Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

NILAI BUDAYA PERTUNJUKAN MUSIK TERBANGAN PADA MASYARAKAT SEMENDE

Catharsis · Vol. 5 No. 2 (2017) · hlm. 142–149

ISSN
2502-4531, 2252-6900
Terbit
2017-02-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Terbangan sebagai musik pengiring nyanyian yang berisi tentang pujian kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengingatkan dan memberikan nasihat yang baik kepada pelaku maupun penonton. Pertunjukan musik terbangan dikemas sesuai dengan aturan adat istiadat masyarakat Semende sehingga tercermin nilai-nilai budaya pada setiap aktivitas sebelum pertunjukan, pada saat pertunjukan dan setelah pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami nilai budaya yang terkandung dalam pertunjukan musik terbangan pada prosesi pernikahan adat tunggu tubang masyarakat Semende. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif dan pendekatan Antropologi Seni. Sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber primer dan sekunder dengan teknik perngumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya tercermin dalam pertunjukan musik terbangan tercermin ketika manusia berhubungan dengan lima aspek yaitu tuhan, manusia, alam, kerja dan waktu sehingga menghasilkan nilai religi, tanggung jawab, gotong royong, solidaritas, nilai ekonomi dan nilai cinta budaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi masyarakat kedepannya.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui9
Muhammad JazuliAfiliasi tidak diketahui5
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui5
Wahyu LestariAfiliasi tidak diketahui4
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui3
Triyanto TriyantoAfiliasi tidak diketahui3
Syakir SyakirAfiliasi tidak diketahui3
Malarsih MalarsihAfiliasi tidak diketahui2
Wadiyo WadiyoAfiliasi tidak diketahui2
Fuadi -Afiliasi tidak diketahui2
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui2
Nimas Agustin Purwaningtyas Nimas Agustin PurwaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Daniar Hafri AhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Esti VerulitasariAfiliasi tidak diketahui1
Arsan ShanieAfiliasi tidak diketahui1
Ardin ArdinAfiliasi tidak diketahui1
Fitrya Ali ImranAfiliasi tidak diketahui1
Prasena ArisyantoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Tiya JuwitaAfiliasi tidak diketahui1
Suparti SupartiAfiliasi tidak diketahui1
Alfian Eko Widodo Adi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Erna AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Meipur YantiAfiliasi tidak diketahui1
Endik GuntarisAfiliasi tidak diketahui1
Uli AmsariAfiliasi tidak diketahui1
Ikha Sulis SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Anik PurwatiAfiliasi tidak diketahui1
Andi Arie AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Sunarto SunartoAfiliasi tidak diketahui1
Nandhy PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Yohanes Devriezen AmasananAfiliasi tidak diketahui1
Nur Muaffah ZakiyatiAfiliasi tidak diketahui1
Empiri Tahya PrimaAfiliasi tidak diketahui1
Mughny El. AfwaAfiliasi tidak diketahui1
Jazuli JazuliAfiliasi tidak diketahui1
Pande Putu Yogi Arista PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Yazid TaqiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">NILAI BUDAYA PERTUNJUKAN MUSIK TERBANGAN PADA MASYARAKAT SEMENDE</dc:title>
	<dc:creator>Septiana, Opta</dc:creator>
	<dc:creator>Sumaryanto, Totok</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyono, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Terbangan sebagai musik pengiring nyanyian yang berisi tentang pujian kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengingatkan dan memberikan nasihat yang baik kepada pelaku maupun penonton. Pertunjukan musik terbangan dikemas sesuai dengan aturan adat istiadat masyarakat Semende sehingga tercermin nilai-nilai budaya pada setiap aktivitas sebelum pertunjukan, pada saat pertunjukan dan setelah pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami nilai budaya yang terkandung dalam pertunjukan musik terbangan pada prosesi pernikahan adat tunggu tubang masyarakat Semende. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif&amp;nbsp; dan pendekatan Antropologi Seni. Sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber primer dan sekunder dengan teknik perngumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya tercermin dalam pertunjukan musik terbangan tercermin ketika manusia berhubungan dengan lima aspek yaitu tuhan, manusia, alam, kerja dan waktu sehingga menghasilkan nilai religi, tanggung jawab, gotong royong, solidaritas, nilai ekonomi dan nilai cinta budaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi masyarakat kedepannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/13157</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Catharsis; Vol 5 No 2 (2016); 142-149</dc:source>
	<dc:source>2502-4531</dc:source>
	<dc:source>2252-6900</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/13157/7230</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Catharsis: Journal of Arts Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>