. The population is all fathers with children aged 5-6 years who worked as farmers and factory workers with the number 80 which consists of 42 father who worked as a farmer and father of 38 who work as employees of the plant. These samples included 65 fathers using Proportianate Stratified Random Sampling. Techniques used t-test. The results showed that the autonomy of the children from father who worked as a farmer has a higher score than the child's autonomy from the father who worked as a factory worker. Autonomy of children aged 5-6 years on a father who worked as a farmer independence, while 70.3% of children aged 5-6 years on a father who worked as a factory worker from the expected 68.4%
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 155 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Duta Bangsa
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Iqbal Kharisudin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sry Reski Mulka | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hafizh Yudhistira | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Inderawaspada Inderawaspada | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rudini Rudini | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Damhuri Damhuri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hittah Wahi Sudrajat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Salwiah Salwiah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Hadini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amniar Ati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mamat Ruhimat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moh. Dede | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahma Musyawarah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laode Muhamad Irsan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitriyani Saudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ema Hermawati Garusu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Purwanto | Universitas Duta Bangsa | 1 |
| Roni Hermawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Saleh Nurdin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aswad Eka Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Musayyadah Tis'in | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Femi Riza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septina Fifi Mangintung | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Heryanti Rukka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Rizki Ramadhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nursalwa Nursalwa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Charlos Daniel Darae | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitra Harry Utama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdur Rahman Arif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Arjuna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Himawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vidya Amaliatul Jannah Yusuf | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tifanny Dewi Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novalina Serdiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Saleh Nurdin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aswad Eka Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herti Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Nanda Putriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diana Marina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.