Jurnal
MAKNA NYANYIAN MA’ZANI BAGI MASYARAKAT PETANI DI DESA RURUKAN KOTA TOMOHON
Catharsis · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 63–70
- ISSN
- 2502-4531, 2252-6900
- Terbit
- 2017-02-27
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Fenomena berkesenian masyarakat petani di desa Rurukan menjadi hal unik yang jarang ditemui di daerah lain. Ma’zani sebagai kegiatan bernyanyi masyarakat petani masih digunakan dalam aktivitas hidup sehari-hari, khususnya dalam kegiatan bertani. Dipercaya melalui interaksi masyarakat petani dengan menggunakan nyanyian Ma’zani dapat menyuburkan tanaman dan mendatangkan hasil panen yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami makna nyanyian Ma’zani bagi masyarakat petani di desa Rurukan. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data yang digunakan mengikuti langkah analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna nyanyian Ma’zani bagi masyarakat petani di desa Rurukan terbentuk melalui proses interaksi sosial masyarakat dan disempurnakan dalam penggunaan Ma’zani sehari-hari. Masyarakat petani memaknai nyanyian Ma’zani sebagai nyanyian yang menghubungkan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan sesama.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 76 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of Indonesia
- Hasanuddin University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Agus Cahyono | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Lesa Paranti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Udi Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Malarsih Malarsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suharto Suharto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Crecenda Della Rossa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Totok Sumaryanto Florentinus | State University of Semarang | 1 |
| Nur Lintang Dhien Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Setyati Dyah Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Tiya Juwita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syakir Syakir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yofita sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aisyatur Radhiah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wadyio Wadyio | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reneldis Tina Mati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Inna Agustiina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Empiri Tahya Prima | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hartono Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahidah Wahyu Martyastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Gusti Ayu Ary Ratna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Purnama Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pande Putu Yogi Arista Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Wayan Adnyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wandah Wibawanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shella Henry Wijaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wida Rahayuningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fajar | University of Indonesia | 1 |
| Wasino | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rusdarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuni Suprapto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kusrina Widjajantie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Djuli Djati Prambudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Silvana Nada Widyaswara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Wulandari | Hasanuddin University | 1 |
| Tio Martino | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eny Kusumastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deantika Puspita Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.