Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH FADING PADA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TETAP DAN BERGERAK

Edu Elektrika Journal · Vol. 1 No. 1 (2013)

DOI
10.15294/eej.v1i1.1890
ISSN
2723-5602, 2252-7095
Terbit
2013-09-20
Penerbit
Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
id

Abstrak

Pada sistem komunikasi gelombang mikro, terjadinya fading merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal penerimaan.Dengan perambatan gelombang radio yang harus satu garis pandang dan kondisi atmosfer yang tidak menentu memungkinkan terjadinya refleksi, difraksi dan refraksi, sehingga mengakibatkan terjadinya multipath fading.Pengaruhnya terhadap sinyal terima dapat memperkuat ataupun memperlemah, tergantung besar fasa dari resultan sinyal langsung dan sinyal tidak langsung. Untuk komunikasi gelombang mikro terestrial yang tetap, efek ini dapat diproteksi atau diatasi dengan penerimaan sistem diversity baik dengan space diversity ataupun frequency diversity.Tetapi pada sistem komunikasi bergerak, selain faktor alam juga ada faktor yang menyangkut struktur dan topografi lingkungan sekeliling, sehingga akan menciptakan efek transmisi yang rumit. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya Doppler Shift, yang merupakan perubahan atau pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh gerakan MS (Mobile Station). Pergeseran frekuensi ini juga bergantung pada kecepatan dan arah gerak MS yang akan menyebabkan modulasi frekuensi acak pada sinyal radio bergerak yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas suara.

Jaringan kolaborasi para penulis

11 penulis · 16 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Zainal AbidinAfiliasi tidak diketahui1
Prasetyo Adi WibowoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Isna AlfianaAfiliasi tidak diketahui1
Yohanes PrimadiyonoAfiliasi tidak diketahui1
Septiani WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Sri SukamtaAfiliasi tidak diketahui1
Umi RizkiyahAfiliasi tidak diketahui1
Ulfah Mediaty AriefState University of Semarang1
Noor HudallahAfiliasi tidak diketahui1
Bima Dwi PrakosoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH FADING PADA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TETAP DAN BERGERAK</dc:title>
	<dc:creator>Purbawanto, Sugeng</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pada sistem komunikasi gelombang mikro, terjadinya fading merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal penerimaan.Dengan perambatan gelombang radio yang harus satu garis pandang dan kondisi atmosfer yang tidak menentu memungkinkan terjadinya refleksi, difraksi dan refraksi, sehingga mengakibatkan terjadinya multipath fading.Pengaruhnya terhadap sinyal terima dapat memperkuat ataupun memperlemah, tergantung besar fasa dari resultan sinyal langsung dan sinyal tidak langsung.  Untuk komunikasi gelombang mikro terestrial yang tetap, efek ini dapat diproteksi atau diatasi dengan penerimaan sistem diversity baik dengan space diversity ataupun frequency diversity.Tetapi pada sistem komunikasi bergerak, selain faktor alam juga ada faktor yang menyangkut struktur dan topografi lingkungan sekeliling, sehingga akan menciptakan efek transmisi yang rumit. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya Doppler Shift, yang merupakan perubahan atau pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh gerakan MS (Mobile Station). Pergeseran frekuensi ini juga bergantung pada kecepatan dan arah gerak MS yang akan menyebabkan modulasi frekuensi acak pada sinyal radio bergerak yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas suara. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-09-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer Reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduel/article/view/1890</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eej.v1i1.1890</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Elektrika Journal; Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal</dc:source>
	<dc:source>2723-5602</dc:source>
	<dc:source>2252-7095</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eej.v1i1</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
</oai_dc:dc>