Jurnal
Seni Relief Desa Senenan: Kajian Estetik, Fungsi, dan Pewarisannya di Sanggar Jepara Carver
Catharsis · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 28–37
- ISSN
- 2502-4531, 2252-6900
- Terbit
- 2017-08-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kehadiran seni dalam kehidupan manusia menjadi salah satu kebutuhan bagi manusia. Salah satu karya seni yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan berkesenian adalah seni relief kayu di Desa Senenan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini: (1) Bagaimana bentuk produk seni ukir relief kayu yang diciptakan perajin di Desa Senenan Kabupaten Jepara?; (2) Bagaimana fungsi seni relief kayu dalam kehidupan komunitas perajin di Desa Senenan Kabupaten Jepara?; dan (3) Bagaimana pewarisan seni relief kayu di Desa Senenan Kabupaten Jepara?. Metode dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan kajian interdisiplin sosial-budaya, dan seni (seni rupa). Analisis data seni dengan teori bentuk estetik, konsep pewarisan (internalisasi, enkulturasi, dan sosialisasi), dan fungsi. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, seni relief kayu memiliki bentuk yang variatif sesuai dengan kreativitas perajin dan nilai estetik. Kedua, seni relief kayu memiliki fungsi pemenuhan kebutuhan dasar sebagai sumber pemenuhan kebutuhan ekonomi, fungsi sosial dan fungsi budaya. Ketiga, struktur pewarisannya melalui keluarga dan pendidikan informal (sanggar Jepara Carver). The presence of art in human life becomes one of the human necessities. One of the artworks which used to meet the needs of art is the art of wood reliefs in Desa Senenan, Jepara. The problems of the study are (1) What are the forms of wood relief sculpture product created by craftsmen in Desa Senenan,Jepara? (2) How are the functions of wood art relief in the craftsmen daily life in Desa Senenan, Jepara? (3) How are the inheritance wood art relief in Desa Senenan Jepara? This study used qualitative method which combined with socio cultural and art interdisciplinary study. The Art data analysis included the theory of aesthetic form, the concept of inheritance (internalization, enculturation and socialization), and function. The results showed the following matters. First, the art of wood reliefs had a shape that varied in accordance with the creativity of artisans and aesthetic value. Second, art wooden relief had the function to fulfill the people basic needs as a daily economic, a social function, and as cultural function. Third, the art wood relief was used as the structure of inheritance through the family and informal education (Jepara studio Carver).
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 107 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Gajayana Malang
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Hartono Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Muh. Ibnan Syarif | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Udi Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Tjetjep Rohendi Rohidi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Tjetjep Rohendi Rohidi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sunarto Sunarto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Wadiyo Wadiyo | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Ratih Ayu Pratiwinindya | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Syakir Syakir | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Tjatur Rebowo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Cahyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muh. Ibnan Syarif | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Gunadi Gunadi | Universitas Gajayana Malang | 2 |
| Onang Murtiyoso | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Purwanto Purwanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andrianus Andrianus | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yudi Ari Adi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ario Wiraya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laila Fitriana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amellia Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ascariena Rafinda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahina Nugrahani | State University of Semarang | 1 |
| Rimasari Pramesthi Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fivin Bagus Septiya Pambudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Teguh Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Risca Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dodo Dodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Romas Tahrir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatimah Azzahrah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Totok Sumaryanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arsan Shanie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Masayu Selly Sabillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Fikri Arief | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suparti Suparti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novysa Basri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suherman Suherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.