Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KOKAMI BATIK GROBOGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN APRESIASI MELALUI PENDEKATAN KRITIK WACHOWIAK DAN CLEMENTS PADA SISWA KELAS VII C SMP N 1 GODONG

Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni · Vol. 7 No. 2 (2019) · pp. 13–22

DOI
10.15294/eduart.v7i2.34978
ISSN
2721-785X, 2252-6625
Published
2019-10-22
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana pelaksanaan dan bagaimana hasil pelaksanaan pembelajaran apresiasi melalui pendekatan kritik Wachowiak dan Clement menggunakan media pembelajaran Kokami Batik Grobogan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Godong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan dilaksanakan melalui pengamatan terkendali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, Kokami Batik Grobogan terdiri dari kotak, amplop dan kartu apresiasi. Selain itu juga dibuat buku pedoman apresiasi. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari pengamatan terkendali 1 dan pengamatan terkendali 2. Pelaksanaan pembelajaran diawali dengan memberi penjelasan materi pembelajaran kemudian mendiskusikan pertanyaan evaluasi kelompok pada kartu apresiasi secara berkelompok yang kemudian dipresentasikan hasilnya di depan kelas dan ditutup dengan penarikan kesimpulan hasil pembelajaran serta setelahnya memberikan soal evaluasi individu. Kedua, apresiasi siswa tumbuh dan meningkat selama pembelajaran. Terbukti dengan tumbuhnya apresiasi siswa setelah mengikuti pembelajaran dan hasil nilai rata – rata evaluasi diskusi kelompok dan evaluasi individu yang meningkat. Saran yang diberikan seharusnya guru dilatih dalam memberikan pemahaman tentang materi apresiasi dan mengembangkan media pembelajaran. Sehingga pembelajaran seni rupa tidak hanya terpaku pada kegatan praktik dan penugasan saja sehingga tidak membosankan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Gajayana Malang
  • Diponegoro University
  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hartono HartonoAffiliation unknown9
Sri IswidayatiAffiliation unknown8
Udi UtomoAffiliation unknown6
Tjetjep Rohendi RohidiAffiliation unknown5
Sunarto SunartoAffiliation unknown4
Wadiyo WadiyoAffiliation unknown4
Syakir SyakirAffiliation unknown4
Ratih Ayu PratiwinindyaAffiliation unknown3
Tjetjep Rohendi RohidiAffiliation unknown3
Tjatur RebowoAffiliation unknown2
Agus CahyonoAffiliation unknown2
Muh. Ibnan SyarifAffiliation unknown2
Gunadi GunadiUniversitas Gajayana Malang2
Onang MurtiyosoAffiliation unknown2
Purwanto PurwantoDiponegoro University2
Risca DamayantiAffiliation unknown2
Yudi Ari AdiAffiliation unknown1
Ario WirayaAffiliation unknown1
Laila FitrianaAffiliation unknown1
Amellia PutriAffiliation unknown1
Ascariena RafindaAffiliation unknown1
Rahina NugrahaniState University of Semarang1
Andrianus AndrianusAffiliation unknown1
Endri Sintiana MurniAffiliation unknown1
Anik RahmawatiAffiliation unknown1
Fatimah AzzahrahAffiliation unknown1
Totok SumaryantoAffiliation unknown1
Arsan ShanieAffiliation unknown1
Masayu Selly SabillahAffiliation unknown1
Ahmad Fikri AriefAffiliation unknown1
Suparti SupartiAffiliation unknown1
Novysa BasriAffiliation unknown1
Suherman SuhermanAffiliation unknown1
Dhimayu Ichtiara WijayaAffiliation unknown1
Rico AndriansyahAffiliation unknown1
Ulya Zakaria AzmiAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduart/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KOKAMI BATIK GROBOGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN APRESIASI MELALUI PENDEKATAN KRITIK WACHOWIAK DAN CLEMENTS PADA SISWA KELAS VII C SMP N 1 GODONG</dc:title>
	<dc:creator>Ciswiyati, Dwi Endah</dc:creator>
	<dc:creator>Triyanto, Triyanto</dc:creator>
	<dc:creator>Syarif, Muh. Ibnan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana pelaksanaan dan bagaimana hasil pelaksanaan pembelajaran apresiasi melalui pendekatan kritik Wachowiak dan Clement menggunakan media pembelajaran Kokami Batik Grobogan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Godong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan dilaksanakan melalui pengamatan terkendali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, Kokami Batik Grobogan terdiri dari kotak, amplop dan kartu apresiasi. Selain itu juga dibuat buku pedoman apresiasi. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari pengamatan terkendali 1 dan pengamatan terkendali 2. Pelaksanaan pembelajaran diawali dengan memberi penjelasan materi pembelajaran kemudian mendiskusikan pertanyaan evaluasi kelompok pada kartu apresiasi secara berkelompok yang kemudian dipresentasikan hasilnya di depan kelas dan ditutup dengan penarikan kesimpulan hasil pembelajaran serta setelahnya memberikan soal evaluasi individu. Kedua, apresiasi siswa tumbuh dan meningkat selama pembelajaran. Terbukti dengan tumbuhnya apresiasi siswa setelah mengikuti pembelajaran dan hasil nilai rata – rata evaluasi diskusi kelompok dan evaluasi individu yang meningkat. Saran yang diberikan seharusnya guru dilatih dalam memberikan pemahaman tentang materi apresiasi dan mengembangkan media pembelajaran. Sehingga pembelajaran seni rupa tidak hanya terpaku pada kegatan praktik dan penugasan saja sehingga tidak membosankan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/34978</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eduart.v7i2.34978</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; Vol 7 No 2 (2018): Eduarts; 13-22</dc:source>
	<dc:source>2721-785X</dc:source>
	<dc:source>2252-6625</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eduart.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/34978/14471</dc:relation>
</oai_dc:dc>