Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Pola Rantai Distribusi Alternatif Perikanan Tangkap di Kabupaten Kendal

Economics Development Analysis Journal · Vol. 7 No. 4 (2018) · hlm. 432–446

DOI
10.15294/edaj.v7i4.27724
ISSN
2252-6560
Terbit
2018-12-14
Penerbit
Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola rantai distribusi perikanan, margin keuntungan setiap pelaku tata niaga perikanan, dan mencarikan model distribusi alternatif untuk perikanan tangkap laut di Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kuantitatif guna untuk mengetahui pola rantai distribusi perikanan, margin pemasaran, dan penentuan model distribusi alternatif. Jenis data yaitu data sekunder, dan data primer yang di ambil langsung dari 93 nelayan, 50 pedagang pengecer, 35 pedagang sedang, dan 10 pedagang besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu interview, kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Hasil dalam penelitian ini yaitu sekurang-kurangnya terdapat tiga pola distribusi namun hanya ada dua pola yang paling dominan yaitu pola pertama: nelayan ke pedagang sedang ke pedagang besar ke pabrik atau pasar tradisional. Pola yang kedua yaitu nelayan ke pedagang sedang ke pedagang pengecer ke konsumen akhir. Margin pemasaran untuk Cumi-cumi tertinggi terjadi pada pedagang besar (21%), Pedagang sedang (8,6%), dan pedagang pengecer (5,7%). Udang tertinggi pada pedagang besar (13,7%), pedagang sedang (5%), pedagang pengecer (3,9%). Ikan Kembung tertinggi pada pedagang besar (31%), pedagang pengecer (11%), pedagang sedang (9%). The purpose of this research is to know the pattern of fishery distribution chain, profit margin of every fishery trading actors, and to find alternative distribution model for marine catch fishery in Kendal Regency. The method used is quantitative descriptive approach in order to know the pattern of fishery distribution chain, marketing margin, and the determination of alternative distribution model. The types of data are secondary data, and primary data taken directly from 93 fishermen, 50 retailers, 35 medium traders, and 10 wholesalers. Data collection techniques used were interview, questionnaire, observation, and literature study. The result of this research is that there are at least three distribution patterns but there are only two most dominant patterns, namely the first pattern: fishermen to medium traders to wholesalers to factories or traditional markets. The second pattern is the fisherman to the merchant is to the retailer to the end consumer. The highest marketing margin for Squid occurred in wholesalers (21%), Traders (8.6%), and retailers (5.7%). The highest shrimp on wholesalers (13.7%), medium traders (5%), retailers (3.9%). The highest stocks were in big traders (31%), retailers (11%), traders (9%).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 81 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
Grace Natalia MarpaungAfiliasi tidak diketahui2
Yozi Aulia RahmanAfiliasi tidak diketahui2
Joko WidodoAfiliasi tidak diketahui2
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui2
Thriwaty ArsalAfiliasi tidak diketahui2
Etty Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Agung Yudhi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Gita Yuliantina ParameswariAfiliasi tidak diketahui1
Rizki NafisaAfiliasi tidak diketahui1
Tania WicaksanaAfiliasi tidak diketahui1
Yustiko Arvan Gilang PangestuAfiliasi tidak diketahui1
Makbuludin MakbuludinAfiliasi tidak diketahui1
Maman RachmanAfiliasi tidak diketahui1
Tri Joko RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Musino MusinoAfiliasi tidak diketahui1
Nadhirin NadhirinAfiliasi tidak diketahui1
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Tri Joko RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Rinda Herdiyani RindaAfiliasi tidak diketahui1
Anisah AnisahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Lely Kusumaning AyuAfiliasi tidak diketahui1
Novita RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Febrianti WahyuningrumAfiliasi tidak diketahui1
Yuan Daniel TegarAfiliasi tidak diketahui1
Rizka YulianiAfiliasi tidak diketahui1
Bambang PriyonoState University of Semarang1
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui1
Haryono HaryonoAfiliasi tidak diketahui1
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui1
Hidayatun HidayatunAfiliasi tidak diketahui1
Fitri NurhayatiAfiliasi tidak diketahui1
Eko PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Aryan Eka Prastya NugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Baiq Diyah RumingsihAfiliasi tidak diketahui1
P. Eko PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Noffik ErmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurlaela NurlaelaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Pola Rantai Distribusi Alternatif Perikanan Tangkap di Kabupaten Kendal</dc:title>
	<dc:creator>Adhim, Assafrul Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Soesilowati, Etty</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola rantai distribusi perikanan, margin keuntungan setiap pelaku tata niaga perikanan, dan mencarikan model distribusi alternatif untuk perikanan tangkap laut di Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kuantitatif guna untuk mengetahui pola rantai distribusi perikanan, margin pemasaran, dan penentuan model distribusi alternatif. Jenis data yaitu data sekunder, dan data primer yang di ambil langsung dari 93 nelayan, 50 pedagang pengecer, 35 pedagang sedang, dan 10 pedagang besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu interview, kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Hasil dalam penelitian ini yaitu sekurang-kurangnya terdapat tiga pola distribusi namun hanya ada dua pola yang paling dominan yaitu pola pertama: nelayan ke pedagang sedang ke pedagang besar ke pabrik atau pasar tradisional. Pola yang kedua yaitu nelayan ke pedagang sedang ke pedagang pengecer ke konsumen akhir. Margin pemasaran untuk Cumi-cumi tertinggi terjadi pada pedagang besar (21%), Pedagang sedang (8,6%), dan pedagang pengecer (5,7%). Udang tertinggi pada pedagang besar (13,7%), pedagang sedang (5%), pedagang pengecer (3,9%). Ikan Kembung tertinggi pada pedagang besar (31%), pedagang pengecer (11%), pedagang sedang (9%). &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
The purpose of this research is to know the pattern of fishery distribution chain, profit margin of every fishery trading actors, and to find alternative distribution model for marine catch fishery in Kendal Regency. The method used is quantitative descriptive approach in order to know the pattern of fishery distribution chain, marketing margin, and the determination of alternative distribution model. The types of data are secondary data, and primary data taken directly from 93 fishermen, 50 retailers, 35 medium traders, and 10 wholesalers. Data collection techniques used were interview, questionnaire, observation, and literature study. The result of this research is that there are at least three distribution patterns but there are only two most dominant patterns, namely the first pattern: fishermen to medium traders to wholesalers to factories or traditional markets. The second pattern is the fisherman to the merchant is to the retailer to the end consumer. The highest marketing margin for Squid occurred in wholesalers (21%), Traders (8.6%), and retailers (5.7%). The highest shrimp on wholesalers (13.7%), medium traders (5%), retailers (3.9%). The highest stocks were in big traders (31%), retailers (11%), traders (9%).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/27724</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edaj.v7i4.27724</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Economics Development Analysis Journal; Vol 7 No 4 (2018): Economics Development Analysis Journal; 432-446</dc:source>
	<dc:source>2252-6560</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/27724/12169</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Economics Development Analysis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>