Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Disparitas Pembangunan Wilayah Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah

Economics Development Analysis Journal · Vol. 5 No. 3 (2018) · hlm. 296–305

DOI
10.15294/edaj.v5i3.22153
ISSN
2252-6560
Terbit
2018-03-14
Penerbit
Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh, menganalisis pengaruh aglomerasi industri, dana perimbangan, IPM, dan klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh terhadap disparitas pembangunan wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif Tipologi Klassen dan analisis regresi data panel dengan metode Generalized Least Square (GLS). Hasil identifikasi kabupaten/ kota yang konsisten berada di klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh dalam kurun waktu tahun 2009-2013, yaitu Kabupaten Cilacap, Kota Magelang, Kota Surakarta, dan Kota Semarang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aglomerasi industri berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan dana perimbangan, IPM, dan klasifikasi daerah cepat dan cepat tumbuh berpengaruh negatif dan signifikan terhadap disparitas pembangunan wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. This study aims to identify the classification of the area fast forward and fast-growing, analyze the effect of industrial agglomeration, the balance funds, HDI, and area classification fast forward and fast-growing against the disparity of development districts/ cities in Central Java province. This research using descriptive analysis Typology Klassen and panel data regression analysis with the method of Generalized Least Square (GLS). The results of the identification of districts/ cities that are in the area classification consistently fast forward and fast-growing in the period 2009-2013, namely Kabupaten Cilacap, Kota Magelang, Kota Surakarta and Kota Semarang. The results of this study indicate that the industrial agglomeration effect on positive and significant, while the balance funds, HDI, and the classification of fast and fast-growing regions a significant negative effect on the development disparity districts/ cities in Central Java province.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 62 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Agus WahyudinAfiliasi tidak diketahui3
Joko WidodoAfiliasi tidak diketahui2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
RusdartiAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad KhafidAfiliasi tidak diketahui2
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui2
Adila Dhiya HanifaAfiliasi tidak diketahui1
Shavera Sofiana MaliaAfiliasi tidak diketahui1
Uswatun HasanahAfiliasi tidak diketahui1
Ilham RomadonaAfiliasi tidak diketahui1
Eka Dian PuspitasariAfiliasi tidak diketahui1
Lavinia Elisa BerlianaAfiliasi tidak diketahui1
Ilma Ulfatul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Nadya Astin SaraswatiAfiliasi tidak diketahui1
Ragil HaryantoAfiliasi tidak diketahui1
Mada SophianingrumAfiliasi tidak diketahui1
Mohamad ImronAfiliasi tidak diketahui1
Prasetyo Ari BowoAfiliasi tidak diketahui1
Reza Nadya Isabella PutriAfiliasi tidak diketahui1
Ngalimatul Ma’sumahAfiliasi tidak diketahui1
Septi Diana SariAfiliasi tidak diketahui1
Vina TaharaAfiliasi tidak diketahui1
Devi Ratna NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Wijang SakitriAfiliasi tidak diketahui1
Ika FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Zaroni ZaroniAfiliasi tidak diketahui1
Maldhimas Uut WardanaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Fachri ZakiAfiliasi tidak diketahui1
Adnan Abdul SafiiAfiliasi tidak diketahui1
Andi Tidar FebriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Mashuri MashuriAfiliasi tidak diketahui1
Hana Yunita AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Bestari Dwi HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Silvia MargaretAfiliasi tidak diketahui1
Sinta SaraswatiAfiliasi tidak diketahui1
Widowati WidowatiAfiliasi tidak diketahui1
Amin RetnoningsihAfiliasi tidak diketahui1
Junita AstutikAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Disparitas Pembangunan Wilayah Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Ika Wahyuntari, Linda</dc:creator>
	<dc:creator>Pujiati, Amin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh, menganalisis pengaruh aglomerasi industri, dana perimbangan, IPM, dan klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh terhadap disparitas pembangunan wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif Tipologi Klassen dan analisis regresi data panel dengan metode Generalized Least Square (GLS). Hasil identifikasi kabupaten/ kota yang konsisten berada di klasifikasi daerah cepat maju dan cepat tumbuh dalam kurun waktu tahun 2009-2013, yaitu Kabupaten Cilacap, Kota Magelang, Kota Surakarta, dan Kota Semarang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aglomerasi industri berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan dana perimbangan, IPM, dan klasifikasi daerah cepat dan cepat tumbuh berpengaruh negatif dan signifikan terhadap disparitas pembangunan wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah.
This study aims to identify the classification of the area fast forward and fast-growing, analyze the effect of industrial agglomeration, the balance funds, HDI, and area classification fast forward and fast-growing against the disparity of development districts/ cities in Central Java province. This research using descriptive analysis Typology Klassen and panel data regression analysis with the method of Generalized Least Square (GLS). The results of the identification of districts/ cities that are in the area classification consistently fast forward and fast-growing in the period 2009-2013, namely Kabupaten Cilacap, Kota Magelang, Kota Surakarta and Kota Semarang. The results of this study indicate that the industrial agglomeration effect on positive and significant, while the balance funds, HDI, and the classification of fast and fast-growing regions a significant negative effect on the development disparity districts/ cities in Central Java province.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/22153</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edaj.v5i3.22153</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Economics Development Analysis Journal; Vol 5 No 3 (2016): Economics Development Analysis Journal; 296-305</dc:source>
	<dc:source>2252-6560</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/22153/10518</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Economics Development Analysis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>