Jurnal
NILAI-NILAI YANG TERTANAM PADA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN MASAMPER DI DESA LAONGGO
Catharsis · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 48–54
- ISSN
- 2502-4531, 2252-6900
- Terbit
- 2017-02-27
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Fenomena berkesenian masyarakat etnis Sangihe di desa Laonggo menjadi hal yang unik dan menarik. Dalam hal ini, Masamper diyakini tidak hanya sebagai sarana hiburan masyarakat tetapi juga sebagai sarana untuk berinteraksi. Masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai apa yang tertanam pada masyarakat dalam aktivitas interaksi yang terjadi dalam Masamper. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai yang tertanam pada masyarakat dalam kegiatan Masamper, terbentuk melalui proses interaksi yang terjadi pada saat kegiatan Masamper berlangsung. Interaksi dalam kegiatan Masamper merupakan interaksi simbolis yang ditandai dengan adanya tindakan yang didasarkan atas makna. Nilai-nilai yang tertanam pada masyarakat meliputi nilai religius, kerjasama, etika, kerukunan, cinta budaya, kedisiplinan, tenggang rasa, dan keindahan. Nilai-nilai tersebut tertanam pada masyarakat tidak hanya melalui lagu-lagu yang dinyanyikan, tetapi juga melalui aktivitas-aktivitas atau tindakan-tindakan yang dilakukan masyarakat pada saat berinteraksi dalam kegiatan Masamper.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 91 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- IPB University
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Udi Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Sunarto Sunarto | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Triyanto Triyanto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Widodo Widodo | IPB University | 4 |
| Hartono Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Cahyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| May Sari Lubis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Willy Lontoh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulan Widiyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanifah Suaidi Hanifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Totok Sumaryanto. F | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Setiorini Rahma Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Desti Kumala Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tjetjep Rohendi Rohidi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mina Amaliani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sugeng Apriadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Totok Sumaryanto Florentinus | State University of Semarang | 1 |
| Putra Afriadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tutut Pristiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raditya Wahyu Indariyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vega Ricky Salu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurratri Widya Pangestika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rokhmat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yosefina Metan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Surya Luzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Fajrul Falah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septi Wahyu Setyaningsih Sugiyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jalaluddin Rumi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vikran M. Marauna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanur Wismandanu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Totok Sumaryanto Florentinus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Projo Sulaksono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I wayan agus suardiana putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syakir Syakir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zefanya Sambira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reni Wulansari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Iskandar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Ibnan Syarif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.