Jurnal
Analisis Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatan Daya Saing Industri Pakaian Jadi
Economics Development Analysis Journal · Vol. 5 No. 4 (2018) · hlm. 377–385
- ISSN
- 2252-6560
- Terbit
- 2018-03-14
- Penerbit
- Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
- Bahasa
- eng
Abstrak
Daya saing industri pakaian jadi Kabupaten Semarang belum baik dan cenderung melemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya saing industri pakaian jadi di Kabupaten Semarang, kebijakan pemerintah terhadap daya saing industri pakaian jadi, sensitivitas industri pakaian jadi di kabupaten Semarang terhadap perubahan upah, harga tarif dasar listrik, dan BBM, Kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan daya saing industri pakaian jadi di kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis Revealed Comparative Analysis (RCA), Policy Analysis Matrix (PAM) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian ini menunjukan, berdasarkan nilai indeks RCA nilai daya saing komparatif industri pakaian jadi Kabupaten Semarang pada tahun 2008-2012 cenderung melemah, hasil analisis PAM tahun 2010-2012 daya saing keunggulan komparatif dan kompetitif memiliki nilai yang cenderung melemah. Kebijakan pemerintah yang berlaku menyebabkan industri mengeluarkan biaya lebih besar dari biaya imbangan untuk berproduksi. Sensitivitas pada kebijakan kenaikan upah minimum dapat menurunkan daya saing, sedangkan kenaikan TDL dan BBM tidak berdampak terhadap daya saing namun dapat mengurangi keuntungan. Dalam upaya meningkatan daya saing dan keuntungan, perubahan kebijakan pemerintah yang berlaku harus diimbangi dengan kenaikan nilai tambah. The competitiveness of the apparel industry Semarang regency has not been good, tends to weaken. The purpose of this research was to determine the competitiveness of the apparel industry in Semarang District, government policies on the competitiveness of the apparel industry,the sensitivity of the apparel industry in Semarang regency to changes in wages, the price of the basic electricity tariff and fuel prices, government policy in improving the competitiveness of the apparel industry in the district of Semarang. The design of this research study with a quantitative approach. Analyzed using Revealed Comparative Analysis ( RCA ), the Policy Analysis Matrix ( PAM ) and sensitivity analysis. These results indicate, RCA index value based on the comparative competitiveness of the apparel industry Semarang District in 2008-2012 tended to weaken, PAM analysis results in 2010-2012 competitiveness comparative and competitive advantages have values that tend to weaken. Prevailing government policies caused the industry to spend more than the opportunity costs of production. Sensitivity to tdhe policy of minimum wage increases could reduce the competitiveness. While the rise in electricity and fuel prices had no impact on competitiveness but may reduce profits. In an effort to increase competitiveness and profitability, the changes in government policies that apply to be offset by the increase in value -added.
Jaringan kolaborasi para penulis
33 penulis · 62 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Tarumanagara University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Rusdarti Rusdarti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Andryan Setyadharma | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Panji Irawan Yogyadipratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susanti Lasmaria Purba | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Cahyaning Kesuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurjannah Rahayu Kistanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rani Wahlian Aru Munjayanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sarwito Asmoro Jati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khalwatul Ulya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chintia Ariani Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Daffa Arkan Prameswara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diyah Ayu Wulansari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Maya Nihayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Rahmayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Avi Budi Setiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joko Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maman Rachman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lilik Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kardoyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fugiyar Suherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Etty Soesilowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Noffik Ermawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deo Leko Pudaka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agnes Pradina Simanjuntak | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendra Purwanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partono Thomas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Oki Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wasino Wasino | Tarumanagara University | 1 |
| Umi Darojah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ketut Sudarma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adang Syamsudin Sulaha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.