Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan model PjBL berbasis STEM dan PjBL non STEM pada pembelajaran geografi serta untuk mengetahui adakah perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model PjBL berbasis STEM dan siswa yang tidak menggunakan model PjBL berbasis STEM. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS MAN 2 Kudus. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling diperoleh kelas XII IPS 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XII IPS 3 sebagai kelas eksperimen. Proses pembelajaran diperoleh melalui observasi aktivitas siswa, sedangkan hasil belajar diperoleh dari pretest-posttest dan tugas proyek. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran menggunakan model PjBL berbasis STEM membuat siswa lebih aktif dibandingkan siswa yang menggunakan model PjBL non STEM dengan rata-rata persentase keaktifan sebesar 87,09%. Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah kognitif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar < 0,001. Pada hasil belajar ranah psikomotorik juga menunjukkan adanya perbedaan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan rata-rata nilai proyek kelas eksperimen sebesar 91,25 sedangkan kelas kontrol sebesar 89,17.
Jaringan kolaborasi para penulis
14 penulis ·
27 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
Afiliasi tidak diketahui
Organisasi berbeda
Organisasi sama
Afiliasi tidak diketahui
Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.