Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SISTEM AKUISISI DATA KELELMBABAN TANAH MENGGUNAKAN JARINGAN SENSOR NIRKABEL BERBASIS ZIGBEE

Edu Elektrika Journal · Vol. 6 No. 2 (2017)

DOI
10.15294/eej.v6i2.25052
ISSN
2723-5602, 2252-7095
Terbit
2017-12-19
Penerbit
Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknologi jaringan sensor nirkabeluntuk mengakuisisi data kelembaban tanah. Prototipe diuji untuk mendapatkan nilai error pembacaan, skala korelasi dengan hasil uji gravimetri, dan unjuk kerja jaringan.Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen nyata. Prosedur pertama yaitu melakukan studi pustaka yang bersifat kekinian. Tahap selanjutnya menganilisis potensi dan masalah. Desain ditentukan terlebih dahulu sebelum prototipe dibuat. Prototipe akan diuji berdasarkan skenario yang telah ditentukan. Hasil pengujian dan pembahasan disajikan sebagai laporan penelitian.Berdasarkan hasil pengujian, data pembacan sensor memiliki data error dengan standar deviasi sebesar 17,80 dan error standar rata-rata sebesar 5,63terhadap data hasil uji gravimetri. Nilai korelasi data tergolong tinggi yakni sebesar 0,96. Jaringan memiliki nilai throughput maksimal sebesar 3,32 Kbps dan packet delivery ratio lebih dari 73 %. Akuisisi data kelembaban tanah telah berhasil dilakukan, namun masih terdapat kekurangan seperti tidak tersedianya fitur troubleshooting oleh pengguna, pembacaan yang masih menyimpang dari nilai sebenarnya, dan jangkauan jaringan yang sempit. Prototipe dapat disempurnakan sebagai pengembangan berikutnya.

Jaringan kolaborasi para penulis

2 penulis · 1 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Subiyanto SubiyantoState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduel/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM AKUISISI DATA KELELMBABAN TANAH MENGGUNAKAN JARINGAN SENSOR NIRKABEL BERBASIS ZIGBEE</dc:title>
	<dc:creator>Widodo, Aditya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknologi jaringan sensor nirkabeluntuk mengakuisisi data kelembaban tanah. Prototipe diuji untuk mendapatkan nilai error pembacaan, skala korelasi dengan hasil uji gravimetri, dan unjuk kerja jaringan.Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen nyata. Prosedur pertama yaitu melakukan studi pustaka yang bersifat kekinian. Tahap selanjutnya menganilisis potensi dan masalah. Desain ditentukan terlebih dahulu sebelum prototipe dibuat. Prototipe akan diuji berdasarkan skenario yang telah ditentukan. Hasil pengujian dan pembahasan disajikan sebagai laporan penelitian.Berdasarkan hasil pengujian, data pembacan sensor memiliki data error dengan standar deviasi sebesar 17,80 dan error standar rata-rata sebesar 5,63terhadap data hasil uji gravimetri. Nilai korelasi data tergolong tinggi yakni sebesar 0,96. Jaringan memiliki nilai throughput maksimal sebesar 3,32 Kbps dan packet delivery ratio lebih dari 73 %. Akuisisi data kelembaban tanah telah berhasil dilakukan, namun masih terdapat kekurangan seperti tidak tersedianya fitur troubleshooting oleh pengguna, pembacaan yang masih menyimpang dari nilai sebenarnya, dan jangkauan jaringan yang sempit. Prototipe dapat disempurnakan sebagai pengembangan berikutnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer Reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduel/article/view/25052</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eej.v6i2.25052</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Elektrika Journal; Vol 6 No 2 (2017): Edu Elektrika Journal; 1</dc:source>
	<dc:source>2723-5602</dc:source>
	<dc:source>2252-7095</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eej.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduel/article/view/25052/11284</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Edu Elektrika Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>