Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Nilai-nilai Piil Pesenggiri pada Tari Melinting di Desa Wana Lampung Timur

Catharsis · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 82–90

DOI
10.15294/catharsis.v6i1.17035
ISSN
2502-4531, 2252-6900
Terbit
2017-08-25
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tari Melinting merupakan tari tradisional Lampung.ciri khas kebudayaan Lampung Timur yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan implementasi nilai-nilai Piil Pesenggiri pada tari Melinting. Penelitian ini menggunakan pendekatan interdisiplin dengan melibatkan disiplin ilmu Antropologi Seni dan Sosiologi Seni. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai-nilai Piil Pesenggiri yang diimplementasikan pada tari Melinting tertuang ke dalam piil, nemui nyimah, nengah nyappur, bajuluk beadek, dan sakai sambaian. Nilai-nilai tersebut antara lain, nilai religius, harga diri, kerja keras, sopan santun, toleransi, komunikatif, intelektual, kebersamaan, kesamaan, menghargai alam, prestise, tanggung jawab, tolong menolong, adil, dan bijaksana. Melinting dance is a hallmark of East Lampung culture that today, still continues to be preserved by it local community. This thesis aims to discover the symbolic meaning and the Piil Pesenggiri values inside of Melinting dance. The research uses an interdisciplinary approach involving Anthropology and Sociology of Art dicipline of science. The method used is a qualitative method. Data collection techniques consist of observation, interview and document study. Data authenticity technique used triangulation techniques. Data analysis technique is conducted by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions. The researching results shows that, the values of Piil Pesenggiri implemented on Melinting dance implied inside the piil, nemui nyimah, nengah nyappur, bajuluk beadek, and sakai sambaian. Those values are the religiouness, dignity, hard work, good manners, tolerance, communicative, intellectual, togetherness, equality, respect for nature, prestige, responsibility, helping each other, fair, and wise.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui9
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui7
Malarsih MalarsihAfiliasi tidak diketahui4
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui3
Lesa ParantiAfiliasi tidak diketahui3
Syakir SyakirAfiliasi tidak diketahui3
Triyanto TriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Wadiyo WadiyoAfiliasi tidak diketahui2
Suharto SuhartoAfiliasi tidak diketahui2
Alfian Eko Widodo Adi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui2
Wahyu LestariAfiliasi tidak diketahui2
Nimas Agustin Purwaningtyas Nimas Agustin PurwaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Daniar Hafri AhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Crecenda Della RossaAfiliasi tidak diketahui1
Esti VerulitasariAfiliasi tidak diketahui1
Totok Sumaryanto FlorentinusState University of Semarang1
Nur Lintang Dhien HayatiAfiliasi tidak diketahui1
Stefanny Mersiany PandalekeAfiliasi tidak diketahui1
Opta SeptianaAfiliasi tidak diketahui1
Totok SumaryantoAfiliasi tidak diketahui1
Setyati Dyah HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Ardin ArdinAfiliasi tidak diketahui1
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui1
Fitrya Ali ImranAfiliasi tidak diketahui1
Prasena ArisyantoAfiliasi tidak diketahui1
Suparti SupartiAfiliasi tidak diketahui1
Erna AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Meipur YantiAfiliasi tidak diketahui1
Endik GuntarisAfiliasi tidak diketahui1
Uli AmsariAfiliasi tidak diketahui1
Ikha Sulis SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Anik PurwatiAfiliasi tidak diketahui1
Yofita sariAfiliasi tidak diketahui1
Aisyatur RadhiahAfiliasi tidak diketahui1
Wadyio WadyioAfiliasi tidak diketahui1
Andi Arie AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Reneldis Tina MatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Nilai-nilai Piil Pesenggiri pada Tari Melinting di Desa Wana Lampung Timur</dc:title>
	<dc:creator>Juwita, Dwi Tiya</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyono, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Jazuli, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tari Melinting merupakan tari tradisional Lampung.ciri khas kebudayaan Lampung Timur yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan implementasi nilai-nilai Piil Pesenggiri pada tari Melinting. Penelitian ini menggunakan pendekatan interdisiplin dengan melibatkan disiplin ilmu Antropologi Seni dan Sosiologi Seni. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai-nilai Piil Pesenggiri yang diimplementasikan pada tari Melinting tertuang ke dalam piil, nemui nyimah, nengah nyappur, bajuluk beadek, dan sakai sambaian. Nilai-nilai tersebut antara lain, nilai religius, harga diri, kerja keras, sopan santun, toleransi, komunikatif, intelektual, kebersamaan, kesamaan, menghargai alam, prestise, tanggung jawab, tolong menolong, adil, dan bijaksana.
Melinting dance is a hallmark of East Lampung culture that today, still continues to be preserved by it local community. This thesis aims to discover the symbolic meaning and the Piil Pesenggiri values inside of Melinting dance. The research uses an interdisciplinary approach involving Anthropology and Sociology of Art dicipline of science. The method used is a qualitative method. Data collection techniques consist of observation, interview and document study. Data authenticity technique used triangulation techniques. Data analysis technique is conducted by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions. The researching results shows that, the values of Piil Pesenggiri implemented on Melinting dance implied inside the piil, nemui nyimah, nengah nyappur, bajuluk beadek, and sakai sambaian. Those values are the religiouness, dignity, hard work, good manners, tolerance, communicative, intellectual, togetherness, equality, respect for nature, prestige, responsibility, helping each other, fair, and wise.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/17035</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/catharsis.v6i1.17035</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Catharsis; Vol 6 No 1 (2017); 82-90</dc:source>
	<dc:source>2502-4531</dc:source>
	<dc:source>2252-6900</dc:source>
	<dc:source>10.15294/catharsis.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/17035/8668</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Catharsis</dc:rights>
</oai_dc:dc>