Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network Untuk Identifikasi Jenis Kelamin Dan Ras

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 3 No. 1 (2023) · pp. 82–93

DOI
10.51454/decode.v3i1.123
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2023-02-20
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Citra pada wajah manusia memiliki banyak informasi yang bisa didapatkan, diantaranya yaitu informasi mengenai jenis kelamin, usia, ras, dan juga ekspresi. Untuk mendapatkan informasi tersebut maka diperlukan proses identifikasi citra pada wajah manusia dengan menggunakan teknologi deep learning. Salah satu algoritma yang terdapat dalam teknologi deep learning adalah algoritma Convolutional Neural Network. Pada penelitian ini dataset yang digunakan terdiri dari UTKFace dataset, CelebA dataset, Racial Faces in-the-Wild (RFW) dataset, Fairface dataset, dan Chicago Face (CFD) dataset. Pengujian dilakukan dengan jumlah data citra pada data jenis kelamin sebanyak 36.000 citra dan 27.000 citra untuk data ras dengan menggunakan dua skenario, yaitu dengan menggunakan batch_size sebesar 15 dan 30, serta dengan menggunakan jumlah epoch sebanyak 10 dan 50. Dari hasil pengujian didapatkan nilai akurasi rata-rata tertinggi untuk ras berada di batch 30 dan epoch 50 dengan nilai akurasi rata-rata sebesar 82% dan berdasarkan hasil pengujian dengan data jenis kelamin didapatkan nilai akurasi tertinggi berada di batch 15 dengan epoch 50 sebesar 94%.

Collaboration network of the authors

11 authors · 18 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indra WeniUniversitas Jambi2
Andre Ilham SaputraAffiliation unknown1
Mutia Fadhila PutriAffiliation unknown1
Shally YanovaAffiliation unknown1
Pradita Eko Prasetyo UtomoUniversitas Gadjah Mada1
Muksin AlfalahUniversitas Jambi1
Tesa Ananda PutriUniversitas Jambi1
Tri SuratnoUniversitas Jambi1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network Untuk Identifikasi Jenis Kelamin Dan Ras</dc:title><dc:creator>Putra, Notasonda Soni</dc:creator><dc:creator>Hutabarat, Benedika Ferdian</dc:creator><dc:creator>Khaira, Ulfa</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Citra pada wajah manusia memiliki banyak informasi yang bisa didapatkan, diantaranya yaitu informasi mengenai jenis kelamin, usia, ras, dan juga ekspresi. Untuk mendapatkan informasi tersebut maka diperlukan proses identifikasi citra pada wajah manusia dengan menggunakan teknologi deep learning. Salah satu algoritma yang terdapat dalam teknologi deep learning adalah algoritma Convolutional Neural Network. Pada penelitian ini dataset yang digunakan terdiri dari UTKFace dataset, CelebA dataset, Racial Faces in-the-Wild (RFW) dataset, Fairface dataset, dan Chicago Face (CFD) dataset. Pengujian dilakukan dengan jumlah data citra pada data jenis kelamin sebanyak 36.000 citra dan 27.000 citra untuk data ras dengan menggunakan dua skenario, yaitu dengan menggunakan batch_size sebesar 15 dan 30, serta dengan menggunakan jumlah epoch sebanyak 10 dan 50. Dari hasil pengujian didapatkan nilai akurasi rata-rata tertinggi untuk ras berada di batch 30 dan epoch 50 dengan nilai akurasi rata-rata sebesar 82% dan berdasarkan hasil pengujian dengan data jenis kelamin didapatkan nilai akurasi tertinggi berada di batch 15 dengan epoch 50 sebesar 94%.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2023-02-20</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v3i1.123</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v3i1.123</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 3 No 1 (2023); 82-93</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/index.php/decode/article/download/123/54</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>