Jurnal
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN TELEVISI DENGAN METODE FORWARD CHAINING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL
Edu Elektrika Journal · Vol. 4 No. 2 (2015)
- ISSN
- 2723-5602, 2252-7095
- Terbit
- 2015-12-01
- Penerbit
- Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Dengan berkembang pesatnya teknologi, memiliki televisi sangatlah mudah, namun perawatannya yang sulit. Akan sangat membantu jika memiliki pengetahuan tentang elektronika. Oleh karena itu dikembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan televisi. Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidangnya. Sistem pakar mencoba mencari solusi sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Mendeteksi kerusakan sejak dini dapat mencegah kerusakan lebih parah dan menangani kerusakan tersebut dengan benar. Sistem pakar dapat membantu untuk mendiagnosa kerusakan dan memberikan solusi atas kerusakan tersebut. Pembangunan sistem ini bertujuan untuk membantu pengguna mengatasi kerusakan televisi. Sistem ini dibangun menggunakan metode forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil kesimpulan. Sistem pakar ini memiliki fungsi khusus bagi pakar untuk menambah, mengubah dan menghapus pengetahuan atau aturan tanpa harus membuka database. Sistem pakar ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Due to advancement in technology getting a television is easy, but maintaining it is very difficult. It will be helpful if we have some knowledge on electronics. Here we develop an expert system for television troubleshooting. Expert system is computer-based system that uses knowledge, facts, and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in their field. Expert system try to find a solution as did an expert. Expert system can also provide an explanation of the steps taken and give suggestions or conclusions discovery. Detecting damage at early stage can enable to overcome and treat them appropriately. This expert system can help a great deal in identifying those damage and describing methods of treatment to be carried out. Development of an expert system aimed at helping users to resolve the problem or damage to television. This system is built using forward chaining method. Forward chaining is used to examine the factors that put the rules stored in the system until it is concluded. This expert system has features for the expert to add, modify, and delete knowledge or rules without open the database. In order to built this expert system using PHP and MySQL for the database.
Jaringan kolaborasi para penulis
16 penulis · 31 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ary Mazharuddin Shiddiqi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Baskoro Adi Pratomo | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Junaidi Junaidi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Dini Yuniasri | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Putri Damayanti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Zainal Abidin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isna Alfiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yohanes Primadiyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septiani Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Sukamta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umi Rizkiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ulfah Mediaty Arief | State University of Semarang | 1 |
| Noor Hudallah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bima Dwi Prakoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.