Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Analisis Data Mining Sistem Inventory Menggunakan Algoritma Apriori

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 3 No. 1 (2023) · pp. 118–129

DOI
10.51454/decode.v3i1.132
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2023-03-03
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Dalam manajemen rantai persedian barang (supply chain management) diperlukan kebijakan persediaan barang yang maksimal agar ketersedian barang tetap tersedia dan tidak terlambat dalam restock barang. Hal ini dibutuhkan manajemen persedian barang untuk menentukan cara yang tepat dan mempermudah dalam pengendalian persedian barang tersebut. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan teknik yang terdapat pada cabang ilmu Data Mining yaitu teknik aturan asosiasi (Association Rule). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis informasi transaksi penjualan barang untuk menghasilkan association rules dari pola kombinasi itemsets yang sesuai agar membantu pemilik dalam melakukan peletakan dan persedian barang. Langkah terpenting aturan asosiasi adalah mengetahui seberapa sering kombinasi item yang disebut frequent pattern, muncul dalam database. Objek penelitian ini adalah data transaksi penjualan barang pakaian. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan Ms. Excel dan RapidMiner diperoleh hasil dari association rules dengan minimum support 0,2% dan confidence sesuai dengan kriteria pengujian yang telah ditentukan bahwa hasil yang memenuhi nilai support minimum dan confidence 0,8% ditemukan 7 aturan asosiasi. Dari pengurutan nilai support tertinggi yaitu STX dan LK dengan nilai support 10% dengan nilai confidence 88% dan nilai Association rules Final 8,8%. Hal ini menunjukkan bahwa produk STX dan LK merupakan produk yang paling sering dibeli secara bersamaan.

Collaboration network of the authors

23 authors · 48 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Ahmad Dahlan
  • Islamic University of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Anton YudhanaUniversitas Ahmad Dahlan4
Rusydi UmarUniversitas Ahmad Dahlan3
Abdul FadlilUniversitas Ahmad Dahlan3
Rio AnggaraUniversitas Ahmad Dahlan2
Sunardi SunardiUniversitas Ahmad Dahlan2
Yudi PrayudiIslamic University of Indonesia2
Ainunna’imahUniversitas Ahmad Dahlan1
Herman YuliansyahUniversitas Ahmad Dahlan1
Dianda RifaldiUniversitas Ahmad Dahlan1
Asno Azzawagama FirdausUniversitas Ahmad Dahlan1
Rio SubandiAffiliation unknown1
Imam Mahfudl NasrullohUniversitas Ahmad Dahlan1
Fauzan NatsirAffiliation unknown1
Eri HaryantoIslamic University of Indonesia1
Sahiruddin SahiruddinUniversitas Ahmad Dahlan1
W YunanriUniversitas Ahmad Dahlan1
Siti HelmiyahUniversitas Ahmad Dahlan1
Abdullah HanifUniversitas Ahmad Dahlan1
Nurmi HidayasariIslamic University of Indonesia1
Wahid Alfaridsi Achmad ZeinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Analisis Data Mining Sistem Inventory Menggunakan Algoritma Apriori</dc:title><dc:creator>Fitriah</dc:creator><dc:creator>Imam Riadi</dc:creator><dc:creator>Herman</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Dalam manajemen rantai persedian barang (supply chain management) diperlukan kebijakan persediaan barang yang maksimal agar ketersedian barang tetap tersedia dan tidak terlambat dalam restock barang. Hal ini dibutuhkan manajemen persedian barang untuk menentukan cara yang tepat dan mempermudah dalam pengendalian persedian barang tersebut. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan teknik yang terdapat pada cabang ilmu Data Mining yaitu teknik aturan asosiasi (Association Rule). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis informasi transaksi penjualan barang untuk menghasilkan association rules dari pola kombinasi itemsets yang sesuai agar membantu pemilik dalam melakukan peletakan dan persedian barang. Langkah terpenting aturan asosiasi adalah mengetahui seberapa sering kombinasi item yang disebut frequent pattern, muncul dalam database. Objek penelitian ini adalah data transaksi penjualan barang pakaian. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan Ms. Excel dan RapidMiner diperoleh hasil dari association rules dengan minimum support 0,2% dan confidence sesuai dengan kriteria pengujian yang telah ditentukan bahwa hasil yang memenuhi nilai support minimum dan confidence 0,8% ditemukan 7 aturan asosiasi. Dari pengurutan nilai support tertinggi yaitu STX dan LK dengan nilai support 10% dengan nilai confidence 88% dan nilai Association rules Final 8,8%. Hal ini menunjukkan bahwa produk STX dan LK merupakan produk yang paling sering dibeli secara bersamaan.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2023-03-03</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v3i1.132</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v3i1.132</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 3 No 1 (2023); 118-129</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/index.php/decode/article/download/132/57</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>